Suara.com - Anugerah Jurnalistik MH Thamrin Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jaya kembali digelar untuk tahun 2019. Suara.com menjadi salah satu penerima anugerah tersebut.
Acara ini merupakan penghargaan kepada jurnalis melalui karya jurnalistiknya yang sudah digelar sejak era Gubernur DKI Jakarta, Ali Sadikin pada tahun 1974.
Sebanyak tujuh kategori yang dilombakan, yaitu Tajuk Rencana, Artikel Umum, Artikel Layanan Publik, Foto, Feature Siaran TV, Feature Siaran Radio serta Feature Online.
Karya jurnalistik yang diperlombakan merupakan karya yang telah dipublikasikan dan dikirimkan oleh peserta selama periode Juni 2018 - Agustus 2019.
Total karya yang diterima panitia acara mencapai 200 karya. Selanjutnya, seluruh karya dinilai oleh para juri yang merupakan wartawan senior berpengalaman dari PWI Jaya.
Suara.com mendapatkan anugerah juara II kategori artikel umum melalui karya tulisan yang berjudul Gubuk Derita di Kolong Jembatan Jakarta, Pergulatan Hidup PSK Pengidap AIDS.
Karya ini hasil reportase rick Tanjung, yang diterbitkan pada Jumat (1/3/2019) pukul 07.50 WIB.
Erick menceritakan, artikel yang ia buat merupakan jenis tulisan mendalam mengenai seorang Pekerja Seks Komersial (PSK) bernama Lotus yang mengidap AIDS.
Meskipun sudah divonis dokter hidupnya tidak lagi lama, Lotus masih bersemangat berjuang agar tetap bisa hidup.
Baca Juga: Bambang Soesatyo : Karya Jurnalistik Foto Bisa Lebih dari Sekadar Kata-kata
Dalam tulisannya, Erick menyoroti ihwal Lotus yang tengah sakit namun tidak mendapatkan hak pengobatan seperti masyarakat pada umumnya.
Ia berharap tulisannya dapat menginspirasi jurnalis lain turut mengekspos permasalahan masyarakat yang tidak terjangkau publik.
"Kehidupan di Jakarta banyak yang tidak terpantau oleh negara. Ke depannya harus banyak tulisan indepth yang mengangkat masalah di Jakarta," ujar Erick di Balai Kota, Jakarta Pusat, Kamis (26/9/2019).
Atas prestasinya, Erick berhak membawa hadiah berupa uang tunai senilai Rp 2,5 juta, piala dan sertifikat.
Erick mengaku berterima kasih kepada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan PWI Jakarta selaku penyelenggara acara ini.
"Saya berterimakasih, apresiasi terhadap karya jurnalistik kami yang dianggap cukup layak dan memenuhi kategori artikel umum," kata dia.
Tag
Berita Terkait
-
PWI Aceh Tenggara Yakini Teror Pembakaran Kantor Terkait Pemberitaan
-
Setelah Rumah Jurnalis, Kini Kantor PWI Aceh Tenggara Diduga Akan Dibakar
-
Tak Ikut Merayakan, AJI Indonesia Kritik Hari Pers Nasional PWI
-
Tetap Bugar, Begini Jadwal Olahraga Victoria Beckham yang Ekstrem
-
Ketahui Perbedaan Antara Psikopat dan Sosiopat
Terpopuler
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi Mobil Kecil untuk Wanita, Harga Mulai Rp80 Jutaan
- Detik-detik Menteri Trenggono Pingsan di Podium Upacara Duka, Langsung Dilarikan ke Ambulans
Pilihan
-
Pertamina Mau Batasi Pembelian LPG 3 Kg, Satu Keluarga 10 Tabung/Bulan
-
Keponakan Prabowo Jadi Deputi BI, INDEF: Pasar Keuangan Pasang Mode Waspada Tinggi
-
Purbaya Hadapi Tantangan Kegagalan Mencari Utang Baru
-
5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
-
Danantara Mau Caplok Tambang Emas Martabe Milik Astra?
Terkini
-
Kemenkes Siapkan Strategi Swab Mandiri untuk Perluas Deteksi Dini Kanker Serviks
-
KPK Bakal Periksa Eks Menaker Hanif Dhakiri Terkait Kasus Korupsi RPTKA
-
Polda Metro Jaya Sita 27 Kg Sabu dan Happy Five Senilai Rp41,7 Miliar di Tangerang
-
Propam Usut Dugaan Salah Prosedur Polisi yang Amankan Pedagang Es Gabus di Johar Baru
-
Bukan Cuma 28, Satgas PKH Ungkap Potensi Gelombang Baru Pencabutan Izin Perusahaan Pelanggar Hutan
-
KAI Daop 1 Rilis Jadwal Mudik Lebaran 2026, Siapkan 37 Ribu Kursi Per Hari
-
Pascabanjir Cengkareng, Sudin LH Jakbar Angkut 187 Ton Sampah dalam 8 Jam
-
Mensos Paparkan Data Bencana Januari 2026: 34 Titik Melanda Indonesia, Jawa Jadi Wilayah Terbanyak
-
12 Aparat Hukum Diduga Perkosa Seorang Ibu di Papua, Saksi Mata Ungkap Kronologi Pilu
-
Mensos: Indonesia Resmi Miliki Data Tunggal DTSEN, Tak Ada Lagi Kementerian Punya Data Sendiri