Suara.com - Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg) tengah menyiapkan mobil dinas baru untuk Presiden Joko Widodo (Jokowi). Mobil tersebut bakal selesai produksi pada akhir Desember 2019.
Sekretaris Kemensetneg Setya Utama mengatakan kemungkinan dua unit mobil merek Mercedes-Benz S 600 Guard baru bisa dioperasionalkan pada Januari 2020.
"Mobil Presiden akan selesai produksi di akhir Desember, shipping dan lain-lain. Mungkin Januari (2020) baru bisa operasional," ujar Setya saat dihubungi wartawan, Selasa (29/10/2019).
Selain menyediakan mobil dinas baru untuk Presiden Jokowi, Kemensetneg juga menyiapkan mobil untuk menteri Kabinet Indonesia Maju periode 2019-2024.
Setya mengatakan mobil dinas untuk menteri merek Toyota Crown jenis 2.5 HV G-Executive. Saat ini mobil tersebut sedang dalam pengecekan dan penyelesaian administrasi.
"Sudah, sedang dalam pengecekan dan penyelesaian administrasi," ujar Setya saat dihubungi wartawan.
Setya menuturkan, mobil sedan yang akan digunakan para menteri nantinya akan diserahkan pada pertengahan November 2019. Penyerahan tersebut akan dilakukan secara serentak.
"Kemungkinan pertengahan November, agar bisa bersamaan menyerahkannya," ucap dia.
Meski demikian, Setya tak mempersoalkan jika nantinya ada menteri-menteri yang memilih menggunakan mobil pribadi untuk kendaraan dinas. Namun ia mengimbau para menteri menggunakan kendaraan dinas saat acara kenenegaraan.
Baca Juga: Ketua DPR Papua: Jokowi Bolak-balik Datang Tapi Tak Selesaikan Masalah
"Tidak apa-apa yang jelas hak mereka untuk dapat fasilitas mobil dinas dari negara sudah dipenuhi. Untuk acara-acara kenegaraan sebaiknya mereka pakai, untuk memudahkan akses, dikenali oleh petugas kemanan," tutur dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
60 Ton Sampah Menggunung, Pemprov DKI Janji Pasar Induk Kramat Jati Bersih dalam 5 Hari
-
Sinyal Bahaya Demokrasi, Lakso Anindito Sebut KUHP Baru Berpotensi Hidupkan Rezim Otoritarian Orba
-
KPK Sempat Terbelah dan Ragu Jadikan Yaqut Tersangka Korupsi Haji?
-
Lakso Anindito Prediksi Gelombang Praperadilan Koruptor Akibat KUHP Baru
-
Rumah Yaqut 'Dikepung' Aparat, Tamu Diperiksa Ketat Usai Jadi Tersangka Korupsi Haji
-
BNI Hadirkan agen46 hingga Pelosok Kota Bima, Perluas Inklusi Keuangan
-
Indonesia Terpilih jadi Presiden Dewan HAM PBB, Amnesty International Indonesia: Kebanggaan Semu!
-
KPK Bongkar Alasan Jerat Eks Menag Yaqut: 'Permainan' Kuota Haji Tambahan Jadi Pemicu
-
Sinyal Keras KPK, Eks Menag Yaqut Secepatnya Ditahan di Kasus Korupsi Haji
-
Tanggapi Soal Pilkada Langsung dan Tidak Langsung, Menko Yusril: Keduanya Konstitusional