Suara.com - Politikus PSI Mohamad Guntur Romli menyindir Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan terkait Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan yang kekinian banyak disorot negatif.
Ia menilai Anies kini justru dibuat malu setelah terdapat anggota TGUPP rangkap jabatan dan gaji. Setelah itu, Ketua TGUPP Marco Kusumawijaya juga menyatakan mundur.
Melalui tulisan yang dibagikan melalui jejaring Twitter pribadinya, Guntur Romli mempertanyakan sikap Anies setelah adanya dua hal tersebut.
Ia mengungkit sikap Anies sebelumnya yang menyebut TGUPP sebagai tim yang efektif membantu kinerja gubernur.
"Saat @aniesbaswedan membela & memuji TGUPP, malah Ketua TGUPP mengundurkan diri & ada anggota TGUPP yg terbongkar rangkap jabatan & dapat gaji ganda, masih punya malu Nies?" tanya Guntur Romli, Selasa (10/12/2019).
Untuk diketahui, keberadaan TGUPP menjadi polemik di DPRD DKI Jakarta. Belakangan ini yang menjadi sorotan yakni adanya sejumlah anggota TGUPP yang merangkap jabatan.
Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi mendesak mereka yang bermain dua kaki untuk mengembalikan gaji lantaran menyalahi aturan.
Sementara itu, Ketua TGUPP Bidang Pengelolaan Pesisir Marco Kusumawijaya mengundurkan diri dari jabatannya.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) DKI Jakarta Suharti mengonfirmasi Marco mundur sejak 1 Desember 2019.
Baca Juga: Pengamat: Jokowi Mau Hukum Mati Koruptor, Tapi KPK Dilemahkan
Kepada Suharti, Marco mengaku memiliki alasan pribadi yang tidak ada hubungannya dengan kinerjanya selama di TGUPP. Suharti mengatakan Marco ingin fokus menulis buku.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil Bekas 50 Jutaan Cocok untuk Milenial, Bodi Stylish Tak Repot Perawatan
- 5 Moisturizer dengan Alpha Arbutin untuk Memudarkan Flek Hitam, Cocok Dipakai Usia 40-an
- 5 Rekomendasi Ban Tubeless Motor Matic, Tidak Licin saat Hujan dan Jalan Berpasir
- 7 Mobil Boros Bahan Bakar Punya Tenaga Kuda, Tetapi Banyak Peminatnya
- Kronologi Lengkap Petugas KAI Diduga Dipecat Gara-Gara Tumbler Penumpang Hilang
Pilihan
-
Dirumorkan Latih Indonesia, Giovanni van Bronckhorst Tak Direstui Orang Tua?
-
Jadi Kebijakan Progresif, Sineas Indonesia Ingatkan Dampak Ekonomi LSF Hapus Kebijakan Sensor Film
-
Daftar Maskapai RI yang Pakai Airbus A320
-
5 Tempat Ngopi Tersembunyi di Palembang yang Bikin Ketagihan Sejak Seduhan Pertama
-
6 HP 5G Paling Murah di Bawah Rp 4 Juta, Investasi Terbaik untuk Gaming dan Streaming
Terkini
-
Berapa Korban Banjir Sumatera Per 30 November 2025? Ini Data BNPB
-
Mangrove Bukan Sekadar Benteng Pesisir: Lebih dari Penjaga Karbon, Penopang Kehidupan Laut
-
Bantu Korban Banjir Aceh, 94 SPPG Gerak Cepat Salurkan 282 Ribu Paket Makanan!
-
Tinjau Bencana Banjir di Aceh, Mendagri Beri Atensi pada Infrastruktur Publik yang Rusak
-
Presiden Prabowo Didesak Tetapkan Darurat Bencana Nasional di Sumatera
-
Banjir Terjang Sumatera, Pimpinan Komisi X DPR Desak Dispensasi Pembayaran Uang Sekolah Bagi Korban
-
Pakar Dorong Pengetatan IUP: Reboisasi Dinilai Kunci Perbaikan Tambang
-
Direktur Eksekutif CISA: Kapolri Konsisten Jaga Amanat Konstitusi sebagai Kekuatan Supremasi Sipil
-
Cak Imin Sebut Ada Peluang Pemerintah Tetapkan Banjir-Longsor di Sumatera Berstatus Bencana Nasional
-
Rasa Bersalah Bahlil Lahadalia Soal Masa Lalunya di Bisnis Tambang yang Merusak Hutan