Suara.com - Pengacara kondang Hotman Paris Hutapea melayat dan mengikuti proses pemakanan Kiai Haji Salahuddin Wahid atau Gus Sholah dari awal sampai akhir.
Aksinya saat berada di Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang, Jawa Timur menyita perhatian publik.
Ia menyempatkan diri terbang dari Bali ke Jombang untuk menghadiri pemakaman sahabatnya. Bahkan sebelum jenazah tiba, Hotman telah hadir di Tebuireng, Senin (3/2/2020) siang.
Berikut 5 aksi Hotman Paris saat mengikuti proses pemakanan Gus Sholah yang dirangkum Suara.com, Selasa (4/2/2020).
1. Menunggu jenazah Gus Sholah
Begitu sampai di Tebuireng, Hotman disambut oleh para santri dan ulama yang hadir di sana untuk melayat.
"Saya sudah tiba di pesantren Tebuireng menunggu tibanya almarhum Gus Sholah yang hari ini akan dimakamkan," kata Hotman dalam video yang diunggah ke akun Instagram pribadinya @hotmanparisofficial.
Tampak di sampingnya, beberapa ulama mengajak Hotman berfoto. Sementara para santri di belakang terlihat mengerumuni pengacara kondang tersebut.
Baca Juga: Hotman Paris Jadi Sorotan Saat Melayat di Kediaman Gus Sholah
Dalam video itu Hotman juga menjelaskan bahwa tahun lalu ia datang ke Tebuireng untuk memberikan ceramah. Dari sana, sang pengacara mendapat gelar "gus" dari Gus Sholah.
2. Duduk di saf belakang
Ini adalah aksi Hotman yang paling menjadi sorotan. Ketika menunggu jenazah Gus Sholah, Hotman dihidangkan makanan dan dipersilakan makan sementara yang lainnya sedang salat Zuhur.
Hotman dipersilakan tetap berada dalam ruangan, duduk di bagian paling pelakang saf jemaah salat
"Netizen jangan nyinyir dulu! Sebelum tiba jenazah Gus Solah maka para Kyai sholat dzhuhur di rumah peninggalan pendiri NU (Hasyim Asy’ari). Hotman sudah mau keluar ruangan tapi oleh para kyai disuruh duduk dan dikasi makan," tulis Hotman.
Sang pengacara terlihat duduk diam di saf paling belakang saat para kyai dan ulama lainnya salat. Di depan Hotman yang duduk bersila, terdapat sejumlah piring berisi makanan.
"Hotman dikasi makan minum tapi harus duduk tenang jadi anak baik! Muka polos ya (yang sholat para kyai senior)," imbuh Hotman.
3. Pamer cincin dengan para kyai
Kejadian setelah para kyai salat tidak kalah heboh. Hotman diajak memamerkan cincinnya dengan para ulama di sana.
"Habis sholat : para Kyai ajak berphoto gaya kopi joni," tulis Hotman.
Awalnya Hotman berkenalan dengan seorang kyai bernama Yusuf yang juga memakai cincin. Lalu para ulama lainnya ikut-ikutan memamerkan cincin di jari mereka.
Sambil tersenyum, Hotman berkata, "Halo terjadi persaingan cincin antara si batak dengan para kyai. Kyai Yusuf nih, asli enggak nih? Wah ini pertarungan cincin antara para kyai".
4. Ikut desak-desakan dengan santri
Hotman tidak lekas beranjak pergi. Ia rela berdesak-desakan dengan para santri hingga jenazah Gus Sholah dibawa ke liang lahat.
Dalam video yang diunggahnya, Hotman tampak dikerumuni para santri. Mereka melambaikan tangan ke kamera dan menyapa.
Terlihat keringat bercucuran di dahi pengacara kondang itu.
"Lemas capek berdesak desak dengan para santri di acara pemakaman Gus Sholah di pesantren Tebu Ireng Jombang," tulis Hotman.
5. Jadi satpam berjas
Ketika jenazah Gus Sholah dibawa keluar ruangan, Hotman ikut mengawal. Ia berdiri di samping pintu untuk memberi jalan.
Hotman yang memakai jas berdiri di depan para santri. Sesaat setelah keranda jenazah Gus Sholah dibawa keluar dari pintu, Hotman membentengi kerumuman santri agar tidak menghalangi jalan.
"Awas Hotman jadi satpam berjas! Saat Alm Gus Sholah mau di bawa ke Mesjid di Pesantren Tebu Ireng Jombang! Para santri semua menunggu!" tulis Hotman.
Sebelumnya, Hotman juga terlihat sempat bersalaman dengan Mantan Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin yang keluar dari pintu.
Hotman menulis, "Selamat jalan Sahabatku Gus Sholah! Namaku Gus pemberian Gus solah (acara pemakaman di Pesantren Tebu Ireng! Hotman Kristen satu satunya yang hadir dan diterima dengan ramah oleh para kyai senior dan muda)(cuma aku yang batak dan agama kristen saat itu disana)"
Berita Terkait
-
Hotman Paris Jadi Sorotan Saat Melayat di Kediaman Gus Sholah
-
Pelayat Gus Sholah Salat Zuhur, Hotman Diminta Kiai Makan di Saf Belakang
-
Sebelum Wafat, Gus Sholah Sampaikan Hal Ini Kepada Gus Mus
-
Ribuan Santri Berdesakan Antar Gus Sholah ke Peristirahatan Terakhir
-
Tangis Khofifah Pecah saat Pemakaman Gus Sholah
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- PLTS 100 GW Diproyeksikan Serap 1,4 Juta Green Jobs, Energi Surya Jadi Mesin Ekonomi Baru
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
Pilihan
-
Wafat di Usia 74 Tahun, Ini 7 Kontroversi Alex Noerdin: Kasus Korupsi hingga Dana Bagi Hasil Migas
-
Sadis! Pria di Bantul Tewas Ditebas Parang di Depan Anak Istri Saat Tertidur
-
Minta Restu Jokowi, Mantan Bupati Indramayu Nina Agustina Bachtiar Gabung PSI
-
Sumsel Berduka, Mantan Gubernur Alex Noerdin Meninggal Dunia
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
Terkini
-
Dari BoP sampai Perjanjian Dagang: Lawatan Prabowo ke AS Dianggap Tabrak Konstitusi, Ini Alasannya
-
Anggota Denintel Kodam XVII/Cendrawasih Gugur Diserang KKB di Nabire
-
Redefinisi Peran Pemuda Betawi di Tengah Transformasi Jakarta Menjadi Kota Global
-
Ketua Banggar DPR Kritisi Impor 105.000 Mobil Niaga dari India: Ancaman bagi Industri Dalam Negeri
-
PSI Gelar Mudik Gratis 2026: Siapkan 100 Bus untuk 5.000 Penumpang, Ini Cara Daftarnya!
-
Soal PT 7 Persen, Titi Anggraini: Ambang Batas Fraksi Lebih Adil Bagi Suara Rakyat
-
Menag Tegaskan Zakat Tak Boleh untuk MBG, Penyaluran Wajib Sesuai 8 Asnaf
-
KPK Kembali Panggil Eks Menhub Budi Karya Sumadi Jadi Saksi Dugaan Suap Proyek DJKA
-
Maidi Diduga Terima Upeti 10 Persen Proyek PUPR Kota Madiun, KPK Cecar 6 Anak Buah
-
KPK Periksa Enam Pejabat Dinas PUPR Kota Madiun Terkait Korupsi Wali Kota Maidi