Suara.com - Tim Resmob Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jambi menangkap seorang polisi gadungan bernama Ariyanto. Dari tangan pria 36 tahun itu disita satu pucuk senjata api atau senpi rakitan beserta lima butir peluru.
Wakil Direktur Reskrimum Polda Jambi AKBP Dadan Wira Laksana mengatakan, kasus ini terungkap setelah anggota Resmob mendapatkan informasi awal bahwa ada seseorang warga Desa Tebing Tinggi, Jambi sering membawa senpi dan mengaku sebagai anggota polisi.
Informasi tersebut lantas ditindaklanjuti dengan melakukan penyelidikan. Hasilnya, Ariyanto berhasil ditangkap saat berada di salah satu kamar hotel di Kota Jambi.
Selain senpi rakitan dan lima butir peluru, dari tangan tersangka petugas kepolisian juga mengamankan barang bukti Kartu Tanda Penduduk (KTP) serta Surat Izin Mengemudi (SIM) dengan identitas berbeda, serta topi dengan lambang Polri.
Dadan menyebutkan, di KTP yang dikeluarkan Dinas Dukcapil Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan (Sumsel), tersangka bernama Edi Mulyadi dengan pekerjaan anggota Polri.
Sedangkan identitas di SIM B1 yang dikeluarkan Polda Sumsel, nama tersangka adalah Ariyanto dengan status pekerjaan sebagai pengemudi.
“Di KTP dan SIM tersebut tanggal lahir dan tahunnya sama,” ujar Dadan sebagaimana dilansir Metrojambi.com (jaringan Suara.com), Senin (25/11/2019).
Dikatakannya lagi, tersangka ditangkap sekitar pukul 07.00 WIB, Jumat (22/11/2019) lalu.
Sebelumnya, kata Dadan, anggota Resmob Ditreskrimum Polda Jambi telah membuntuti tersangka sejak pukul 04.30 WIB.
Baca Juga: Nekat Jadi Polisi Gadungan, Anak SMP di Ciputat Diciduk Polisi Beneran
“Saat ini kita masih melakukan pengembangan, terkait kasus apa saja yang dilakukan oleh tersangka. Termasuk dari mana ia mendapatkan senpi dan peluru ini,” kata Dadan.
Tersangka dijerat dengan Undang Undang Darurat No 12 tahun 1951 atas tuduhan melakukan tindak pidana tentang kepemilikan senjata api dan kini pelaku ditahan di sel Mapolda Jambi untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.
"Apabila ada yang merasa menjadi korban perbuatan tersangka dipersilahkan untuk melaporkan ke Mapolda Jambi. Akan kita tindaklanjuti," imbuh Dadan.
Berita Terkait
-
YLBHI Sebut Saksi Meringankan SMB Diculik di PN Jambi
-
Indonesia Berlakukan E-SIM Mulai 2020, Begini Kesiapan Jambi
-
2 Penambang Emas Liar Tewas Tertimbun Longsor di Jambi
-
Detik-detik 4 Prajurit TNI Dikeroyok dan Ditodong Senpi Rakitan di Jambi
-
2 Pelajar SMP Tewas Tenggelam di Kolam Resapan Bandara Sultan Thaha Jambi
Terpopuler
- Lipstik Warna Apa yang Cocok di Usia 50-an? Ini 5 Pilihan agar Terlihat Fresh dan Lebih Muda
- 5 Rekomendasi Sampo Kemiri Penghitam Rambut dan Penghilang Uban, Mulai Rp10 Ribuan
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 5 Cat Rambut yang Tahan Lama untuk Tutupi Uban, Harga Mulai Rp17 Ribuan
Pilihan
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
-
Duduk Perkara Ribut Diego Simeone dengan Vinicius Jr di Laga Derby Madrid
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
Terkini
-
KPK Ungkap Akal Bulus Korupsi Pajak PT Wanatiara Persada, Negara Dibobol Rp59 M
-
5 Fakta OTT Kepala Pajak Jakut: Suap Rp6 Miliar Lenyapkan Pajak Rp59 Miliar
-
Megawati Tiba di Rakernas PDIP, Siapkan Arahan Tertutup Usai Disambut Prananda Prabowo
-
Gus Yaqut Tersangka Skandal Haji, Tambah Daftar Panjang Eks Menteri Jokowi Terjerat Korupsi
-
Konsisten Tolak Pilkada Lewat DPRD, PDIP: Masa Hak Rakyat Bersuara 5 Tahunan Mau Diambil?
-
Pakar Klarifikasi: Bongkar Tiang Monorel Rasuna Said Hanya Rp300 Juta, Bukan Rp100 Miliar
-
Selamat Tinggal Rompi Oranye? KPK Tak Akan Lagi Pamerkan Tersangka Korupsi di Depan Kamera
-
PDIP: Kami Penyeimbang, Bukan Mendua, Terungkap Alasan Ogah Jadi Oposisi Prabowo
-
Subuh Mencekam di Tambora: Api Amuk 15 Bangunan, Kerugian Tembus Rp1,7 Miliar
-
Trump Dikabarkan Kirim Operasi Khusus Militer AS untuk 'Caplok' Greenland