Suara.com - Penjelasan petinggi Sunda Empire, Rangga Sasana membuat narasumber lain dan penonton tertawa.
Hal ini terjadi saat acara Indonesia Lawyers Club (ILC) TV One bertajuk "Siapa di Balik Raja-raja Baru" yang tayang pada Selasa (21/1/2020) malam.
Bahkan Muhammad Sofyan pengacara pemimpin Keraton Agung Sejagat (KAS) Totok Santoso dan Fanni Aminadia, sampai meringis dan tidak mengedipkan mata saat mendengat penjelasan Rangga.
Kejadian berawal saat Rangga menjelaskan tentang kekayaan Sunda Empire. Ia mengklaim anggota Sunda Empire tidak perlu membayar iuran apapun.
Karni Ilyas, pembawa acara bertanya, "Jadi Sunda Empire enggak perlu iuran anggota?"
Rangga langsung menjawab, "Enggak ada, lha wong punya duit kok iuran. Punya harta kok."
Ia menambahkan, "Begini tatanan bumi soal uang karena Sunda Empire punya tatanan satu tingkat tatanan alen dan bilen, ini undang-undang agraria perlu tahu semua. Maka dasar atas cetak uang negara itu didasarkan atas bumi kedalaman dengan 6 ribu kilometer sebanyak hampir 572 juta kilometer itu satu meter boleh cetak uang di dalam tatanan bumi sebagaimana Bank Dunia itu dengan dua ton metriks emas dengan harga sekarang konversinya".
Saat Rangga menjelaskan, Muhammad Sofyan yang duduk di sebelahnya tampak menatap dengan tajam. Wajahnya meringis dengan matanya tidak berkedip.
Ekspresi Sofyan saat menatap Rangga menjadi sorotan warganet. Beberapa warganet mengunggah fotonya di Twitter.
Baca Juga: Dulu Jadi Salon, Sekarang Begini Nasib Ruko Peninggalan Lina Jubaedah
Seperti unggahan yang dibuat akun Twitter @Cobeh09 yang melampirkan cuplikan video dari tayangan acara ILC semalam.
"Penjelasan..Letjen Rangga Sasana tentang kekayaan Sunda Empire sangat dahsyat! Sampai-sampai M. Sofyan (pengacara Totok Santoso) yang duduk di sebelahnya terpana, menatap penuh takjub..see..." tulis @Cobeh09.
Dia menambahkan, "M. Sofyan (pengacara Totok Santoso) yang duduk di sebelahnya tampak gregeten".
Sementara warganet lain yang merasa terwakilkan dengan ekspresi Sofyan.
Untuk diketahui, Rangga Sasana juga telah memberikan berbagai pernyataan kontroversial lain.
Ia mengklaim Sunda Empire dapat menghentikan perang nuklir hingga Bill Gates dan Jack Ma akan bergabung dengannya.
Berita Terkait
-
Sunda Empire Klaim Akan Gelar Pertemuan Seluruh Ibu Negara dan Ratu Dunia
-
Soal Keraton Agung Sejagat, Polisi: Bukan Lucu-lucuan, Ini Kriminal Murni
-
Sunda Empire Klaim PBB dan Pentagon Lahir di Bandung, Roy Suryo Ngakak
-
Petinggi Sunda Empire: Jangan Samakan Kami dengan Keraton Baru Lainnya!
-
Korban Keraton Agung Sejagat Takut Disemprot Istri saat Pulang ke Rumah
Terpopuler
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Hotman Paris Dampingi Keluarga Fandi Ramadhan ke DPR, Protes Tuntutan Mati Kasus 2 Ton Sabu
-
Kronologi Pemobil Calya Hitam Ugal-ugalan Lawan Arah di Gunung Sahari, Ternyata Pelatnya Palsu
-
Terima Hotman Paris dan Keluarga ABK Sea Dragon, Ketua Komisi III Singgung Rasa Keadilan Masyarakat
-
KPK akan Periksa Eks Menhub Budi Karya Pekan Depan Terkait Kasus DJKA
-
Dilarang di Jakarta, Viral di Jombang: Kenapa SOTR Jadi Polemik Tiap Ramadan?
-
Presiden RI Prabowo Subianto Tiba di Yordania, Disambut Jet Tempur F-16 dan Putra Mahkota Kerajaan
-
Pemerintah AS Investigasi Kesepakatan Indonesia Terkait Tarif Baru 15 Persen
-
Geger di Haji Nawi! Jasad Bayi Usia Sehari Dibuang di Tong Sampah, Dibungkus Tas Kertas
-
Marak Kasus Kekerasan, Aparat Akan Diberi Pelatihan Hak Asasi Manusia Agar Lebih Humanis
-
Anggota DPRD DKI Lukmanul Hakim Sepakat Minimarket Modern Ditutup dan Kopdes Dikuatkan