Suara.com - Jajaran Polres Metro Jakarta Barat menangkap tiga orang sindikat narkotika jaringan iternasional di Jalan Siak, Riau, pada Rabu (10/7/2019). Ketiga orang tersebut berinisial HO (26), AO (20), dan PO (49).
Kapolres Metro Jakarta Barat, Komisiaris Besar Polisi Hengki Haryadi menerangkan, dalam penangkapan sempat terjadi aksi kejar-kejaran antara polisi dan para pelaku.
"Dalam aksi penangkapan tersebut sempat terjadi aksi kejar-kejaran antara petugas dan tersangka yang pada saat itu berada di Jalan Siak Riau mengendarai mobil pribadi," kata Hengki kepada wartawan, Kamis (11/7/2019).
Hengki menuturkan, mobil yang dikendarai para pelaku sempat menabrak mobil milik petugas kepolisian. Namun, aksi para pelaku dapat dihentikan oleh petugas yang melakukan penangkapan.
"Bahkan pelaku juga sempat menabrak mobil yang dikendari petugas. Namun beruntung mobil pelaku berhasil petugas kejar dan hentikan," kata dia.
Dari tangan para pelaku, polisi mengamankan tiga tas berisi narkotika jenis sabu. Barang haram tersebut disembunyikan para pelaku di dashboard mobil yang mereka tumpangi.
"Dari tersangka, kami mengamankan 3 tas berisi puluhan kilogram paket besar yang narkotika jenis sabu, yang disembunyikan di bawah rangka Dashboard kendaraan yang dikendarai oleh pelaku," kata Hengki.
Sementara, Kepala Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Barat, Ajun Komisiaris Besar Polisi Erick Frendriz menambahkan, para pelaku kedapatan memunyai narkotika jenis sabu seberat 120 kilogram. Serbuk putih tersebut ditimbun dalam karung sejak bulan April lalu.
"Benar ini hasil pengembangan dari penangkapan 120 kilogram Narkoba jenis sabu yang ditumpuk karung pada bulan April lalu," ungkap Erick.
Baca Juga: Demi Narkoba, Wahyu Gasak Emas dan Uang Milik Pedagang di Tambora
Kekinian, ketiga pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif di Polres Metro Jakarta Barat. Adapun barang bukti yang disita polisi berupa berupa tiga tas berisi puluhan paket besar yang diduga narkotika jenis sabu.
Tag
Berita Terkait
-
Lagi Teler, Residivis Diciduk Bersama Perempuan Muda di Kamar Hotel
-
Sebelum Kabur, Dua Pelaku Penusuk Hilarius di Ancol Gunakan Sabu
-
Dijual Penadah, Alur Kalung Emas Emak-emak yang Dijambret saat Gendong Cucu
-
Polisi Tangkap Kakak Beradik Pemasok Narkoba ke Jerry Aurum
-
Bos Sabu Rumahan di Jakbar Dikenal Sebagai Pengusaha Kue
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 8 Pilihan Parfum di Alfamart yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi
- 25 Kode Redeem FF Aktif 5 Juli 2026: Kesempatan Dapat Bundle BR Elite dan Item Premium
Pilihan
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
Terkini
-
Kemasan Rokok Seragam Berisiko Tabrak UU Merek, Wamenkum: Jangan Over Regulation!
-
Sebut Polri Paling Korup, Burhanuddin Muhtadi Bongkar Kelemahan Survei IndexMundi
-
Jalan Cinta Amblas Nyaris 90 Derajat, DKI Bongkar Pemicunya: Tanggul Kali Sunter Retak!
-
Isi Amplop Menhut Raja Juli Masih Misteri, KPK Duga Suap Hutan Kuansing Pakai Dolar Singapura
-
Jokowi Mau Jadikan Jateng 'Kandang Gajah', Gerindra: Bagus, Kompetisi Politik Makin Sehat!
-
Bupati Kuansing Diduga Kumpulkan Duit dari 914 Anggota KUD untuk Suap Pelepasan Hutan
-
Aksi Bersih-bersih atau Cari Aman, Kenapa Menhut Raja Juli Baru Lapor Amplop Usai OTT KPK?
-
Eks Pimpinan KPK Sebut Menhut Raja Juli Akal-akali Balikin Amplop: Tetap Suap, Bisa Jadi Tersangka
-
Kader PSI Kalsel Desak Jokowi Segera Dilantik Jadi Ketua Dewan Pembina, Begini Respons Kaesang
-
Duet 'Indonesia Emas 2045' dan 'India Maju 2047', PM Narendra Modi: Kita Mitra Alami