Suara.com - Penghargaan Anugerah Adikarya Wisata 2019 kepada Colloseum Club 1001 telah dicabut oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta. Warganet kemudian bereaksi mendengar kabar ini.
Mereka ramai-ramai membuat tagar #4niesCuciTangan hingga masuk dalam daftar trending topik di Twitter pada Selasa (17/12/2019) siang.
Pantauan Suara.com, tagar #4niesCuciTangan ini telah dipakai pada sekitar 12 ribu kicauan dan terus bertambah.
Warganet merasa bahwa Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tidak mau disalahkan atas pemberian penghargaan kepada klab malam tersebut.
"Bukan maen Gubernur satu ini selain kebijakan nyeleneh sekarang malah demen cuci tangan #4niesCuciTangan" tulis @AbdulganieNstn di Twitter.
Warganet lain banyak yang mengunggah ulang kritikan yang dibuat akun @Airin_NZ berikut ini.
"Tanda tangan basah. Dibilangnya cetakan (emotikon). Anies Baswedan lu pikir warga Jakarta tuh isinya pendukung lu semua? Yang bisa dibodohi dengan permainan kata-kata lu? Lu pikir Jakarta isinya pendukung lu semua. Yang soal sertifikat surga aja dipercaya? Kalau mau bohong. Mbok ya mikir #4niesCuciTangan," tulis @Airin_NZ.
Hal serupa juga terjadi pada kicauan yang dibuat oleh @CH_chotimah.
Ia menulis, "Diberi penghargaan bukti bebas narkoba. Dicabut penghargaan bukti ada narkoba. Sesuai omongan 2 orang dibawah ini maka colloseum bukan hanya penghargaannya yang harus dicabut tapi tempatnya juga harus ditutup. Anies Baswedan berani gak? Tolong tag akun Fahira saya diblok. #4niesCuciTangan".
Baca Juga: Buka Balai Pengobatan Alternatif, H Malah Cabuli Pasien
Sebelumnya, pencabutan penghargaan terhadap diskotek Colosseum dikarenakan ditemukan penyalahgunaan narkoba di sana.
Penemuan itu berdasarkan razia yang dilakukan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) DKI Jakarta pada 7 September lalu. Hasilnya, BNNP mengamankan 34 orang yang positif menggunakan narkoba serta menyita 2.274 butir ekstasi.
Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menganggap tindakan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Kadisparbud) Alberto Ali terkait penghargaan Adikarya Wisata yang diberikan Alberto ke diskotek, Colosseum termasuk dalam kategori kesalahan fatal.
Buntut dari penghargaan itu, Anies telah memecat Alberto.
Berita Terkait
-
Copot Plt Kadisparbud karena Kasus Colosseum, Anies: Kesalahannya Fatal!
-
Imbas Beri Penghargaan ke Diskotek Colosseum, Anies Pecat Plt Disparbud DKI
-
Anies Minta Periksa Penilai Colosseum, Ferdinand: Pecat Dirinya Sendiri!
-
Cabut Penghargaan Diskotek Colosseum, Anies Disebut Takut Ditinggal FPI
-
Anies Cabut Penghargaan Colosseum, Teddy PKPI Beri Sindiran Telak
Terpopuler
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Usia 50 Tahun ke Atas
- Ini 4 Smartphone Paling Diburu di Awal Januari 2026
- 5 Sepatu Nike Diskon hingga 40% di Sneakers Dept, Kualitas Bagus Harga Miring
- 5 Tablet dengan SIM Card Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking Anti Ribet
- Beda dengan Inara Rusli, Wardatina Mawa Tolak Lepas Cadar Demi Uang
Pilihan
-
UMP Minim, Biaya Pendidikan Tinggi, Warga Jogja Hanya jadi Penonton Kemeriahan Pariwisata
-
Cek Fakta: Video Rapat DPRD Jabar Bahas Vasektomi Jadi Syarat Bansos, Ini Faktanya
-
Dipecat Manchester United, Begini Statistik Ruben Amorim di Old Trafford
-
Platform Kripto Indodax Jebol, Duit Nasabah Rp600 Juta Hilang Hingga OJK Bertindak
-
4 HP RAM 12 GB Paling Murah Januari 2026, Pilihan Terbaik untuk Gaming dan Multitasking
Terkini
-
Gedung Kedubes AS Diguncang Protes, Massa Buruh: Jangan Sampai Indonesia Jadi Sasaran Berikutnya
-
Peta Aceh Harus Digambar Ulang, Desa-Dusun di 7 Kabupaten Hilang Diterjang Bencana
-
Korupsi Mukena dan Sarung Bikin Negara Rugi Rp1,7 M, Pejabat-Anggota DPRD Diseret ke Meja Hijau
-
Ada Menteri Kena Tegur Prabowo di Retret Hambalang?
-
Geger Video Mesum Pasangan Misterius di Pos Polisi Tulungagung, Pelaku Diburu
-
Bupati Bekasi Ade Kuswara Ogah Bicara soal Dugaan Kasih Duit ke Kajari
-
Indonesia Dinominasikan Jadi Presiden Dewan HAM PBB, Apa Syarat Kriterianya?
-
Mendagri Dorong Percepatan Pendataan Rumah Rusak Pascabencana Sumatra
-
KPK 'Korek' Ketum Hiswana Migas di Pusaran Korupsi Digitalisasi SPBU Pertamina
-
Kejar Target Sebelum Ramadan, Satgas Galapana DPR RI Desak Sinkronisasi Data Huntara di Aceh