Suara.com - Direktur Pendidikan dan Pelayanan Masyarakat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Giri Suprapdiono resmi mendaftarkan diri sebagai calon pimpinan (Capim) KPK periode 2019-2023. Giri mengaku mendaftar sebagai Capim KPK atas inisiatif pribadi.
Giri menuturkan pada tahun 2014 dirinya juga mendaftarkan diri sebagai Capim KPK. Ketika itu, kata dia, dirinya masuk ke dalam 19 besar.
Untuk itu, Giri mengatakan ingin mencoba kembali mendaftarkan diri. Menurutnya, hal itu semata-mata sebagai kewajiban warga negara dalam memberantas praktik korupsi.
"Pada dasarnya sebagai insiatif dan kewajiban warga negara. Jadi saya sudah gabung ke KPK sejak 2005 sudah 14 tahun. Saya pikir sudah saatnya saya mencoba kembali, tahun 2014 saya mencalonkan dan masuk 19 besar. Saya akan coba lagi. Pada prinsipnya bahwa pemberantasan korupai itu menjadi kewajiban setiap warga negara," kata Giri di Sekretariat Pansel Capim KPK Jilid V, Kementerian Sekretariat Negara, Gedung I, Jalan Veteran, Jakarta Pusat, Kamis (4/7/2019).
Berkenaan dengan itu, Giri menilai ada beberapa hal yang perlu dibenahi dan menjadi fokus perhatiannya jika nanti terpilih sebagai pimpinan KPK periode 2019-2023. Diantaranya terkait pemberantasan korupsi di level bawah hingga pembenahan sistem politik di Indonesia.
"Saya pikir banyak hal ya KPK ini memberantas korupsi banyak pejabat yang kena tapi kemudian banyak yang blum menyelesaikan korupsi yang dilevel bawah. Bukan mandek tapi KPK mempunyai kewajiban utk menyelesaikan," ujarnya.
Kendati begitu, Giri menilai terdapat peningkatan Indeks Persepsi Korupsi (IPK) sebesar 21 poin dan menjadi Indonesia terbaik di dunia. Hanya, ada satu hal lain yang menurutnya perlu diperbaiki, yakni terkait sitem politik di Indonesia.
"Ini jadi inti makalah saya dan ini saya akan menyoroti yang utama adalah kita harus mmperbaiki politik itu. Politik ini berintegtitas. Politik ini murah kemudian insentif bagi pejabatnya. Dan yang terkahir adalah bahwa negara harus hadir dalam bidang politik melalui pendanaan yang mencukupi," ucapnya.
Untuk diketahui, setidaknya ada tiga orang yang berasal dari internal KPK yang telah terdaftar sebagai Capim KPK Jilid V. Mereka adalah Penasihat KPK Tsani, Deputi Pencegahan KPK Pahala Nainggolan, dan Direktur Pendidikan dan Pelayanan Masyarakat KPK, Giri Suprapdiono.
Baca Juga: Wapres JK Minta Pimpinan KPK Berikutnya Tak Asal Tangkap Orang
Berita Terkait
-
Wapres JK Minta Pimpinan KPK Berikutnya Tak Asal Tangkap Orang
-
Dapat Dorongan dari Pimpinan, Penasihat KPK Tsani Daftar Capim KPK Jilid V
-
Kejagung Rekomendasikan 5 Jaksa Daftar Capim KPK, Ini Nama-namanya
-
Dua Komisioner KPK Daftar Capim KPK Jilid V, Namanya Masih Dirahasiakan
-
Deputi Pencegahan KPK hingga Anggota Kompolnas Daftar Capim KPK Hari Ini
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Benarkah Demo Mahasiswa Ditunggangi? Ini Alasan Mengapa PDIP Dicurigai
-
Wamensos Apresiasi Dukungan ESQ Group untuk Pendidikan dan Karier Siswa Sekolah Rakyat
-
Sekolah Rakyat Ubah Jalan Hidup Aldo, Mantan Tukang Las Kini Punya Impian ke Negeri Sakura
-
Bupati Kediri Apresiasi Capaian Siswa Sekolah Rakyat dalam Open House 2026
-
Rano Karno Janji Tuntaskan Banjir Abadi Joglo: Jalan Ambles Aja Kita Perbaiki
-
Washington D.C. Kalah, Jakarta Masuk Peringkat 53 Kota Terbaik Dunia
-
Gaya Dasco Hadapi Aksi Mahasiswa Dipuji, Peneliti: Dobrak Eksklusivitas Senayan
-
Polisi Tangkap 4 Terduga Pelaku Terkait Tewasnya Dua Pria di Saluran Air Bekasi
-
Rano Karno Ajak Generasi Muda Rawat Sejarah dan Hidupkan Nilai Kebudayaan Bangsa
-
Rano Karno: Indonesia Saat Ini Butuh Keberanian Bung Karno