Suara.com - Siswa SMA asal Labuhan Batu, Sumatra Utara, Koko Ardiansyah, mengklarifikasi kabar yang beredar terkait kegagalannya menjadi anggota pasukan pengibar bendera pusaka (paskibraka).
Penyampaian klarifikasi itu direkam, dan videonya diunggak ke media sosial, salah satunya oleh akun Instagram @potretlabura pada Kamis (15/8/2019).
Di video itu, Koko mengenakan seragam SMA putih abu-abu. Ia duduk di kursi dalam sebuah ruangan, berlatar belakang gorden kuning-cokelat.
Koko mengatakan, posisinya setelah lolos seleksi paskibraka adalah sebagai cadangan.
"Saya mau mengklarifikasi bahwasanya saya di situ cuma sebagai cadangan. Saya memang kemarin itu sudah tahu bahwa ada yang dikirim ke provinsi, dua orang putra. Yang lulus di provinsi itu cuma satu orang, dan karena cuma satu, yang satu lagi balik lagi ke kabupaten untuk tugas di kabupaten," ujar Koko.
"Dan karena saya posisi cadangan kedua, saya yang digantikan oleh putra yang gagal masuk provinsi itu," tambahnya.
Ia juga meluruskan kabar-kabar berlebihan untuk membumbui kisahnya yang telah disebarkan warganet.
Menurut keterangan Koko, desas-desus tersebut tidak benar adanya.
"Berita-berita yang menmbah-nambahkan kalau ibu saya mengutang untuk menjahit baju paskibra itu, itu bohong," kata Koko.
Baca Juga: Cium Bendera Merah Putih saat Pengukuhan, Inilah 5 Pesona Paskibra Alamanda
Siswa yang juga atlet bola voli itu juga meminta maaf pada Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) setempat atas viral-nya berita tentang dirinya.
"Untuk Bapak Kadispora, saya meminta maaf untuk kemarin berita viral tersebut karena saya pun belum tahu soal berita yang dua orang putra perwakilan kabupaten ikut seleksi ke provinsi itu, dan yang jebol cuma satu," ucap Koko.
Berdasarkan keterangannya, Koko baru saja bertemu dengan Kadispora dan diberi tahu tentang infromasi itu, sebelum membuat klarifikasi.
Koko mendadak viral belakangan ini setelah beredar surat di media sosial dari pria bernama M Zainuddin Daulay, yang mengatasnamakan diri sebagai koordinator aktivis Sumatra Utara, untuk Plt Bupati Labuhan Batu H Andi Suhaimi Dalimunthe.
Dalam suratnya, M Zainuddin Daulay menyayangkan kabar bahwa Koko sudah lolos seleksi paskibraka dan menjalani pengukuran baju, tetapi mendadak dicopot dari pasukan, yang menurut keterangan M Zainuddin Daulay, demi seorang anak pejabat yang lebih berkuasa.
Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi pun sempat menghubungi Koko dari Arab Saudi melalui video call.
Berita Terkait
-
Video Call dengan Menpora, Koko Akhirnya Ngaku Jadi Cadangan Paskibra
-
Momen ketika Jokowi dan Iriana Beri Selamat dan Tanyakan Asal Paskibraka
-
Saat Jokowi dan Iriana Tanyakan Asal Paskibraka
-
Jokowi Kukuhkan 68 Anggota Paskibraka HUT ke-74 Kemerdekaan RI
-
Anies Kukuhkan Paskibraka untuk Upacara 17 Agustus di Pulau Reklamasi
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Pramono Anung Resmikan Integrasi CCTV Jakarta, Targetkan 24 Ribu Titik Pantau
-
Jaksa Ungkap Total Uang yang Diterima Noel Ebenezer Mencapai Hampir Rp 4,5 Miliar
-
Kapolda Metro Jaya Kini Bintang Tiga, Sahroni: Tanggung Jawabnya Harus Setara Pangdam
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
Cerita Pemkot Jakarta Timur Redakan Tawuran Lewat Dialog dan Olahraga
-
Gercep Bangun Mobil Transparan Request Prabowo, Pindad: Tunggu Tanggal Mainya
-
Terseret Kasus Korupsi, Noel Ebenezer Ngaku Menyesal Pernah Jadi Wamenaker
-
Mau Berangkat Haji, Menkeu Purbaya Ngaku Masih Sering Lupa Doa Meski Sudah Belajar
-
DPR Dukung Pemerintah Desak PBB dan AS Segera Bebaskan Jurnalis RI yang Ditahan Israel
-
Tanya Dolar ke Menkeu, Prabowo-Purbaya Ngobrol soal Fondasi Ekonomi