Suara.com - Politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Maman Imanulhaq menceritakan pengalamannya yang pernah menjadi korban pemukulan oleh oknum FPI.
Hal itu diungkap secara blak-blakan dalam Acara Mata Najwa yang ditayangkan channel YouTube Najwa Shihab pada Kamis (1/8/2019).
Maman Imanulhaq menceritakan insiden tersebut terjadi saat peringatan Hari Pancasila pada 1 Juni 2018.
Ia dan kelompoknya yang meyakini ideologi Pancasila, bertemu dengan anggota Front Pembela Islam.
"Tahun 2008 ketika kami memperingati 1 Juni, Hari Pancasila dan kami menyakini bahwa Pancasila adalah ideologi bangsa yang harus dipahami dalam konteks NU adalah Kalimatun Sawa, sebuah prinsip yang menyamakan kita sebagai warga negara," ungkap Maman Imanulhaq.
Namun tiba-tiba ia didatangi pria berjubah berlabel FPI. Pria itu kemudian melakukan penganiayaan sampai membuat Maman Imanulhaq mendapat luka jahitan.
"Ketika itu tiba-tiba ada yang memakai label jubah-jubah dan pemukul, saya 14 jahitan di kepala dan empat di sini (sambil menunjuk dagu)," imbuh Maman Imanulhaq.
Insiden pemukulan tersebut sampai ke telinga Abdurrahman Wahid (Gus Dur) yang saat itu menjabat sebagai presiden. Gus Dur mengecam tindakan tersebut dan tak ingin peristiwa itu terjadi lagi.
"Ketika itu Gus Dur menengok saya. Dan Gus Dur mengatakan, tidak boleh ada lagi darah yang terkucur oleh pembela kebhinekaan," papar Maman Imanulhaq.
Baca Juga: Soal Tuduhan FPI Anti Pancasila, Awit Mashuri: Kita NKRI Banget!
Maman Imanulhaq kemudian menyayangkan rekam jejak FPI yang akhir-akhir ini cenderung anarkistis.
"Ketika tiba-tiba FPI menjadi laskar. Seolah-olah menjadi polisi syariah melakukan intimidasi, hate speech di panggung-panggung publik, melakukan mimbar-mimbar dakwah menjadi mimbar- mimbar fitnah, mencaci maki aparat negara, mencaci maki termasuk Pancasila," ungkap Maman Imanulhaq.
Meski begitu, Maman Imanulhaq mengaku membutuhkan partisipasi FPI yang ramah dan damai di masyarakat.
"Kita butuh FPI yang membawa dakwah yang ramah, kita butuh FPI yang membantu tsunami, tetapi rekam jejak di publik bagaimana ada razia, seolah-olah menempatkan diri, seolah-olah tidak ada polisi. Itu sebenarnya sangat menarik," pungkas Maman Imanulhaq.
Berita Terkait
-
Petinggi FPI Novel Bamukmin Ditunjuk Jadi Komisaris Hotel Indonesia Natour
-
Gus Dur dalam Lensa Greg Barton: Potret Utuh Presiden Keempat Indonesia
-
Pernah Ditolak Paspampres Masuk Istana, Penampilan Nyentrik Inayah Wahid Saat Remaja Bikin Kaget
-
Menteri PPPA Jadikan Keluarga Gus Dur Contoh Rumah Tangga Tanpa Kekerasan dan Bias Gender
-
Membaca Kelakar Madura Buat Gus Dur: Sebuah Buku Tentang Indonesia yang Menggelitik
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
5 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 7 Agustus 2026: Sikap Tenang Buka Banyak Peluang
-
Api Kepung TPA Rasau Jaya, Pemadaman Diperkuat dari Udara
-
Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel
-
El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah
-
6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten
-
Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay
-
Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi
-
Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026