Suara.com - Sedikitnya empat tahanan kasus narkoba melarikan diri dari Rumah Tahanan Negara (Rutan) Pakjo Palembang, Sumatera Selatan, Jumat (5/7/2019).
Terkait upaya penangkapan kembali keempat tahanan, petugas Rutan telah menyebar foto empat tahanan kasus narkoba yang kabur dari Rutan tersebut,
Foto empat tahanan kabur itu bernama David Haryono, Fery, Subhan dan Syarif Hidayat. Tiga dari empat tahanan itu masih memiliki hubungan keluarga.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Sumatera Selatan Sudirman D Hury mengatakan, penyebaran identitas itu untuk memudah petugas dalam meringkus kembali para tahanan.
Untuk menangkap tahanan yang kabur dengan cara menggergaji terali ruang tahanan, petugas Rutan Pakjo dibantu anggota Polresta Palembang.
Petugas Rutan Pakjo yang bertugas ketika tahanan tersebut kabur diperintahkan dalam 1X24 jam menangkap kembali keempat tahanan yang tiga di antaranya merupakan bersaudara.
"Mereka bertiga yakni David, Fery dan Subhan bersaudara merupakan bandar narkoba yang divonis 20 tahun penjara pada Juni 2019," ujarnya.
Sementara Kepala Rutan Pakjo Palembang Mardan mengatakan pihaknya berkoordinasi dengan pihak Polres setempat untuk menangkap keempat tahanan yang kabur.
Untuk mencegah agar tidak terjadi kasus serupa, pihaknya berupaya meningkatkan pengamanan Rutan. Selain itu, Karutan juga sedang melakukan pemeriksaan internal terhadap 15 petugas yang berjaga saat empat tananan tersebut kabur.
Baca Juga: Diduga Hipnotis Petugas, Dua Tahanan Kabur dari Rutan Mapolresta Denpasar
"Sedangkan 15 personel yang bertugas pada saat terjadi tahanan kabur, akan dilakukan pemeriksaan untuk mengungkap apakah ada yang terlibat membantu mereka kabur atau hanya kelalaian," ujar Mardan. (Antara).
Berita Terkait
Terpopuler
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Rekam Jejak Muhammad Suryo: Pebisnis dari Nol hingga Jadi Bos Rokok HS
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
Pilihan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
Terkini
-
Bareskrim Polri Minta Bank Perketat Aturan Buka Rekening demi Putus Aliran Dana Judi Online
-
Tak Hanya Outsourcing, Perusahaan Keluarga Fadia Arafiq juga Kuasai Proyek Makan-Minum di 3 RSUD
-
Pakar UGM: Keputusan Menag Soal Kuota Haji Belum Tentu Melanggar Hukum Tanpa Pengujian Resmi
-
Sikap RI 2024 vs 2026: Mengapa Tak Ada Lagi Kata 'Mengutuk' untuk Serangan AS-Israel ke Iran?
-
Korea Utara Uji Coba Rudal Nuklir Baru saat Timur Tengah Memanas
-
22 Tahun Terkatung-katung, JALA PRT Sebut RUU PPRT Cetak Sejarah Terlama di DPR
-
Sesalkan RI Belum Kutuk Serangan AS-Israel ke Iran, FPI Tunggu Penjelasan Pemerintah
-
Polisi Tangkap Pelaku Pembacokan Maut di Sedayu Bantul, Satu Orang Jadi Tersangka
-
Gagal Salip Bus dari Kiri, Pemotor Tewas Hantam Separator Jalur TransJakarta Kampung Melayu
-
Kecelakaan TransJakarta di Gunung Sahari: Pemotor Tewas Usai Nekat Terobos Jalur Busway