Suara.com - Kereta ringan dengan lintasan khusus atau Light Rail Transit (LRT) resmi beroperasi secara komersil besok, (1/12/2019) dengan ongkos Rp 5000 rupiah sekali perjalanan. Pengoperasian LRT ini sempat menuai polemik karena harus menjalani uji coba selama 5 bulan sejak bulan Juni lalu.
Beberapa pihak menganggap uji coba berlangsung lama karena pelanggan LRT sepi. Pasalnya, jangkauan LRT Jakarta terbilang pendek karena hanya mencakup enam stasiun. Karena itu banyak masyarakat yang memilih moda transportasi lain dibandingkan naik LRT.
Direktur Utama LRT Jakarta, Wijanarko membantah anggapan itu. Menurutnya jumlah pelanggan LRT terus meningkat bulannya dan bahkan sudah menyentuh satu juta pelanggan sebelum beroperasi komersil.
"Per 17 November 2019 LRT Jakarta telah melayani lebih dari 1.044.457 pelanggan dan terus mengalami peningkatan setiap bulannya. Peningkatan ini terjadi sejak beroperasinya Stasiun Pegangsaan Dua dan pembukaan rute integrasi Non-BRT Transjakarta 10F," ujar Wijanarko dalam keterangan tertulis.
Ia mengatakan pihaknya sudah siap mengoperasikan LRT secara komersil. Bahkan nantinya di semua stasiun disebutnya juga akan disediakan pembayaran non tunai agar bisa berintegrasi dengan moda transportasi umum lainnya yang sudah menggunakan cara pembayaran yang sama.
"Penumpang bisa menggunakan Kartu Uang Elektronik (KUE) seperti, e-money (Bank Mandiri), Flazz (Bank BCA), Tap-Cash (Bank BNI), Brizzi (Bank BRI), Jakcard (Bank DKI), dan Jak Lingko (Bank DKI/BNI)," jelasnya.
Sekretaris Perusahaan Bank DKI, Herry Djufraini selaku perwakila Pemprov DKI yang ikut menyediakan jasa transaksi non tunai di LRT melalui kartu JakCard menyebut kebijakan LRT dapat mempermudah masyarakat menaiki transportasi umum. Pihaknya juga turut menyediakan fasilitas untuk isi ulang saldo di sejumlah titik.
"JakCard dan JakLingko bisa didapatkan dan melakukan isi ulang di halte Transjakarta, Monumen Nasional, dan Taman Margasatwa Ragunan," ucap Herry.
Ia menjelaskan ada juga isi ulang melalui Near Field Communication (NFC) JakOne Mobile. Teknisnya, pengguna memilih menu Isi Ulang JakCard kemudia memilih opsi Cek atau Perbaharui Saldo. Setelah itu pengguna cukup menempelkan JakCard di bagian belakang smartphone yang sudah memiliki fitur NFC.
Baca Juga: Terungkap! MRT Untung Bukan dari Jual Tiket Tapi Jualan Iklan
"Integrasi sektor transportasi publik berikut dengan sistem pembayaran yang modern, nyaman dan aman menjadi penting dalam mewujudkan ekosistem transaksi nontunai di DKI Jakarta," pungkasnya.
Sebagai informasi, kereta LRT Jakarta yang dibangun sejak pertengahan 2016 mulai dipakai sejak 2018 lalu. Sejak itu, LRT Jakarta beroperasi dengan status uji coba tanpa mengenakan biaya perjalanan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- Berapa Harga Sepatu Lari Ortuseight Ori? Ini 5 Pilihan Bagus untuk Daily Run
Pilihan
Terkini
-
Background Politisi Disorot! Lulusan IPDN Dinilai Paling Berhak Jadi Bupati dan Wali Kota
-
Trump Marah! Ancam Hentikan Dukungan Militer ke Israel Gegara Ulah Netanyahu
-
Iran Sindir AS-Israel: Pembuat Kekacauan akan Hancur Oleh Krisis Buatannya Sendiri!
-
Usia Pensiun Jenderal Bintang Empat Polri Bisa Diperpanjang, Presiden Pegang Kunci
-
Utusan Khusus Raffi Ahmad Disebut di Sidang Bea Cukai, Mensesneg Pilih Bahas Ekonomi
-
UU Baru Bolehkan Polisi Urus Gizi Nasional hingga Pangan, Eddy Hiariej: Prinsipnya 'To Serve'!
-
Tak Hanya Uang Tunai, KPK Amankan Dolar AS hingga Riyal dalam OTT Bupati Muara Enim Edison
-
Selain Kantor WIKA, Polri Sisir Jakarta-Jatim, Geledah 3 Lokasi Terkait Korupsi PTPN XI
-
Menteri Keamanan Israel Jadi Tersangka Penyiksaan Aktivis Global Flotilla Sumud
-
Nama OB Dicatut, KPK Bongkar Taktik Bupati Muara Enim Edison Tampung Duit Haram Rp2 Miliar