Suara.com - MS, ibu rumah tangga berusia 33 tahun di Kabupaten Musi Rawas, Provinsi Sumatera Selatan, menjadi korban pemerkosaan oleh tetangganya sendiri, RH (38), ketika perempuan tersebut sedang memberikan ASI kepada bayinya di rumah.
Kapolres Musirawas Ajun Komisaris Besar Suhendro mengatakan, pemerkosaan itu terjadi pada hari Senin (15/7) pekan lalu.
“Persisnya Senin tengah malam, sekitar pukul 00.30 WIB. Pelaku mendatangi rumah korban yang ketika itu tengah menyusui anaknya. Pelaku langsung menginjak serta mengancam menikam korban memakai pisau kalau tak mau menuruti kemauannya,” kata Suhendro dalam keterangan tertulis yang didapat Suara.com, Kamis (25/7/2019).
Ia menjelaskan, MS yang hanya berdua dengan bayinya di rumah tersebut tak berkutik. MS juga takut bayinya menjadi sasaran pelaku.
Peristiwa itu kali pertama diceritakan MS kepada sang suami yang baru pulang bekerja. Sang suami kaget karena ketika pulang, mendapati MS menangis histeris.
“Setelahnya, suami membuat laporan polisi, sehingga kami langsung bergerak untuk membekuk pelaku. Kepada kami, pelaku mengakui memerkosa karena terpikat saat melihat korban menyusui anak,” jelasnya.
Kekinian, RH ditetapkan sebagai tersangka pelanggar Pasal 285 dan Pasal 289 KUHP tentang perbuatan cabul dengan ancaman hukuman paling sedikit 5 tahun penjara.
Kronologi
Berdasarkan pengakuan sementara, RH melakukan perbuatan keji itu saat suami MS sedang mencari kodok tak jauh dari rumah.
Baca Juga: Diduga Perkosa 12 Bocah dan Rekam Kejadian, Ulama Ditangkap
RH mengakui, pada saat itulah ia melihat MS tengah menyusui anak ketiga di rumah, dan muncullah pikiran kotor.
Karena tahu suami MS sedang mencari katak, RH langsung menyiapkan sebilah parang dan berangkat ke rumah tetangganya untuk memerkosa.
Berita Terkait
-
China Eksekusi Mati Pemerkosa dan Penjual 3 Bocah Perempuan
-
Ibu Diperkosa Tetangga saat Menyusui Bayinya di Rumah
-
Cerita Pilu Siswi SMP di Jambi, Dicabuli Lalu Foto Bugilnya Disebar
-
Jalan Kaki 600 Kilometer, Anggota Banser Ingin Bertemu Jokowi
-
Leher Dicekik Pakai Karet Kaca Mobil, Kiki Diperkosa Lalu Dibunuh Ronal
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 7 Tablet Rp2 Jutaan SIM Card Pengganti Laptop, Spek Tinggi Cocok Buat Editing Video
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
Kisah Supriadi: Dulu Belajar Silvofishery ke Kalimantan, Kini Sukses Budidaya Nila di Lombok Timur
-
KPK OTT di Tulungagung, Bupati Gatut Sunu Diamankan
-
Seskab Teddy Pastikan Indonesia Tidak Akan Tarik Pasukan dari UNIFIL
-
Lagi-lagi Singgung Iran, Ini Sesumbar Donald Trump Soal Pasokan Minyak
-
Kantor Kementerian PU Digeledah Kejati, Seskab Teddy: Silakan, Pemerintah Terbuka untuk Proses Hukum
-
Seskab Teddy: Presiden Prabowo Bakal ke Rusia Dalam Waktu Dekat
-
Pastikan Program Unggulan Presiden Berjalan, Mendagri Tinjau Program Perumahan Rakyat di Tomohon
-
Seskab Teddy Bantah Isu Indonesia Bakal 'Chaos': Itu Narasi Keliru!
-
Diversifikasi Pasar Belum Optimal, Indonesia Rentan Terseret Dampak Konflik Timur Tengah
-
Seskab Teddy Sebut Ada Fenomena Inflasi Pengamat: Beri Data Keliru, Picu Kecemasan