Suara.com - Seekor Beruang Madu (Helarctos malayanus) yang terkena jerat babi di area perkebunan masyarakat Dusun Dataran Diana, Desa Negeri Antara Km 41, Kecamatan Pintu Rime Gayo, Bener Meriah berhasil diselamatkan dari perangkap tersebut.
Penyelamatan tersebut dilakukan tim Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) bersama Pusat Kajian Satwa Liar (PKSL) Fakultas Kedokteran Hewan Unsyiah pada Senin (2/9/2019).
Kepala Seksi Konservasi Wilayah I Lhokseumawe Kamarudzaman mengemukakan, kali pertama pihaknya mendapat laporan dari Babinkamtibmas Desa Negeri Antara.
"Upaya penyelamatan ini diawali laporan Babinkamtibmas Desa Negeri Antara dan Camat Pintu Rime Gayo terkait adanya seekor Beruang Madu yang terkena jerat, Senin, 2 September 2019," katanya melalui siaran pers yang dilansir Portalsatu.com-jaringan Suara.com pada Selasa (3/9/2019).
Dia menjelaskan, setelah menerima laporan tersebut tim BKSDA Aceh yang dipimpin Andi Aswinsyah dengan tim medis dari PKSL Fakultas Kedokteran Hewan Unsyiah turun ke lokasi dan mengevakuasi satwa itu.
"Kondisi Beruang Madu yang diselamatkan berusia sekitar lima tahun, berjenis kelamin betina dengan estimasi berat badan sekitar 45 Kilogram," katanya.
Menurutnya dari hasil pemeriksaan tim medis, tidak dijumpai adanya luka pada Beruang Madu tersebut.
"Kondisi Beruang Madu itu layak untuk dilepasliarkan kembali, sehingga diputuskan untuk dilakukan pelepasliaran di sekitar area CRU DAS Peusangan," ujarnya.
Untuk diketahui, Beruang Madu merupakan salah satu jenis satwa liar yang dilindungi berdasarkan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Daerah pesebaran satwa tersebut berada di Bangladesh, Brunei Darussalam, Kamboja, India, Indonesia, Republik Demokratik Rakyat Laos, Malaysia, Myanmar, Thailand, Vietnam, dan kepunahan di Singapura.
Baca Juga: Detik-detik Beruang Madu Selamat Usai Terperangkap Jerat Babi
Sedangkan, untuk habitat Beruang Madu berada pada kawasan hutan primer dan hutan heterogen.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
Terkini
-
Dasco Temui Mahasiswa, DPR Janji Tindak Lanjuti Sejumlah Tuntutan
-
Dinilai Langkah Berani! Gibran Ajak Mahasiswa Ikut Kunker ke Papua demi Buka Ruang Dialog?
-
Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
-
Tak Cukup Dipenjara, Migrant Watch Desak Mafia TPPO Dimiskinkan Lewat Jerat TPPU
-
Survei LPI: Jokowi Jadi Magnet Dongkrak Citra Positif PSI
-
Audiensi Buntu, BEM DIY Sebut DPR Tak Lagi Representasi Rakyat
-
Dukung MBG, Relawan di DIY Ajak Masyarakat Kawal Program: Harus Transparan dan Antikorupsi
-
ART Disiksa di Johor, Majikan Nakal Malaysia Terlalu Dimanjakan
-
Sandiwara Berdarah di Menteng, Komisaris Wanita Rekayasa Perampokan Demi Habisi Dirut
-
Cerita Rampok 500 Gram Emas Rekayasa! Rekan Bisnis di Menteng Siksa dan Tusuk Korban karena Dendam