Suara.com - Wakil Perdana Menteri China, Han Zheng mendukung langkah-langkah yang lebih berani untuk mengatasi akar kerusuhan di Hong Kong. Pernyataan ini dikeluarkan Han pada Rabu (6/11/2019) saat bertemu dengan pemimpin Hong Kong, Carrie Lam.
Pertemuan Carrie Lam dan Han Zheng berlangsung di ruang pertemuan Diaoyutai State Guesthouse.
Dilansir dari Straitstimes pada Rabu, Han Zheng mengatakan bahwa protes anti-pemerintah merusak kerangka negara Hong Kong.
"Kami dengan tegas mendukung pemerintah Daerah Administratif Khusus untuk mengambil langkah-langkah yang lebih proaktif dan lebih efektif untuk menyelesaikan masalah sosial," ucap Han.
Masalah sosial yang dimaksud oleh Han termasuk tarif perumahan di kota yang tidak terjangkau.
Pertemuan Han dan Carrie Lam berlangsung beberapa jam setelah insiden penikaman yang menimpa anggota parlemen Beijing Junius Ho.
Seorang pria menikam dada Junius Ho dengan pisau dalam serangkaian serangan terhadap kandidat yang mengikuti pemilihan dewan distrik kota.
Baik kandidar pro-demokrasi dan pro-pendirian telah menjadi sasaran tindak kekerasan dan anarkisme ini. Pemungutan suara dewan distrik kota dilakukan pada 24 November.
Motif penikaman kuat dugaan dipicu oleh video viral Junius Ho yang tampak tertawa dan berjabat tangan dengan tersangka anggota geng triad yang menyerang demonstran anti-pemerintah.
Baca Juga: Asyik, Uji Coba Kosmetik Kini Juga Bisa Dilakukan Saat Belanja Online
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Beda Cushion Wardah Colorfit Hijau dan Krem: Intip Harga, Kandungan, dan Manfaatnya
Pilihan
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
-
Derita Masyarakat RI Bertambah Kini Harga Pertamax Naik, Apa yang Harus Dilakukan?
-
Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
-
Namanya Terseret Isu Dugaan Korupsi BGN, Yahya Golkar: Semua Anggota Komisi IX DPR Tak Terlibat!
Terkini
-
Daftar Bansos Kini Tak Bisa Asal, Kemensos Bisa Cek Kendaraan, Listrik hingga Aset Tanah
-
Pramono Minta Daerah Penyangga Ikut Tanggung Beban Transjabodetabek, Minimal Benahi Halte
-
Bukan Hanya Soal Suhu: Apa yang Membuat Hutan Bumi Menyerap Lebih Banyak Karbon?
-
Wamendagri Ribka Tegaskan Komitmen Kawal Percepatan Pembangunan KSPEAN Papua Selatan
-
Segera Lepas Dolar Anda! Dasco Wanti-wanti Agar Tak Rugi Minggu Depan
-
Disperindag Gelar WIITEX 2026: Perkuat Posisi Produk Teh, Kopi, dan Kakao Jabar di Pasar Global
-
Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
-
Mengapa Krisis Iklim Tak Selesai Saat Dunia Capai Net-Zero Emission? Studi Ungkap Penjelasannya
-
504 Kepala Daerah Korup Sejak 2005, Mengapa Dana Banpol Tak Mampu Memperbaiki Kualitas Politik?
-
Menaker Serahkan Dokumen Ratifikasi Konvensi ILO 188 ke Dirjen ILO, Wujudkan Pesan Presiden Prabowo