Suara.com - Tiga pelanggar syariat Islam di Provinsi Aceh yang terbukti bersalah berdasarkan putusan Mahkamah Syariah, dihukum cambuk sebanyak 285 kali.
Eksekusi cambuk terhadap tiga pelanggar syariat Islam tersebut berlangsung di halaman Masjid Jamik Al Faizin, Lampeuneurut, Kecamatan Darul Imarah, Aceh Besar, Jumat (21/6) pekan lalu.
Hukuman cambuk yang dilakukan seusai salat Jumat itu, turut disaksikan ribuan warga, Wakil Bupati Aceh Besar Tgk H Husaini A Wahab, serta unsur pemimpin daerah.
Tiga pelanggar syariat yang dihukum cambuk tersebut yakni Nas (59), lelaki, warga Banda Saksi, Kota Lhokseumawe. Selanjutnya, Mis (33), wanita, warga Peureulak Barat. Keduanya dihukum masing-masing 100 kali cambuk.
Sementara Eva (30), wanita, warga warga Kecamatan Darul Imarah, Aceh Besar, dihukum 85 kali cambuk.
Ketiganya dihukum bersalah melakukan zina yang melanggar Pasal 33 Qanun Aceh Nomor 6 Tahun 2014 tentang Hukum Jinayah.
Terhukum Nas dan Mis ditangkap masyarakat di sebuah tempat usaha cucian pakaian alias penatu di Gampong Garot, Kecamatan Darul Imarah, Aceh Besar, pada 5 Februari 2019 karena melakukan perbuatan zina.
Sedangkan Eva, dihukum cambuk karena menyediakan tempat sehingga perbuatan melanggar syariat Islam tersebut dilakukan pasangan nonmuhrim Nas dan Mis.
Wakil Bupati Aceh Besar Tgk H Husaini A Wahab mengharapkan pelaksanaan hukuman cambuk sebagai pelajaran agar tidak terulang lagi di masa yang akan datang.
Baca Juga: Sodomi Santri, Nawawi Dihukum Cambuk dan Penjara 228 Tahun
Selain itu, Wakil Bupati mengingatkan kepada orang tua agar menjaga semua anggota keluarganya agar tidak melanggar syariat Islam, sehingga dihukum cambuk di hadapan khalayak ramai.
"Jauhi zina, minuman keras dan judi agar masyarakat selalu dalam lindungan Allah SWT. Kepada orang tua jagalah anggota keluarga dan anak-anak agar tidak terjerumus maksiat dan terhindar dari narkoba," kata Tgk H Husaini A Wahab seperti diberitakan Antara.
Berita Terkait
-
Perkosa Gadis 12 Tahun, WNI Dipenjara 20 Tahun dan Dicambuk di Malaysia
-
Di Aceh, Pemerkosa Anak Dicambuk 174 Kali, Pelecehan Seksual 25 Cambukan
-
Gilir Bocah di Jembatan, Dua Remaja Kena Hukum Cambuk 90 Kali
-
Mesum di Mobil dan Rumah, 5 Pasangan Nonmuhrim di Aceh Dicambuk
-
Ribuan Warga Hadiri Doa Bersama 14 Tahun Tsunami Aceh
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
ILRC Ungkap Femisida Banyak Terjadi di Ruang Privat, Pelaku Bisa Pasangan hingga Keluarga
-
KPK Bantah Open Donasi Anak Yatim, Poster Berlogo Lembaga Disebar ke Grup WhatsApp
-
Berkunjung ke Miangas, Prabowo Beri Bantuan Kapal Ikan, Starlink hingga Handphone
-
Wamendagri Wiyagus: Kendari Punya Peluang Besar Jadi Pusat Ekonomi dan Industri MICE Indonesia Timur
-
Zulkifli Hasan Target PAN Banten Tiga Besar di Tanah Jawara
-
Usai Jalani Sidang di Jakarta, Ammar Zoni Kembali Dipindah ke Lapas Super Maksimum Nusakambangan
-
Prabowo Janji Renovasi Puskesmas dan Sekolah di Miangas
-
Ada Semangat dan Kehidupan Baru dari Balik Pintu Huntara
-
Satgas PRR Salurkan Rp1,9 T Hadirkan Ruang Kelas Nyaman di Wilayah Terdampak
-
Bantargebang Terancam Overload, Warga Jakarta Wajib Pilah Sampah dari Rumah Mulai Besok