Suara.com - Tim Penanganan Gangguan Khusus (Pegasus) Polrestabes Medan menembak tiga orang gembong spesialis pencurian rumah kosong, saat berada di Jalan Murai Perumnas Mandala Medan, Provinsi Sumatera Utara.
Kasat Reskrim Polrestabes Medan, AKBP Putu Yudha Prawira mengatakan, ketiga pelaku yang diamankan itu yakni JP (24) warga Jalan Elang II Perumnas Mandala Medan, PS (25) warga Jalan Selambo Toba Gang Muara Medan, dan TBM (22) warga Jalan Panglima Denai Medan.
Penangkapan terhadap pelaku, menurut dia, setelah pihaknya mendapat laporan kasus pencurian rumah korban Hendri Winardi (35) di Jalan Brigjen Zein Hamid Medan.
"Akibat pencurian yang terjadi di rumah korban, Kamis (23/5) sekira pukul 07.30 WIB, kehilangan sejumlah harta benda berupa 2 unit sepeda motor, 2 unit laptop dan uang tunai Rp32 juta," ujar Yudha, Selasa (28/5/2019), dilansir dari Antara.
Yudha menjelaskan, petugas mengamankan tersangka JP dan PS di Jalan Murai Perumnas Mandala.
"Sedangkan tersangka TBM diringkus di rumahnya Jalan Panglima Denai," ucap dia.
Dari tiga tersangka disita barang bukti 2 unit sepeda motor, 1 unit laptop, 2 buah linggis, 4 buah kunci L, 1 buah gunting, 1 buah kunci stainless, 1 buah sebo warna biru, 3 buah kunci pass, 1 buah kunci Y, 1 unit handphone, dan uang tunai Rp 445 ribu.
Saat dilakukan pengembangan, ketiga tersangka melakukan perlawanan kepada petugas, sehingga diberikan tindakan tegas dan terukur.
Ketiga pelaku merupakan residivis kasus pencurian.
Baca Juga: Kasus Pencurian Satwa Liar, KLHK : Komodo Ternyata Juga Ada di Flores
Usai dilumpuhkan, ketiga tersangka kemudian diboyong ke Rumah Sakit Bhayangkara Medan, untuk dilakukan pengobatan medis.
Masih ada tiga orang lagi daftar pencarian orang (DPO) yakni R, G dan A yang merupakan penadah.
"Ketiga tersangka yang diamankan itu, melanggar Pasal 363 KUH Pidana, dalam kasus pencurian," katanya.
Berita Terkait
-
Akal Bulus Maling di Jakbar: Nginap di Hotel Melati, Gasak Rumah Mewah Rp150 Juta Lewat Balkon
-
Viral Nenek Curi 16 Potong Pakaian di Tanah Abang, Ketahuan Usai Barang Jatuh dari Balik Gamis
-
Lawan Aksi Pencurian Besi, Pramono Anung Resmikan Dua JPO 'Anti Maling' di Jakarta
-
Bahaya Membiarkan Mesin Mobil Menyala Tanpa Pengawasan Bisa Berujung Sanksi Pidana
-
Terekam CCTV! Detik-Detik Curanmor Bersenpi Teror Warga Kembangan di Siang Bolong
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
IHSG 'Kebakaran' di Awal Februari, Menkeu Purbaya: Ada Faktor Ketidakpastian!
-
Pupuk Indonesia Pugar Pabrik Tua, Mentan Amran Bilang Begini
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
Terkini
-
Kasus Dugaan Penghinaan Suku Toraja Naik Penyidikan, Status Hukum Pandji Tunggu Gelar Perkara
-
Semeru Erupsi Dini Hari, Kolom Abu Capai 700 Meter di Atas Puncak
-
Keluarga Habib Bahar Balik Lapor, Istri Anggota Banser Korban Penganiayaan Dituding Sebar Hoaks
-
Prabowo Minta Kepala Daerah Tertibkan Spanduk Semrawut: Mengganggu Keindahan!
-
Prakiraan BMKG: Awan Tebal dan Guyuran Hujan di Langit Jakarta Hari Ini
-
Apresiasi KLH, Shanty PDIP Ingatkan Pentingnya Investigasi Objektif dan Pemulihan Trauma Warga
-
Dari MBG Sampai ASRI, Presiden Prabowo Menggugah 4 Ribu Lebih Peserta Rakornas Kemendagri 2026
-
Eksekusi Brutal di Bali: Dua WNA Australia Dituntut 18 Tahun Penjara Kasus Pembunuhan Berencana
-
Eks Pejabat Kemendikbud Akui Terima Rp701 Juta dari Pemenang Tender Chromebook
-
Skandal Suap Jalur Kereta Api, KPK Cecar Direktur Kemenhub Jumardi Soal Aliran Dana dan Tender