Suara.com - Selama dua tahun memimpin sebagai Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan memiliki perhatian khusus yang berkaitan dengan masalah sosial.
Salah satunya terkait dengan penyandang disabilitas. Perhatiannya tersebut dapat dilihat dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang telah menyalurkan Kartu Penyandang Disabilitas Jakarta (KPDJ) tahap pertama di Gelanggang Olahraga Matraman, Jakarta Timur, Rabu (28/10/2019).
Kepala Dinas Sosial Provinsi DKI Jakarta, Irmansyah menjelaskan, program ini bertujuan mencegah terjadinya kerentanan sosial bagi para penyandang disabilitas di Jakarta, sekaligus memenuhi kebutuhan dasar mereka.
Kartu Penyandang Disabilitas Jakarta bekerja sama dengan Bank DKI untuk menyalurkan dana bantuan sebesar Rp 300.000 per orang per bulan yang dapat dicairkan setiap triwulan.
Ia mengatakan jumlah penerima kartu disabilitas pada tahap pertama berjumlah 7.137 dari total 14.459 orang yang terdata dalam Basis Data Terpadu. Ribuan kartu itu tersebar di beberapa wilayah ibu kota.
"Dari 7.137 orang, dibagi ke dalam 5 wilayah untuk Jakarta Pusat sebanyak 1.042 orang, Jakarta Utara berjumlah 1.322 orang, Jakarta Barat berjumlah 1.018 orang, Jakarta Selatan berjumlah 1.361 orang, dan Jakarta Timur berjumlah 2.352 orang, serta Kepulauan Seribu sebanyak 42 orang,” ungkap Irmansyah, Senin (21/10/2019).
Menurut Irmansyah, Pemprov DKI menganggarkan Rp 25 miliar untuk kartu disabilitas. Para penerima manfaat kartu penyandang disabilitas diambil dari basis data terpadu yang bersumber dari Kementerian Sosial. "Itu (BDP) yang manjadi dasar kami ajukan sebagai penerima. Jadi sudah ada kriteria-kriterianya," ungkapnya.
293 KPDJ Diberikan Kecamatan Cilincing
Sebanyak 293 KPDJ disalurkan oleh Dinas Sosial DKI Jakarta bersama Bank DKI untuk para difabel di wilayah Kecamatan Cilincing.
Baca Juga: 5000 Mahasiswa Nikmati Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul Dari Pemprov DKI
Penyaluran KPDJ bertujuan untuk memenuhi kebutuhan dasar, mengakses pelayanan publik serta meningkatkan kesejahteraan penyandang disabilitas di wilayah DKI Jakarta.
Sedangkan pemilik KPDJ akan mendapatkan dana bansos Pemenuhan Kebutuhan Dasar (PKD) Penyandang Disabilitas Tahun Anggaran 2019 sebesar Rp 300 ribu per bulan.
"Pemprov DKI Jakarta memiliki berbagai program dalam rangka mewujudkan Jakarta yang maju kotanya dan bahagia warganya. Untuk membahagiakan warganya bisa diwujudkan kapan saja seperti hari ini dimana warga berkebutuhan khusus di wilayah Kecamatan Cilincing mendapatkan KPDJ dengan harapan bisa mengurangi beban keseharian," kata Wali Kota Jakarta Utara Sigit Wijatmoko.
Menurutnya, penyaluran KPDJ adalah niat yang mulia untuk membahagiakan warga Jakarta. "Semoga ini bisa meringankan, membantu dan menjadi berkah untuk semua. Manfaatkan kartu ini dengan sebaik-baiknya," tuturnya.
Disalurkannya KPDJ bagi warga difabel akan meringankan beban kebutuhan hidup dalam keseharian. "Saya ucapkan terima kasih kepada pemerintah karena sudah dibantu melalui KPDJ. Nanti bisa digunakan untuk membeli bahan pangan murah bersubsidi," ujar Maya, warga RT 06 RW 09 Kelurahan Cilincing.
Berita Terkait
-
5000 Mahasiswa Nikmati Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul Dari Pemprov DKI
-
Guru Honorer Ini Bakal Gugat Anies, Minta Ganti Rugi Rp 5 M Terkait SK PNS
-
Revitalisasi Trotoar, Maksimalkan Intergrasi Transportasi Umum Di Jakarta
-
Revitalisasi Trotoar, Anies Bikin Pejalan Kaki Happy
-
Anies Revitalisasi JPO Ramah Ibu Hamil dan Lansia
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
BPS: Belanja Kendaraan Koperasi Merah Putih Sudah Masuk Investasi Kuartal I 2026
-
Tramadol Obat Apa? Disebut Dedi Mulyadi Jadi Pemicu Naiknya Kriminalitas di Jawa Barat
-
Warteg dalam Perspektif Gender: Tempat Makan yang Tak Ramah Perempuan
-
Ditolak Warga, Menteri Lingkungan Hidup: Bangunan Pabrik Sampah PSEL Mirip Mal
-
4 Rekomendasi Moisturizer Panthenol untuk Perbaiki Skin Barrier, Mulai Rp30 Ribuan
-
Penampakan Mobil yang Dipakai Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Saat Ditangkap KPK
-
Ribuan Dolar Singapura Disita KPK dari Ruang Kepala Imigrasi Jaksel Winarko
-
Sumber Kekayaan Asila Maisa, Bantah Beli Barang Mewah Pakai Uang Ayah yang Jadi Wabup
-
Oppo Reno16 F 5G Eco Pack Pecahkan Batas Smartphone AI, Satukan ChatGPT, Gemini, dan Perplexity
-
Ulasan The Law Cafe: Mengurai Makna Keadilan di Luar Ruang Sidang