Suara.com - Indekos di Kecamatan Johar Baru, Jakata Pusat yang didesain seperti sleep box tengah ditindaklanjuti oleh Pemkot Jakpus. Rencananya, hunian sementara yang hanya muat satu orag itu akan disegel.
Camat Johar Baru, Nurhelmi Savitri mengatakan, upaya penyelegelan itu karena indekos tersebut tak mengantongi Izin Membangun Bangunan (IMB). Selain itu, pemilik rumah tersebut juga dianggap tak memilik izin untuk membuat indekos.
Bangunan indekos ini telah disidak oleh Wakil Wali Kota Jakpus, Irwandi.
"Pak Wakil arahannya dia kan tidak punya izin IMB, izin rumah kos, semuanya dia enggak punya izin. Jadi mungkin kita akan segel bangunannya," ujar Nurhelmi saat dihubungi, Senin (2/8/2019).
Nurhelmi yang menjabat sebagai Camat 5 bulan lalu ini mengaku tidak mengetahui soal adanya indekos ini. Bahkan menurutnya pimpinan RT dan RW setempat juga tidak mengetahuinya.
"Sebenarnya dia bangun waktu itu enggak ketahuan ya. Biasa lah kan ditutup dulu. Tahu-tahu sudah jadi bangunan aja. Itu saya dari RT-RW ya," kata Nurhelmi.
Ia menyebut pihaknya sedang mengkaji mengenai rencana penyegelan bangunan itu bersama Suku Dinas terkait. Namun ia menyebut paling lama 7 hari bangunan sudah disegel.
"Jadi dalam proses penyegelan dulu ya. Paling lama 7 hari ke depan," katanya.
Sebelumnya, Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Pusat melakukan sidak terhadap indekos harian di kawasan Johar Baru. Hunian sementara untuk perorangan itu disidak karena bangunannya dianggap tidak manusiawi.
Baca Juga: Jadi Lokasi Prostitusi Pemerkosaan Gadis Belia, Indekos Desa Kolor Ditutup
Sidak tersebut dilakukan oleh Wakil Wali Kota Jakarta Pusat, Irwandi, bersama jajaran Pemkot Jakpus hari ini, Senin (2/9/2019). Menurutnya bangunan yang dibuat tiap kamar sempit dan hanya muat satu kasur ukuran sedang ini sangat memprihatinkan.
Tag
Berita Terkait
-
Bak Kandang Burung, Kamar Kos di Johar Baru Jakpus Tak Manusiawi
-
Usai Jakarta Blackout, Gang Rumpi Johar Baru Kebakaran
-
Terungkap! Perusuh 22 Mei Mau Serang Presiden Jokowi saat di Johar Baru
-
Pemilik Rumah Roboh di Johar Baru Nekat Bangun Indekos Ilegal
-
Tewaskan 3 Orang, Pemilik Rumah Roboh di Johar Baru Jadi Tersangka
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
Terkini
-
OTT Beruntun di Kemenkeu, KPK Sita 3 Kg Emas dan Duit Miliaran dari Penangkapan Pejabat Bea Cukai
-
Edit Logo NU dan Disamakan dengan Simbol Yahudi, Warga Laporkan Akun X ke Polda Metro Jaya
-
Mensesneg Bocorkan Jadwal Pelantikan Hakim MK Baru Adies Kadir
-
PM Australia Anthony Albanese ke Jakarta Besok, Cek 8 Ruas Jalan yang Kena Rekayasa Lalin
-
BPJS PBI Dinonaktifkan Tanpa Pemberitahuan, Puluhan Pasien Cuci Darah Jadi Korban Ditolak RS
-
Bocah 10 Tahun di Ngada Bunuh Diri, Menteri PPPA Sentil Kerapuhan Sistem Perlindungan Anak Daerah
-
Istana Buka Suara soal Siswa SD Akhiri Hidup di NTT
-
Momen Langka di Abu Dhabi, Kala Prananda Prabowo Jadi Fotografer Dadakan Megawati
-
Haris Rusly Moti: Strategi Multi-alignment, Manuver Cerdas Prabowo untuk Palestina Merdeka
-
Anak Buah Terjaring OTT KPK, Menkeu Purbaya: Kenapa Terpukul? Ini Titik Masuk Perbaikan