Suara.com - Tim SAR gabungan berhasil menemukan enam awak KM Berkat Jaya 2 dalam kondisi selamat, setelah kapal yang mereka tumpangi tenggelam di perairan Teluk Sebong, Bintan, Jumat dini hari (6/12).
Adapun identitas korban yang selamat, yaitu nakhoda KM Berkat Jaya 2, Marwin (40), serta lima ABK, yakni Fauzi Umur (25), Rustam (26), Wayang (21) M.Sahrul (20), dan Yunus (50).
Menurut Kepala Seksi Operasional SAR Tanjungpinang, Eko Supriyanto, korban ditemukan di kawasan pesisir Pantai Putus, sekitar pukul 06.00 WIB.
"Korban sudah dievakuasi ke posko Polair Sungai Kecil, untuk diserahterimakan kepada pihak KM Berkat Jaya 2," kata dia.
Ia mengungkapkan KM Jaya Berkat 2 membawa muatan 120 bubu ( Alat Penangkap Ikan ) dari perairan Selat Nenek Bulang, Batam, menuju Perairan Tanjung Berakit, Bintan, sekitar pukul 02.00 WIB.
Kemudian, sesampainya di perairan Sakera, Bintan, sekitar pukul 05.12 WIB. Saat itu kapal diterjang ombak dengan ketinggian sekitar empat meter, sehingga mengakibatkan haluan kapal pecah lalu tenggelam.
"Seluruh awak berupaya menyelamatkan diri dengan menggunakan jaket penyelamat dan pelampung seadanya," kata dia.
Ia turut menyampaikan proses pencarian terhadap para korban dilakukan dengan melibatkan Kantor SAR Tanjungpinang, Polres Tanjung Uban, KPLP Tanjung Uban, Polairud Tanjung Uban serta masyarakat setempat. (Antara)
Baca Juga: Kapal Tenggelam di Mauritania, 57 Imigran Gambia Tewas di Lautan
Berita Terkait
-
Kapal Tenggelam di Mauritania, 57 Imigran Gambia Tewas di Lautan
-
Disambar Petir, Kapal Nelayan Tenggelam, Empat Orang Ditemukan Tewas
-
Detik-detik KMP Bini Andika Ditabrak Kapal Kargo di Perairan Masalembu
-
Siram Bensin, Tangan Wakapolres Bintan Hampir Terbakar saat Musnahkan Ganja
-
Penumpang Kapal yang Tenggelam di Pulau Angso Duo Sebut Ada Kebocoran
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- PLTS 100 GW Diproyeksikan Serap 1,4 Juta Green Jobs, Energi Surya Jadi Mesin Ekonomi Baru
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
Pilihan
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
-
Mandiri Tunas Finance Terancam Sanksi OJK Buntut Debt Collector Tusuk Advokat
Terkini
-
Minta Maaf ke Publik, Kapolri: Anggota Cederai Keadilan Akan Kami Tindak Tegas!
-
Polisi Tahan Ayah dan Anak Penganiaya Tetangga di Cengkareng, Terancam 7 Tahun Penjara
-
Ugal-ugalan dan Lawan Arus, Mobil Calya Diamuk Massa di Gunung Sahari
-
Golkar Dukung Langkah Sufmi Dasco Tunda Impor 105 Ribu Mobil Niaga India
-
Pasca-kecelakaan Beruntun, DPRD DKI Minta Transjakarta Evaluasi Penempatan Depot dan Jam Kerja Sopir
-
Sulap Kawasan Padat Jadi Destinasi Kuliner, Pemprov DKI Dukung Gentengisasi Menteng Tenggulun
-
Kemensos Gelar Operasi Katarak Gratis di Bekasi
-
Jelang Mudik Lebaran, Kapolri Minta Jajaran Maksimalkan Pengamanan Nasional
-
Polisi Turun Tangan Dalami Kasus Relawan Diteror Bangkai Anjing Tanpa Kepala di Aceh Tamiang
-
Adian Napitupulu Murka Ketua BEM UGM Diteror: Ini Kemunduran Demokrasi!