Suara.com - Bawaslu RI memanggil Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Panjaitan, Kamis (18/4/2019). Luhut diperiksa terkait dugaan politik uang saat memberikan amplop kepada Kyai Zubair Muntasor di salah satu pesnatren di Bangkalan, Jawa Timur beberapa waktu lalu.
Anggota Bawaslu Rahmat Bagja mengatakan, hasil pemeriksaan Luhut belum bisa disampaikan karena masih dalam proses penyelidikan. Namun dalam pemeriksaan tersebut, Luhut membantah adanya dugaan politik uang.
"Masih dalam penyelidikan, oleh sebab itu tidak bisa diberitahukan. Nanti kita tunggu, tapi secara umum Pak Luhut menyangkal ada pemberian uang, yang dimaksud bukan money politik," ujar Bagja di kantor Bawaslu, Kamis (18/4/2019).
Untuk diketahui, Luhut diperiksa Bawaslu selama satu jam dari pukul 09.00 WIB sampai 10.00 WIB.
Bagja menyebut pemeriksaan lanjutan terhadap Luhut tergantung pertimbangan Bawaslu dan keterangan saksi lainnya yang berada di lokasi.
"Tergantung dari hasil klarifikasi pak Luhut ini, dan juga saksi-saksi lain yang berada di Bangkalan. Ini kasus yang di Bangkalan," kata Bagja.
Selain Luhut, Bagja mengatakan pihaknya sudah memeriksa saksi lainnya yang merupakan pelapor dan saksi mata kejadian. Luhut disebut Bagja ditanya 23-24 pertanyaan oleh Bawaslu.
"Dua sampai tiga orang (saksi). Dari yang meyaksikan di pesantren bangkalan tersebut dan juga dari pelapor," pungkas Bagja.
Baca Juga: CEK FAKTA: Luhut Diusir Mahasiswa dan Diteriaki Prabowo, Benarkah?
Berita Terkait
-
Bawaslu Yogyakarta Temukan Surat Suara Tercoblos Sampai Dirusak
-
Akan Gugat Rusdi Kirana Rp 7 Triliun, Eggi Sudjana: Uangnya untuk Rakyat
-
Adik Prabowo Minta Bawaslu Telusuri 400 Ribu Amplop Serangan Fajar Bowo
-
Bawaslu Jatim Tangani Kasus Pemberiaan Amplop Luhut ke Kyai Zubair Muntasor
-
ACTA Sebut Luhut Diiringi Mobil Kampanye Jokowi saat Temui Kyai Zubair
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
Dirjen Imigrasi Copot Pejabat Terkait Pungli Batam, Buka Peluang Proses Pidana
-
Formappi Soal Permintaan RDPU Kasus Korupsi Minyak Mentah: Komisi III Bukan Tempat Uji Hukum!
-
Cak Imin Dorong Koperasi Merah Putih Siap Bersaing di Tengah Kebuntuan Global
-
Survei Poltracking: Kepercayaan Publik pada Prabowo-Gibran Tembus 75,1 Persen
-
Golkar Bukan Milik Satu Keluarga! Bahlil Ingatkan Kader Tak Saling Singkirkan karena Beda Pilihan
-
MKD DPR Panggil Aboe Bakar Besok Soal Isu Ulama Madura di Pusaran Narkoba
-
Kemhan Luruskan Kabar 'Akses Udara Tanpa Izin' Militer AS: Itu Masih Pembahasan, Jangan Terprovokasi
-
Mendagri Tegaskan Dana Otsus dan Dana Keistimewaan Harus Beri Manfaat Nyata bagi Masyarakat
-
Mendagri Pastikan Pengawasan Diperketat, Pemanfaatan Dana Otsus Lebih Optimal
-
Diplomasi 'Sahabat' di Kremlin: Putin Puji Prabowo, Indonesia Tancap Gas Perkuat Ekonomi dan Energi