Suara.com - Pengacara Rey Utami dan Pablo Benua, Farhat Abbas mengirimkan surat penundaan pemeriksaan kepada penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya, Jumat (5/7/2019).
Sedianya, Rey Utami dan Pablo Benua akan dimintai keterangan bersama artis Galih Ginanjar terkait kasus dugaan pencemaran nama baik dan penyebaran konten asusila pada 1 Juli 2019 lalu.
"Enggak dateng (Rey Utami dan Pablo Benua), ini surat penundaan," ungkap Farhat ditemui di Polda Metro Jaya.
Farhat mengatakan, Rey dan Pablo urung memenuhi panggilan penyidik lantaran keduanya sedang ada kegiatan di luar kota. Farhat pun meminta polisi untuk menjadwalkan kembali agenda pemeriksaan.
"Klien kami tidak dapat hadir karena klien kami dan tim kuasa hukum sedang berada di luar kota. Oleh karena itu, mohon agar pemeriksaan dijadwal ulang kembali," kata dia.
"(Rey dan Pablo) Ada kerjaan hari ini, jadi kan hari Jumat, sedangkan Senin saya mau ke Sulawesi. Kemungkinan Rabu kita minta," tambah Farhat.
Sebagaimana diketahui, Fairuz A Rafiq mempolisikan Galih Ginanjar serta pasangan suami istri Rey Utami dan Pablo Benua. Laporan tersebut telah terdaftar dengan nomor LP/3914/VII/2019/PMJ/Dit.Reskrimsus.
Ketiganya diduga melanggar pasal 27 ayat 1 ju Pasal 43 ayat 1 dan atau Pasal 27 ayat 3 Ju Pasal 45 Ayat 1 UU RI No. 19 tahun 2016 tentang ITE dan atau pencemaran nama baik dan atau fitnah Pasal 310 dan 311 KUHP.
Baca Juga: Tangkap Pelaku Penganiaya Penumpang, Gojek Gandeng Polda Metro Jaya
Berita Terkait
-
Mangkir Dipanggil Polisi, Rey Utami - Pablo Benua Diwakili Farhat Abbas
-
Polisi Panggil Galih Ginjar Terkait Pernyataan Bau Ikan Asin Fairuz
-
Kawal Laga Persija vs Persib di SUGBK, Polisi Bakal Minta Bantuan Tentara
-
Alasan Kesehatan, Polisi Sulit Selesaikan Berkas Makar Komjen Sofyan Jacob
-
Jadi Host Gosip dan Bahas Ikan Asin, Astrid Tiar Emosi
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
Terkini
-
Cerita Pemkot Jakarta Timur Redakan Tawuran Lewat Dialog dan Olahraga
-
Gercep Bangun Mobil Transparan Request Prabowo, Pindad: Tunggu Tanggal Mainya
-
Terseret Kasus Korupsi, Noel Ebenezer Ngaku Menyesal Pernah Jadi Wamenaker
-
Mau Berangkat Haji, Menkeu Purbaya Ngaku Masih Sering Lupa Doa Meski Sudah Belajar
-
DPR Dukung Pemerintah Desak PBB dan AS Segera Bebaskan Jurnalis RI yang Ditahan Israel
-
Tanya Dolar ke Menkeu, Prabowo-Purbaya Ngobrol soal Fondasi Ekonomi
-
Pramono Anung Jajal Naik Ring di Kolong Flyover Pasar Rebo
-
Menteri PPPA Dorong Polisi Kejar Bukti Digital Kasus Eksploitasi Anak oleh WNA Jepang di Blok M
-
Pramono Anung: Ring Tinju Redam Geng Jalanan Jakarta Timur, Saya Bangun Lagi di Kampung Melayu
-
Eks Kasat Narkoba Kutai Barat AKP Deky Dibekuk Bareskrim, Diduga Jadi Beking Bandar Sabu!