Suara.com - Pernyataan pedangdut Iis Dahlia yang membandingkan profesi pilot dengan driver ojek berbasis aplikasi alias ojek online alias ojol menjadi buah bibir di media sosial.
Salah satunya yang angkat bicara terkait pernyataan tersebut adalah politikus Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Mohamad Guntur Romli melalui akun jejaring sosial Twitter miliknya, @GunRomli.
Guntur Romli berkicau mengimbau Iis Dahlia bahwa profesi sopir ojol lebih mulia ketimbang sopir pesawat yang terlibat penyelundupan.
"Mbak Iis Dahlia, sopir ojol lebih mulia daripada sopir pesawat yang terlibat penyelundupan," cuit Guntur Romli, Rabu (18/12/2019).
Mulanya, Iis Dahlia mengomentari tudingan bahwa suaminya, Satrio Dewandono yang berprofesi sebagai pilot, terlibat kasus penyelundupan sepeda motor Harley Davidson serta sepeda Brompton di Garuda Indonesia.
Kemudian, Iis Dahlia menanggapi tudingan warganet yang menilai Satrio Dewandono disuap untuk menyelundupkan kendaraan bernilai fantastis tersebut.
"Ada yang tega berkomentar disuap berapa ya (suami gue)? Hey, lo pikir. Laki gue itu pilot, bukan sopir ojol. (Yang) kalau udah selesai ambil penumpang, minta bintang terus ada yang berbaik hati memberikan tip. Nggak kayak gitu," ujar Iis Dahlia saat ditemui di kawasan Kapten P Tendean, Jakarta Selatan, Selasa (17/12/2019).
Pernyataan Iis Dahlia menuai kontroversi. Ada yang menilai dia tidak bermaksud merendahkan profesi ojol karena ditujukan untuk komentar warganet yang nyinyir soal penyuapan.
"Mungkin gak ada maksud untuk merendahkan. Bisa jadi maksudnya dia 'laki gue pilot' (gajinya udah gede buat apa nyelundupin harley), 'bukan ojol' (gajinya yang gak seperti pilot). Karena bahasa bersifat netral, pikiran manusia aja yang nggak netral. Hehe Peace, love and gaul," cuit akun @ayuh***ani.
Baca Juga: Suami Iis Dahlia Pesan ke Anak: Papa Tidak Salah
"Bisa jadi ini headline dipelintir, mas. Karena tadi saya nonton Iis Dahlia di TV dia bilang bahwa bukan ojol karena pilot setelah antar penumpang tidak bisa dirating atau dikasih tip seperti ojol. Hanya makan gaji. Sepertinya tidak ada maksud merendahkan," cuit akun @si***bi
Namun, ada yang menilai pernyataan Iis Dahlia tersebut merendahkan sopir ojol. Warganet pun terbelah di media sosial, terutama di Twitter.
"Kami masyarakat keluarga ojol dan sopir ojol se-Indonesia. Merasa tersinggung dengan pernyataan Anda Iis Dahlia. Anda telah merendahkan profesi ojol apalagi yang lain, Semoga Allah cepat menjawab sakit hati kami. Aamiin," cuit akun @DeniHid0****692.
Sebelumnya, Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra atau yang lebih dikenal Ari Askhara dipecat oleh Menteri BUMN Erick Thohir.
Pencopotan ini ihwal dari kasus penyelundupan barang mewah Harley Davidson dan sepeda Brompton dalam pesawat Garuda Indonesia seri Airbus A330-900 Neo.
Atas peristiwa ini Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan negara mengalami kerugian Rp 1,5 miliar.
Berita Terkait
-
Suami Iis Dahlia Pesan ke Anak: Papa Tidak Salah
-
Bos Garuda Dituduh jadi Germo Pramugari, Kasusnya Diambil Alih Polda Metro
-
Adik Kriss Hatta Diisukan Jadi Gundik Dirut Garuda, Ibunda Tak Terima
-
CEK FAKTA: Istri dan Wanita Simpanan Eks Dirut Garuda Berantem, Benarkah?
-
Belajar Dari Malaysia: Strategi Hadapi Krisis Maskapai Nasional
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
KPAI: Anak Korban Kekerasan Daycare Little Aresha Yogyakarta Berpotensi Alami Trauma Serius!
-
AS Perketat Aturan Kartu Hijau, Pemohon yang Mendukung Palestina akan Ditolak
-
Rektor Paramadina: Penutupan Prodi Visi Jangka Pendek, Kampus Bukan Sekadar Cetak Pekerja!
-
Polisi Sikat Markas Narkoba Viral di Kebon Melati, 9 Orang Ditangkap dari Pinggir Rel!
-
Menaker Yassierli: Lulusan Perguruan Tinggi harus Miliki Strategi Triple Readiness Hadapi Era AI
-
Penghargaan Pemda Strategi Tingkatkan Kinerja dan Kepercayaan Publik
-
Wamensos Tegaskan Sekolah Rakyat Jadi Jalan Emas Putus Rantai Kemiskinan
-
KPAI Ungkap Dugaan Pelanggaran Berlapis di Kasus Daycare Litte Aresha Yogyakarta!
-
Hari Kekayaan Intelektual 2026, Kementerian Hukum Dorong Industri Olahraga dan Inovasi Nasional
-
Duel Lawan Begal! Karyawan Sablon di Jakbar Bersimbah Darah Demi Pertahankan Motor dan HP