Reza Gunadha | Ummi Hadyah Saleh
Kamis, 21 November 2019 | 19:54 WIB
Presiden Jokowi mengumumkan tujuh staf khusus baru di Istana Merdeka, Jakarta. (Suara.com/Ummi Saleh)

Suara.com - Presiden Jokowi menunjuk pendiri sekaligus CEO Ruang Guru Adamas Belva Syah Devara menjadi staf khusus.

Jokowi menuturkan, Belva yang masih berusia 29 tahun sudah meraih gelar S2 ganda, yakni dari Universitas Harvard dan Universitas Stanford di Amerika Serikat

"Pertama saya kenalkan saudara Adamas Belva Syah Devara, umur 29 tahun, S2 ganda lulusan Harvard dan Stanford University di US," ujar Jokowi saat memperkenalkan nama-nama stafsus baru presiden di halaman belakang Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (21/11/2019).

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu mengatakan, Belva merupakan CEO Ruang Guru. Belva, kata Jokowi, pernah mendapatkan medali emas saat lulus dari Nanyang Technological University Singapura.

"Kita kenal, mas Belva adalah pendiri dan CEO Ruangguru. Masuk ke Fox30 di usia di bawah 30 tahun. Juga mendapatkan medali emas dari Lie Kuan Yiu saat lulus sarjana NTU di Singapura," kata dia.

Sementara itu, Belva menyampaikan terima kasih karena diminta Jokowi menjadi stafsus. 

"Tentunya kami sangat berterima kasih dan mengapresiasi karena tidak terbayangkan di pemerintahan sebelumnya dan di negara lain, anak-anak muda seperti kami masuk ke ring 1 istana," ucap Belva.

Belva menyebut dengan ditunjuknya kaum milenial menjadi stafsus presiden merupakan bentuk komitmen dari Jokowi yang ingin membawa kaum milenial ikut serta merumuskan kebijakan publik.

Read more...