Suara.com - Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad memberi dukungan kepada Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo. Ia meminta Eddy untuk mengabaikan perihal ekspor lobster yang mendapat penolakan keras dari eks menteri KKP Susi Pudjiastuti.
Melalui jejaring Twitter pribadinya @Don_dasco, Dasco mengunggah foto selfie dirinya bersama Edhy Prabowo. Ia menyarankan Edhy untuk fokus dengan kebijakan yang direncanakan tanpa mempedulikan polemik mengenai ekspor lobster.
Menurutnya, pihak yang mengkritisi kebijakan ekpor lobster merupakan golongan orang yang belum bangkit dari masa lalu.
"Bro, menteri @Edhy_Prabowo, tetap semangat jadi menterinya Nelayan Indonesia. Jangan hirauin serangan lobster yang belum moveon, nanti rakyat yang menilai," kata Dasco, seperti dikutip Suara.com, Minggu (15/12/2019).
Tak cukup sampai di situ, Dasco juga mengingatkan Edhy untuk tetap rendah hati dalam menjalankan tugasnya.
Ia mengaitkan hal itu dengan hobi seseorang yang kerap menyewa maskapai milik pribadi saat melakukan kunjungan kerja. Kendati begitu, Dasco enggan membeberkan nama orang dimaksud.
"Tetaplah sederhana, dinas kemana-mana tetap pakai pesawat komersil, jangan charter pesawat apalagi kemudian nyewanya maskapai sendiri Gak keren banget," imbuhnya.
Untuk diketahui, Edhy Prabowo mengisyaratkan kebijakan ekpor benih lobster. Ia membuka larangan yang semula dicetuskan Susi Pudjiastuti.
Edhy Prabowo merasa kegiatan ekspor benih lobster dinilai tak akan merusak keseimbangan alam. Pasalnya, dia akan menerapkan kebijakan bahwa eksportir benih lobster harus membawa lobster indukan yang telah dikembangkan di negara lain kembali ke dalam negeri.
Baca Juga: 12 Pegawai KPK Mengundurkan Diri, Saut Sebut Bukan Karena UU Baru
Sehingga, Lobster indukan bisa bertelur dan menghasilkan benih lobster yang siap untuk diekspor.
"Setiap pengembang yang kita beri kesempatan 50 persen di Indonesia lobster ini setelah umurnya sebesar kelingking atau telunjuk kami minta 5 persen kita restocking kita masukkan di tempat benih benih itu diambil," jelas dia.
Dengan solusi ini, Edhy meyakini petani lobster bisa mendapatkan keuntungan yang lebih. Karena selain mengolah lobster, petani juga bisa mengekspor benih lobster.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara