Suara.com - Juru Bicara KPK, Febri Diansyah menyebut tim penindakan KPK berhasil menyita uang sebesar Rp 200 juta dari penangkapan Bupati Kudus M. Tamzil yang diduga terlibat suap jual beli jabatan di lingkungan Pemkab Kudus.
"Kalau jumlah uang yang diamankan di lokasi sekitar Rp 200 juta. Itu dalam pecahan Rp 100 ribu dan Rp 50 ribu," kata Febri di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (26/7/2019).
Menurutnya, uang Rp 200 juta itu disita setelah petugas menggeledah sejumlah ruangan di kantor Pemkab Kudus. Namun, Febri mengaku belum merinci lokasi temuan uang tersebut.
Selain itu, Febri juga belum mau membeberkan identitas 8 orang yang ikut ditangkap bersama Bupati Tamzil.
"Ya, besok baru bisa disampaikan secara lebih rinci ya persisnya berapa uangnya dan kemudian untuk membeli dan tanda kutip posisi atau jabatan apa dan juga informasi-informasi lain," tutup Febri.
Untuk diketahui, tim penindakan melakukan operasi tangkap tangan (OTT) sekaligus penggeledahan di sejumlah ruangan di Pemkab Kudus, siang tadi. Dari serangkain kegiatan itu, KPK meringkus sembilan orang termasuk Bupati Kudus M. Tamzil. Mereka yang ikut kena OTT dalam kasus ini terdiri dari unsur Pejabat Pemkab kudus seperti staf, ajuan serta calon kepala dinas terkait.
Terkait kasus ini, sembilan orang termasuk M. Tamzil masih diperiksa tim KPK. Penetapan status hukum baru akan dilakukan setelah KPK melakukan pemeriksaan selama 24 jam setelah penangkapan.
Selain menangkap sembilan orang, KPK juga telah menggeledah sejumlah ruangan di Pemkab Kudus. Beberapa ruangan yang digeledah pun sudah disegel petugas.
Baca Juga: Terjaring OTT KPK, Ini Harta Kekayaan Bupati Kudus
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- Bukan Sekadar Estetika, Revitalisasi Bundaran Air Mancur Palembang Dinilai Keliru Makna
Pilihan
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
-
Akun RHB Sekuritas Milik Wadirut Dijebol, Ada Transaksi Janggal 3,6 Juta Saham BOBA
-
Danantara Janji Bangkitkan Saham Blue Chip BUMN Tahun Ini
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
Terkini
-
Roy Suryo Kirim Pesan Menohok ke Eggi Sudjana, Pejuang atau Sudah Pecundang?
-
Saksi Ungkap Rekam Rapat Chromebook Diam-diam Karena Curiga Diarahkan ke Satu Merek
-
Banjir Jakarta Mulai Surut, BPBD Sebut Sisa Genangan di 3 RT
-
Petinggi PBNU Bantah Terima Aliran Dana Korupsi Haji Usai Diperiksa KPK
-
Bertemu Dubes Filipina, Yusril Jajaki Transfer Narapidana dan Bahas Status WNI Tanpa Dokumen
-
Dianggap Menista Salat, Habib Rizieq Minta Netflix Hapus Konten Mens Rea
-
Antisipasi Banjir, Pramono Luncurkan Operasi Modifikasi Cuaca di Jakarta
-
Mengapa KPK Tak Lagi Tampilkan Tersangka Korupsi?
-
Polda Metro Gerebek Clandestine Lab Etomidate di Greenbay Pluit, WNA Tiongkok Jadi Peracik!
-
Roy Suryo Endus Manuver 'Balik Kanan' Eggi Sudjana soal Ijazah Jokowi, Ada Apa?