Reza Gunadha | Ria Rizki Nirmala Sari
Senin, 11 November 2019 | 22:44 WIB
Menkopolhukam Mahfud MD. [SUara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Menkopolhukam Mahfud MD mengungkapkan, akan turut senang seandainya Presiden Jokowi menerbitkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2019 tentang KPK.

Akan tetapi, ia kini mesti menjalani tugasnya sebagai menteri yang notabene harus mengikuti visi Jokowi.

Mahfud menyadari wacana penerbitan Perppu KPK terus bergulir dengan beragam kontroversinya. Menegaskan diri, Mahfud menyatakan tentu akan senang apabila Perppu KPK bisa diterbitkan.

"Bagi saya begini, saya pasti sangat senang kalau perppu itu dikeluarkan supaya jalan," kata Mahfud pada pidato dalam acara pertemuan dengan tokoh masyarakat di Kantor Kemenko Polhukam, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Senin (11/11/2019).

Namun, Mahfud mengungkapkan untuk saat ini tentu ia tidak bisa berjalan di luar kewenangan presiden.

Mahfud menjelaskan, sekarang ia bertugas sebagai menteri yang notabene harus mengikuti visi Jokowi selaku presiden. 

Jokowi sendiri belum menyatakan sikap apapun soal Perppu KPK. Namun tidak dipungkiri, Mahfud akan memberikan masukan atau pertimbangan kepada Jokowi soal Perppu KPK tersebut. 

"Maka dalam posisi ini tentu saya menunggu presiden, kan, mengeluarkan perppu atau tidak," kata dia.

Read more...