Suara.com - Politikus Partai Demokrat Jansen Sitindaon berbalas cuitan dengan Politikus PDIP Ruhut Sitompul. Keduanya saling serang di Twitter.
Bermula dari cuitan Jansen yang memberikan kritik atas pemberitaan tentang penangkapan mahasiswa TI lantaran menurunkan foto Presiden Jokowi.
Ia membandingkan hal itu dengan sikap Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang tidak mengambil jalur hukum saat fotonya ditempelkan di pantat kerbau.
"Aduhhh.. kok jadi keras begini ya? Maaf saya juga harus ngomong keras menyikapi ini: Presiden @SBYudhoyono saja yang fotonya sampai ditempelkan di pantat kerbau tidak menyeret orang ke penjara. Demokrasi memang bising jika tidak siap jangan memimpin! #BebaskanTI," tulis Jansen, Jumat (27/9/2019).
Terkait hal itu, Ruhut Sitompul pun buka suara. Ia menyindir Jansen Sitindaon sebagai caleg gagal dan memintanya untuk tak banyak berkomentar.
"@jansen_jsp Sudah kalah yang didukung dan gagal jadi wakil rakyat baiknya diam saja duduk diboncengan jangan banyak ngebacot Mauliate. MERDEKA," tulis Ruhut Sitompul.
Melihat sindiran itu, Jansen menanggapinya dengan elegan. Ia meminta Ruhut untuk menjawab isi cuitannya saja.
"Jawab saja substansi twitt saya, ketimbang nyinggung jalan nasib saya," balas Jansen Sitindaon.
Lebih lanjut, ia dengan rendah hati mengakui kekalahannya saat Pemilu 2019. Kendati demikian, ia memberikan serangan balik dengan optimisme bahwa suatu saat bisa melampaui Ruhut Sitompul.
Baca Juga: Melihat Kondisi Pantai Tanjung Lesung 9 Bulan Pascatsunami
"Benar! Saya memang caleg gagal seperti yang abang tuduhkan untuk menjatuhkan saya. Tapi ingatlah! pada waktunya saya akan melampaui semua pencapaianmu bang!! Kudoakan panjang umurmu bang, agar melihatnya langsung," imbuhnya.
Seketika cuitan Jansen Sitindaon itu dibanjiri dua ribu komentar dan disukai sebanyak 8.300 kali.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- Harga Beda Tipis: Mending Yamaha Gear Ultima, FreeGo atau X-Ride untuk Rumah Tangga?
Pilihan
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
Terkini
-
Pengakuan Serka MN Buang Kacab Bank, Diseret 2 Meter Lalu Ditinggal Telungkup
-
PAN dan Demokrat Buka Suara soal Dana Parpol: Sudah Diaudit BPK, Tepis Isu Mahar
-
Telepon Siswa OSIS Jabar, Prabowo Izinkan Keliling Istana Hingga Jelang Rapat
-
Polisi Dilarang Live Streaming Saat Tugas, Kompolnas: Jangan Sibuk Sendiri Pas Layani Warga
-
Kemnaker Tandatangani MoU dengan Wadhwani dan Indosat: Perkuat Ekosistem Ketenagakerjaan Nasional
-
Tragedi Kereta Bekasi Tewaskan 16 Orang, Korlantas Bongkar Fakta Baru, Ada Tersangka?
-
Wapres Gibran Kecam Keras Pelecehan Seksual Puluhan Santriwati di Pati
-
PSHK Setuju Dana Banpol Naik, Tapi Pasang Syarat: Transparansi Total dan Reformasi Internal Partai
-
Kesaksian Warga soal Pengeroyokan Penjaga Warung di Kemayoran: Saya Anggota, Jangan Ikut Campur!
-
Pakar UMY Desak Batas Peradilan Militer Dipertegas: Jangan Jadi Pengecualian Hukum