Suara.com - Aparat Kepolisian Resor Jayawijaya, Provinsi Papua memastikan kondisi di Kabupaten Jayawijaya, Yalimo, dan Dduga tetap aman dari aksi demonstrasi dan anarkis.
Kapolres Jayawijaya Ajun Komisari Besar Tonny Ananda Swadaya di Wamena, ibu kota Kabupaten Jayawijaya, Jumat, mengatakan tokoh-tokoh di sana sudah sepakat menciptakan keamanan.
"Semua sepakat menghendaki tiga kabupaten ini aman sehingga mereka tidak terlalu terprovokasi tindakan yang dilaksanakan oleh oknum untuk mengacaukan situasi," katanya.
Walau aman, Tonny mengatakan selalu berkoordinasi dengan tokoh-tokoh dan mengimbau masyarakat mewujudkan keamanan dan ketertiban agar pembangunan terus berjalan.
"Dengan adanya keamanan yang kondusif maka akan terjadi pembangunan yang pesat sehingga masyarakat akan menikmati pembangunan yang ada," katanya.
Ia mengatakan kepolisian juga terkena dampak dari pemutusan akses internet, telepon, dan pesan singkat yang sudah berlangsung dua minggu ini.
"Selama ini kita bisa mudah untuk melihat situasi yang ada di wilayah lain, tetapi dengan tidak adanya jaringan ini kita jadi kembali ke belakang lagi," katanya.
Berdasarkan informasi yang diterima kata Kapolres, kabel optik di wilayah Papua terputus.
"Kami bisa lihat di running teks di TV, kemudian untuk komunikasi WhatsApp dan sebagainya dibatasi karena takut adanya provokasi oleh kelompok-kelompok tertentu seperti elit separatis," katanya. (Antara).
Baca Juga: Lelah, Tri Susanti Provokator Pengepungan Mahasiswa Papua Urung Diperiksa
Berita Terkait
-
Wiranto: TNI ke Papua Bukan untuk Represif dan Tembaki Rakyat
-
Di Kantor KSP, Kepala Suku Besar: Presiden Tolong Kumpulkan Orang Papua
-
Wiranto: Kerusuhan Papua dan Papua Barat Ditunggangi, Rusuh dan Anarkis
-
Gerindra Usul: Jokowi Ngantor di Papua, Blusukan Naik Motor bareng Iriana
-
Indonesia Akan Gelar Dialog dengan Papua dan Papua Barat
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?
-
Filosofi Baru Oscar Bruzon Mulai Menggila, Pemain Bhayangkara FC Dipaksa Beradaptasi
-
Polda DIY Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul
-
Puji Target Defisit Turun di RAPBN 2027, Habib Idrus Tetap Minta Keberpihakan pada Usaha Kecil
-
Ingin Setia: Debut Aziz Padurasta yang Meleburkan Reggae, Rock, dan Punk
-
Tren Botox Meningkat, Ini Pentingnya Memastikan Perawatan Dilakukan Sesuai Standar Medis
-
Sadar Kebijakan Tak Bisa Bahagiakan Semua Pihak, Rudy Susmanto Janji Terus Pembenahan di Bogor
-
Judi Online Kamboja Pakai Pulsa Buat Transaksi Rp890 M, 8 Markasnya Digerebek Bareskrim
-
Dasco Bicara Soal Rencana Dwikewarganegaraan Terbatas, Fasilitasi Diaspora Potensial
-
1.584 Personel Pasukan Gabungan Gelar Apel Kebangsaan di Bogor, Ada Apa?