Suara.com - Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly menyampaikan jika ada pesan tersirat di balik amnesti untuk Baiq Nuril yang sudah disetujui Komisi III DPR RI dan masih menunggu rapat paripurna pada Kamis (25/7/2019) besok.
Menurut Yasonna, ada beberapa alasan dari Presiden Jokowi sampai mengajukan surat permohoman pertimbangan amnesti untuk Baiq Nuril ke DPR RI.
Pertama, kata Yasonna ialah pemberian amnesti didasari rasa keadilam yang mana itu disuarakan oleh masyarakat dari sekala nasional dan internasional. Mereka melihat bahwa dalam kasus yang menyeret Baiq Nuril, ia hanya merupakan korban.
Di mana, Baiq tengah memperjuangkan dan mempertahankan harkat dan martabatnya sebagai wanita yang mana telah mendapat pelecehan. Namun karena itu pula ia justur terbelit kasus pelanggaran UU ITE. Itu juga yang menjadi pertimbangan kedua dalam memberikan amnesti.
"Yang berikutnya, apa yang dilakukan Mbak Nuril ini untuk mempertahankan harkat martabatnya sebagai seorang ibu, sebagai seorang perempuan yang perlu kita lindungi bersama," kata Yasonna di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (24/7/2019).
Selain itu, adanya amnesti kepada Baiq Nuril secara implisit juga memberikan pesan kepada seluruh perempuan di Indonesia yang selama ini mendapat pelecehan seksual namun enggan dan takut untuk mengemukakannya.
"Yang ketiga, saya khawatir kalau ini tidak kita kabulkan, tidak ada upaya seperti ini mengirimkan pesan kepada masyarakat nanti perempuan-perempuan yang banyak, mungkin ribuan, puluhan ribu, ratusan ribu perempuan korban-korban seperti ini yang memperjuangkan haknya dari pelecehan seksual kekerasan seksual tidak akan berani untuk menyuarakannya, berjuang untuk kebenarannya, takutnya dikriminalisasi," tutur Yasonna.
Menurut Yasonna, hal demikian banyak terjadi kepada perempuan. Maka dari itu ia berharap ke depan perempuan yang mendapat pelecehan seksual serupa Baiq Nuril atau lainnya, dapat berani mengungkap, demi keadilan dan harkat martabatnya sendiri.
"Itu banyak kita ketahui, apalagi dalam status sosial atau status yang tidak setara antara anak buah dan pimpinannya. Kalau dengan begini, jelas pesan, dari DPR jelas, Presiden jelas. Kita melindungi harkat martabat perempuan yang memperjuangkan haknya," ujar Yasonna.
Baca Juga: Baiq Nuril Menangis seusai Dengar Komisi III DPR Setuju Pemberian Amnesti
Baiq Nuril tak bisa menyembunyikan kenahagiannya yang dibalut denga tangis usai mendengar Komisi III DPR RI dalam rapat pleno menyetujui pemberian amnesti.
Sebelumnya Komisi III juga telah mendengar pandangan dari fraksi-fraksi terkait surat permohonan pertimbangan pemberian amnesti untuk Baiq Nuril yang diajukan oleh Presiden Jokowi.
Nuril yang terharu berharap jika apa yang telah disepakati oleh Komisi III bisa dibawa ke dalam rapat paripurna dan disetujui DPR pada Kamis (25/7/2019) besok.
"Tunggu besok ya tanggal 25 untuk pembacaan sidang paripurnanya mudah-mudahan,"
Tak lupa Baiq Nuril juga mengucapkan rasa syukur dan terima kasihnya kepada seluruh pihak yang selama ini memberi perhatian terhadap ia dan kasus yang dialaminya.
"Saya cuma bisa ngucapin terima kasih, terima kasih, terima kasih," ujar Nuril sambil menangis.
Berita Terkait
-
Baiq Nuril Menangis seusai Dengar Komisi III DPR Setuju Pemberian Amnesti
-
Komisi III Setujui Pemberian Amnesti, Baiq Nuril Tak Kuasa Menahan Tangis
-
Setelah Dengar Curhat Baiq Nuril, DPR Panggil Menteri Yasonna Besok
-
Ajak Anak ke DPR, Baiq Nuril Harapkan Amnesti jadi Kado Buah Hatinya
-
Bawa Anak ke Komisi III DPR, Baiq Nuril Menangis Memohon Amnesti
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
Pilihan
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
Terkini
-
Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah
-
Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis
-
Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan
-
4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!
-
Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran
-
Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris
-
Jangan Salah Paham! Begini Aturan Main Skema WFH 1 Hari Seminggu yang Sedang Digodok Pemerintah
-
Pemerintah Godok Skema WFH untuk ASN, Ini Alasannya
-
Iran Tolak Gencatan Senjata, Menlu Abbas Araghchi: Apa Jaminannya AS-Israel Tak Lagi Menyerang?
-
Sempat Ribut dengan Trump, Presiden Kolombia Dituduh AS Terima Dana dari Kartel Narkoba