Suara.com - Menteri Perumahan Rakyat di era pemerintahan Presiden Keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono, M. Yusuf Asy'ari tutup usia.
Kabar duka ini didengar Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI), Hidayat Nur Wahid yang langsung melayat ke rumah duka.
Hidayat langsung beranjak dari acara Rapat Koordinasi Nasional Partai Keadilan Sejahtera (Rakornas PKS) di Hotel Bidakara pada Kamis (14/11/2019) selepas waktu Maghrib.
"Beliau dari Bidakara pasca-Maghrib dan ke rumah dulu untuk ganti baju," ujar staf Hidayat Nur Wahid, Nasrul lewat keterangan tertulis sebagaimana dilansir laman Antara.
Nasrul mengatakan kini Hidayat menuju rumah duka di Jalan Raya Condet Pejaten Nomor 6, Komplek Pejaten Elok Kavling 6 Jakarta Selatan.
Muhammad Yusuf Asy'ari menghembuskan nafas terakhirnya di Rumah Sakit Pondok Indah sekitar pukul 14.12 WIB setelah berjuang melawan penyakit Jantung.
Diketahui Yusuf Asy'ari pernah menjabat Menteri Perumahan Rakyat Kabinet Indonesia Bersatu periode 2004-2009. Yusuf lahir di Magelang, Jawa Tengah 21 Oktober, 74 tahun lalu.
Kabarnya, Yusuf Asy'ari akan dimakamkan di Jakarta setelah salat Jum'at pada 15 November 2019.
Baca Juga: Setelah 2 Hari Melemah, Hari Ini IHSG Langsung Dibuka Menguat
Berita Terkait
-
Sindir Megawati, PD: Era SBY Tak Ada Partai Terbuka Minta Jatah Menteri
-
Jokowi Dilantik, SBY dan Menteri Hengkang dari Rumah Dinas
-
Presiden Berharap Konsultasi Antara Pemerintah dan Tim Transisi Diperjelas
-
Bamsoet: Pemerintahan 'Morat-marit' Karena Tak Ada Kepemimpinan Tegas
-
Selama Transisi, Jokowi-JK Minta Izin SBY Masuk ke Enam Kementerian
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Kapolri Minta Jajaran Polri Perkuat Sinergi dengan APH Hadapi Dinamika Global
-
Viral Aksi Bejat Pria Rekam Rok Penumpang dari Kolong Peron Stasiun Kebayoran, Polisi Buru Pelaku
-
Cari Keadilan! Keluarga Korban Kekerasan TNI Serahkan Kesimpulan Gugatan UU Peradilan Militer ke MK
-
Orang Dekat Bobby Nasution Diperiksa KPK dalam Kasus Dugaan Suap Proyek PUPR Sumut
-
Kemendagri Perluas Pemanfaatan IKD, Ratusan Ribu Warga Akses Layanan Tanpa Fotokopi KTP
-
Berapa Harga Tiket Kapal Pesiar MV Hondius? Liburan Mewah Berujung Infeksi Hantavirus Mematikan
-
Membedah Pola Pikir Anggota BAIS TNI Penyiram Air Keras Andrie Yunus
-
Terdakwa Kasus Pemerasan K3 Klaim Dapat Surat Kaleng, Apa Isinya?
-
Kapolri Bakal Lakukan Revisi Perkap Hingga Perpol Usai Terbitnya Rekomendasi KPRP
-
Sidang Kasus Andrie Yunus, Eks Kepala BAIS: Kalau Dipaksa ke Peradilan Umum Bisa Berujung Impunitas