Suara.com - Jelang akhir penghitungan suara Pilpres cepat berbagai versi lembaga Ketua Komando Tugas Bersama (Kogasma) Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) masih belum bergeming. AHY masih berada di kantor Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat untuk memantau jalannya Pemilu.
Sementara bedasarkan informasi yang dihimpun, kubu koalisi partainya, Koalisi Adil Makmur sudah mulai berkumpul di rumah Capresnya, Prabowo Subianto di Kertanegara. Begitu juga kubu rivalnya, Koalisi Indonesia Kerja sudah berkumpul di Djakarta Theatre.
Pantauan suara.com, AHY sedang melakukan monitoring perolehan suara partai Demokrat di ruang monitor khusus. Monitoring tersebut dilakukan terbuka dan para jurnalis diperbolehkan masuk.
Namun pukul 16.00 WIB para jurnalis tidak lagi diperkenankan masuk ruangan tersebut. Menurut salah satu staff, pihaknya ingin melakukan rapat internal bersama dengan AHY.
"Wartawan tolong dibawah dulu ya, kita mau rapat internal," ujar salah satu staff DPP Demokrat di Jalan Proklamasi, Jakarta Pusat, Rabu (17/4/2019).
Pantauan suara com, sampai saat ini rapat internal tersebut masih berlangsung. AHY masih belum keluar dari ruangan untuk menemui wartawan.
Berdasarkan hasil hitung cepat perolehan suara partai politik dari Cyrus Network, sampai pukul 18.00 WIB Partai Demokrat memperoleh suara sebanyak 7,07 persen. Ia berada di posisi keenam versi survei tersebut.
Sebelumnya, AHY bertolak ke kantor DPP Partai Demoktar di Jakarta Pusat usai mencoblos di TPS 013, Petogogan, Kecamatan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (17/4/2019) siang.
AHY berujar, kunjungannya ke DPP Demokrat tersebut ialah untuk memantau jalannya hasil hitung cepat atau quick qount terhadap para capres dan cawapres.
Baca Juga: Hitung Cepat PA 212 Prabowo Menang, Jumat Besok Rayakan Kemenangan di Monas
"Saya akan memantau perhitungan quick count dari kantor DPP Partai Demokrat di Wisma Proklamasi 41. Dan mudah-mudahan nanti sore dan seterusnya bisa terus kita pantau hasilnya seperti apa," kata AHY.
Berita Terkait
-
Hitung Cepat PA 212 Prabowo Menang, Jumat Besok Rayakan Kemenangan di Monas
-
Kalah di Hitung Cepat, Prabowo Tetap Tenang di Hadapan Pendukung
-
People Power Tampang Boyolali, Prabowo Dapat 0 Suara di 6 TPS Boyolali
-
Prabowo Kalah di TPS FPI, TKN Jokowi: Omongan Habib Rizieq Tak Didengar
-
Jokowi Menang Versi Lembaga Survei, Timses Prabowo Serukan Pendukung Joget
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 5 Mobil Toyota Dikenal Paling Jarang Rewel, Ideal untuk Mobil Pertama
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
- 6 Moisturizer Pencerah Wajah Kusam di Indomaret, Harga di Bawah Rp50 Ribu
Pilihan
-
Pintu Langit Dibuka Malam Ini, Jangan Lewatkan 5 Amalan Kunci di Malam Nisfu Syaban
-
Siapa Jeffrey Hendrik yang Ditunjuk Jadi Pjs Dirut BEI?
-
Harga Pertamax Turun Drastis per 1 Februari 2026, Tapi Hanya 6 Daerah Ini
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
Terkini
-
Babak Baru Kasus Korupsi Minyak Pertamina, Polri Terbitkan Red Notice Riza Chalid
-
Resmi! Bahar Bin Smith Jadi Tersangka Kasus Penganiayaan Anggota Banser di Tangerang
-
Waspada Virus Nipah Mengintai! Kemenkes Ingatkan Jangan Konsumsi Nira Aren Segar dari Pohon
-
Epstein Files Sebut Donald Trump 'Dikooptasi' Israel, Singgung Dalang Proyek Gaza
-
Tak Berizin, KKP Musnahkan 796 Kg Kulit Hiu dan Pari Milik Perusahaan Asing di Banyuwangi
-
Registrasi Akun SNPMB Sekolah 2026 Diperpanjang, Cek Syarat-syaratnya!
-
Geger Penemuan Mayat Pria Tanpa Identitas di Tumpukan Sampah Kali Mookervart
-
Operasional RDF Rorotan Dilakukan Bertahap, Warga Diminta Tak Khawatir Bau
-
Profil Jeffrey Epstein: Kekayaan, Kasus Predator Seksual dan Hubungannya dengan Trump
-
Kemenag Klaim Kesejahteraan Guru Agama Prioritas Utama, Tunjangan Profesi Naik Jadi Rp2 Juta