Paket sianida tersebut kemudian sampai di indekos Bayu di Jalan Kelapa Sawit, Kelapa Gading, Jakarta Utara. Sianida itu kemudian dihaluskan oleh Bayu dan dimasukkan ke dalam plastik bening dan sebagian dimasukkan ke dalam air mineral botol.
Racikan bubuk dan botol berisi air sianida itu kemudian diserahkan kepada YL, selain itu Bayu juga menyerahkan sekaleng minuman beralkohol, jamu, dan vitamin profelik. Obat-obatan tambahan ini adalah obat yang sudah kerap dikonsumsi korban VT.
Barang-barang tersebut kemudian hanya disimpan oleh YL karena masih ragu dengan rencana pembunuhan suaminya tersebut selama tiga hari.
Karena takut, YL mengembalikan satu botol Sianida dan satu bungkus bubuk Sianida ke Bayu. Sementara minuman kaleng beralkohol, jamu, dan vitamin profelik tetap disimpannya.
Adegan terakhir Bayu, menyimpan barang-barang tersebut di indokos miliknya yang sekarang menjadi barang bukti polisi.
"Kita dapat simpulkan perencana pertama itu gagal karena YL tidak berani dan mengembalikannya," tutup AKP Made Oka.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Prabowo Bertolak ke Filipina Hadiri KTT Ke-48 ASEAN, Menteri Bahlil dan Seskab Teddy Ikut
-
Soal Masa Depan Wisata RI, Triawan Munaf: Tak Ada Lagi Sistem Pemesanan yang Terfragmentasi
-
Siap-Siap Ganti Gas Melon ke CNG, Apakah Bisa Pakai Kompor LPG Biasa?
-
Kejati DKI Bongkar Kredit Fiktif Rp 600 Miliar di Bank BUMN, 3 Petinggi PT LAT Ditahan
-
Kritik Qodari, Guru Besar UII Ingatkan Bahaya Homeless Media Jadi Alat Propaganda Pemerintah
-
Bulog Raih Penghargaan BUMN Entrepreneurial Marketing Awards (BEMA) di Jakarta Marketing Week 2026
-
DPR Soroti Langkah Pemerintah Gandeng Homeless Media: Jangan Sampai Timbulkan Konflik Kepentingan
-
Penembak Acara Gedung Putih Ternyata Marah soal Iran, Donald Trump Jadi Target Utama
-
Nama Djaka Budi Utama Masuk Surat Dakwaan Kasus Bea Cukai, KPK Akan Telusuri Keterlibatannya?
-
Di Balik Ledakan Belanja Online, Mengapa Transisi Kemasan Ramah Lingkungan Masih Berliku?