Suara.com - Cerita Korban Kebakaran Kampung Bandan Malam Takbiran Tanpa Gema Takbir.
Suasana Idul Fitri 1440 H tahun ini di Kampung Bandan, Pademangan, Jakarta Utara, tampak jauh berbeda dari tahun sebelumnya. Mereka tidak bisa menggemakan takbir karena masjidnya hangus terbakar 11 Mei lalu.
Salah satu warga, Muhammad Efendi mengaku pada malam terakhir ramadan Selasa (4/6/2019) kemarin mereka tidak bisa mengumandangkan takbir dari masjid mereka, karena sudah rata dilalap si jago merah.
Warga yang masih bertahan di atas puing kebakaran juga tidak bisa melakukan takbir keliling, mereka hanya menonton orang lain takbiran keliling dari pinggir jalan.
"Malam takbiran sunyi, bagaimana mau takbir, toak saja baru datang kemarin, warganya juga masih banyak yang berduka trauma," kata Efendi kepada Suara.com, Kamis (6/6/2019).
Keesokan harinya setelah malam takbiran mereka memilih untuk mengungsi bergabung ke Masjid dekat Stasiun KRL Kampung Bandan untuk Salat Ied.
"Salat di dekat stasiun, tapi kalau disana kan jauh dari warga, gabung sama warga lain, bukan masjid wilayah, biasa kita kumpul di masjid sini nih, ini musala juga hangus," ungkap bapak 3 anak tersebut.
Meski begitu, dia Pria 36 tahun asal Cirebon itu masih bisa merasakan masakan khas lebaran seperti ketupat dan opor ayam.
"Alhamdullilah masih bisa masak lontong, ketupat walaupun sedikit, opor, rendangnya yang dikirimin orang," ucap Efendi.
Baca Juga: Tinggalkan Botol Air Mineral di Mobil Ternyata Bisa Bikin Kebakaran!
Seperti diketahui, Efendi menjadi salah satu dari 400 kepala keluarga yang menjadi korban kebakaran di RT 11, 12, dan 13 RW 05 Kelurahan Ancol, Pademangan, Jakarta Utara, Sabtu (11/5/2019) siang. Sebanyak 450 bangunan semipermanen dilaporkan hangus dilahap si jago merah.
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berencana akan membangun kembali Kampung Badan, Jakarta Utara, dengan membangun rumah susun. Namun hingga kini belum ada kejelasan lebih lanjut terkait rencana itu, bahkan warga mulai membangun kembali hunian semi permanen.
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Respon Cepat Aduan, Kemnaker Pastikan Aturan Outsourcing 2026 Bakal Direvisi
-
Akademisi UI Kritik Kehadiran Aparat di Kampus Saat Ujian Doktoral Dokter Tifa
-
Gubernur Jateng Garansi Izin Kapal Nelayan Kecil Gratis: Ketemu Pungutan, Laporkan!
-
iPhone XS Bekas Koruptor Laku Rp34 Juta, KPK Jamin Data Sudah Factory Reset
-
Qodari Tolak Negosiasi Program MBG, Pengamat Nilai Bisa Picu Protes Publik Lebih Besar
-
Bukan Dibegal, Dua Korban Tewas di Selokan Bekasi Ternyata Korban Tawuran
-
Rano Karno Menangis di Sidang Paripurna HUT Jakarta: 'Jejak Jutaan Langkah, Keringat, dan Harapan'
-
Menteri PPPA Ungkap Kondisi Perempuan yang Diduga Disekap Pacar Selama Tiga Tahun di Bandung
-
KPK Bongkar Dedi Congor Nikmati Uang Panas Rp30 Miliar dari Kasus Bea Cukai
-
Jejak Pelarian Michael Steven Berakhir: Buronan Kasus Pasar Modal Rp337 M Dipulangkan ke RI