Suara.com - Pendemo di dekat gedung Mahkamah Konstitusi tidur di pinggir jalan sekitar kawasan Patung Kuda Jakarta, Kamis (27/6/2019). Mereka demo dengan klaim mengawal pembacaan putusan sidang hasil sengketa Pilpres di Mahkamah Konstitusi masih berlangsung.
Aksi dimulai sejak pagi hari sebelum sidang dimulai. Pantauan Suara.com di lokasi aksi, cuaca panas menyengat menyelimuti para aksi selama unjuk rasa berlangsung.
Banyak massa yang berteduh di bawah pohon taman sepanjang Jalan Medan Merdeka Barat.
Tidak hanya sekadar berteduh, massa aksi juga ada yang sampai tertidur karena kelelahan mengikuti aksi. Massa banyak yang membeli tiker yang dijual pedagang untuk tidur.
Tikar yang kecil bahkan tidak bisa menjadi alas tidur untuk seluruh badan orang yang tidur itu. Terkadang mereka menambahkan koran untuk menjadi alas bagian tubuhnya yang tidak beralas.
Ada juga bapak-bapak yang tertidur disebelah suaminya. Ia menggunakan tas sebagai bantal untuk memberikan kenyamanan saat tidur.
Banyak juga peserta aksi yang memilih untuk tidur di area pinggir Monas sebelah Jalan Merdeka Barat. Di lokasi tersebut banyak pohon yang bisa melindungi mereka dari sengatan cahaya matahari.
Sementara beberapa orang tertidur, aksi terus berlanjut. Berbagai pihak melakukan orasi secara bergantian untuk menunggu pengumuman putusan sidang yang dibacakan oleh sembilan hakim MK.
Baca Juga: Dari Remaja Pecinta Habaib, Polisi Usut Penyebar Acara Halal Bihalal di MK
Berita Terkait
-
MK: Dalil Pelangggaran TSM Kubu Prabowo Tak Beralasan Hukum
-
Paspampres Siaga di Kediaman Ma'ruf Amin, Jokowi Mau Deklarasi Kemenangan?
-
MK Tolak Permohonan Prabowo - Sandiaga soal Kecurangan TSM di Pilpres 2019
-
Wartawan Bawa Benda Terlarang ke Sidang Putusan Pilpres, MK Tahan dan Sita!
-
Anies: Kami Percaya MK Putuskan Sidang dengan Prinsip Keadilan
Terpopuler
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
- Bawa Energi Positif, Ini 7 Warna Cat Tembok yang Mendatangkan Hoki Menurut Feng Shui
- 5 HP Snapdragon untuk Budget Rp2 Juta, Multitasking Stabil dan Hemat Baterai
- 6 Sunscreen Moisturizer Terbaik untuk Anti Aging, Kulit Kencang dan Bebas Kerutan
Pilihan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
Terkini
-
KNKT Ungkap Jeda Kecelakaan Maut KRL dan Argo Bromo di Bekasi Timur Hanya 3 Menit 43 Detik
-
Eks Dirjen PHU Diperiksa, KPK Usut Pertemuan dengan Yaqut Terkait Kuota Haji
-
Puluhan Rumah di Bogor Terdampak Kebocoran Bahan Baku Semen seperti 'Hujan Abu'
-
Dirut Terra Drone Divonis 1 Tahun 4 Bulan Penjara dalam Kasus Kebakaran Tewaskan 22 Orang
-
Komisi V DPR RI Sentil Kemenhub Soal Tabrakan Kereta Bekasi: Jangan Bohong, Ini Urusan Nyawa!
-
Tiga Pendaki Tewas di Erupsi Dukono, Polisi Tetapkan Penyelenggara Open Trip Jadi Tersangka!
-
Dear BGN, IDAI Khawatir Kebijakan Susu Formula di MBG Bikin Ibu Berhenti Menyusui
-
ShopeePay Hadirkan "Pasti Gratis", Transfer ke Semua Bank dan E-Wallet Tanpa Biaya Admin
-
Jejak Kriminal Teror Pocong: Mengapa Modus Mistis Masih Bertahan di Era Digital?
-
Spanduk 'Surat Permohonan Maaf' soal Prabowo-Gibran Terpasang di Gerbang UGM, Kampus Beri Respons