Suara.com - Lapak pemulung di samping terminal Pasar Minggu, Jakarta Selatan, terbakar pada Sabtu (8/6/2019) dini hari.
Berdasarkan keterangan di laman Twitter resmi Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Provinsi (DPKP) DKI Jakarta, kebakaran terjadi tepatnya di Jalan Raya Pasar Minggu RT7/RW1 Kelurahan Pasar Minggu, Kecamatan Pasar Minggu, pada pukul 00.19 WIB.
"Objek kejadian lapak pemulung," tulis akun Twitter DPKP DKI Jakarta @humasjakfire di Jakarta, Sabtu.
Pantauan Suara.com di lokasi, kebakaran di lapak pemulung itu membuat ratusan warga setempat terpaksa mengungsi di tenda-tenda darurat.
Berdasarkan data yang terdapat pada papan informasi lokasi penampungan, terdapat 110 orang warga terdampak kebakaran.
Ratusan orang tersebut merupakan warga RT7/RW1 dan RT3/RW1 Kelurahan Pasar Minggu. Rinciannya, 54 orang laki-laki dan 61 perempuan korban terdampak kebakaran.
Masih dari pantauan Arief Hermawan—Jurnalis Foto Suara.com—sejumlah rumah turut hangus terbakar.
Namun, uniknya, ada Alquran tak dilalap si jago merah meski kitab suci tersebut di dalam rumah warga yang terdampak kebakaran.
Untuk diketahui, api yang melalap lapak pemulung tersebut berhasil dipadamkan setelah 15 mobil pemadam kebakaran dikerahkan.
Baca Juga: Dua Tentara Ditabrak Commuter Line di Pasar Minggu, Badannya Hancur
Selain lapak pemulung, api juga menghanguskan sejumlah rumah warga yang berada di dekatnya. Sebanyak 9 sepeda motor dan 1 mobil pikap juga hangus.
Berita Terkait
-
Kebakaran di Kembangan Telan Satu Korban Jiwa
-
Cerita Korban Kebakaran Kampung Bandan Malam Takbiran Tanpa Gema Takbir
-
Aparat Polisi Dilarang Masuk ke Dalam Rutan Sigli Oleh Napi
-
120 Kios di Pasar Chatuchak Bangkok Ludes Dilalap Si Jago Merah
-
Setelah Bakar Rumah, AH Sempat Tenggak Obat Nyamuk Cair dan Mengaji
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Wamendagri Ribka Haluk Tekankan Penguatan Peran MRP dalam Penyusunan RPP Perubahan Kedua PP 54/2004
-
Bukan Sekadar Pameran E-Voting, Wamendagri Minta Fasilitas Simulasi Pemilu Jadi Pusat Kebijakan
-
Wajah Baru Jakarta Menuju 5 Abad: Koridor Rasuna Said Jadi Pusat Diplomasi dan Budaya
-
Wamen PANRB Tegaskan Era Digital Butuh Pemimpin Visioner, Bukan Sekadar Manajer
-
Momen Haru Eks Wamenaker Noel Peluk Cium Putrinya usai Sidang: Ini yang Buat Saya Semangat
-
Korea Utara Tantang AS dan Sekutu: Jangan Atur-atur Kami Soal Nuklir
-
Sekarang Malu dan Menyesal Terima Uang Rp3 Miliar dan Ducati, Noel: Saya Minta Ampun Yang Mulia
-
Kapolri Sebut Penguatan Kompolnas Cukup Masuk di Revisi UU Polri, Tak Perlu UU Baru
-
Ahli Psikologi TNI Bongkar Profil 4 Penyiram Air Keras Andrie Yunus: Kemampuan Analisa Rendah
-
Buntut Kematian Dokter Myta, Kemenkes Tunda Internship di Puskesmas dan RSUD Kuala Tungkal