Suara.com - Polisi telah meringkus SM (40), wanita yang telah menganiaya anak bayinya yang masih berusia empat bulan hingga tewas.
Aksi penganiayaan yang dilakukan SM terbilang sadis. Bayi berinisial MZAG itu dipukuli hingga dilempar ke got oleh ibu kandungnya sendiri.
Tindakan kekerasan itu yang mengakibatkan bayi malang itu putus nyawa terjadi di sebuah rumah Jalan Bulian Desa Tirta Kencana, Kecamatan Rimbo Bujang, Selasa (4/2/2020) dini hari.
Kapolsek Rimbo Bujang, Iptu Joko Wibowo seperti dikutip dari Jambiseru.com--jaringan Suara.com, Rabu (5/2/2/2020), menyampaikan, SN dicokok setelah polisi mendalami laporan terkait aksi penganiayaan itu.
"Untuk penyelidikan lanjut. pelaku sudah kami amankan di Mapolsek Rimbo Bujang," kata Joko.
Nyawa bayi malang itu tak tertolong setelah sempat dilarikan ke sebuah puskesmas.
Joko menyampaikan, dari keterangan dari keluarga, SM melakukan tindakan sadis itu lantaran diduga mengidap gangguan jiwa. Terkait kasus ini, polisi pun masih menyelidiki keterangan SM untuk menggali kasus pembunuhan terhadap darah dagingnya itu.
"Dari hasil penyelidikan sementara dan keterangan pihak keluarga, pelaku diduga mengalami stres," katanya.
Baca Juga: Bayi Dibunuh karena Ngompol, Adriana jadi Tersangka, Suami Kena Wajib Lapor
Berita Terkait
-
Seminggu Pergi Pesta, Maria Tega Biarkan Anak Mati Kelaparan
-
Bayi Dibunuh karena Ngompol, Adriana jadi Tersangka, Suami Kena Wajib Lapor
-
Tewas Dijedotkan ke Tembok, Bayi yang Dianiaya Ibunya Sempat Kejang-kejang
-
Dibunuh karena Suka Mengompol, Adriana Diciduk saat Kubur Bayinya
-
Ibu Bunuh Bayi, Lempar Anaknya hingga Tewas lalu Dikubur di Belakang Rumah
Terpopuler
- 5 Mobil Listrik Paling Murah di 2026 untuk Harian, Harga Mulai Rp60 Jutaan
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 7 Sepatu Lari yang Awet untuk Pemakaian Lama, Nyaman dan Tahan Banting
- 63 Kode Redeem FF Max Terbaru 27 Maret 2026: Klaim Bundel Panther, AK47, dan Diamond
Pilihan
-
Profil Sertu Farizal Rhomadhon, Prajurit TNI asal Kulon Progo yang Gugur di Lebanon
-
1 Prajurit TNI di Lebanon Gugur Dibom Israel, 3 Lainnya Luka-luka
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
Terkini
-
Polda Banten Bongkar TPPO Modus Open BO via Aplikasi, Dua Pelaku Ditangkap
-
Apa Itu UNIFIL? Pasukan Perdamaian PBB Digempur Israel Sampai TNI Gugur
-
Gunungan Sampah di Pasar Induk Kramat Jati Menumpuk hingga 6 Meter, Ini Penyebabnya
-
Cara Cerdas Australia Mati-matian Turunkan Harga BBM di saat Perang Iran, Agar Rakyat Tak Terbebani
-
Sidang Korupsi Chromebook Kembali Digelar, Nadiem Ngaku ke Hakim Baru Jalani Operasi Keempat
-
Cak Imin Sentil Jaksa soal Kasus Korupsi Videografer Amsal: Nilai Kreativitas Rp0, Sama Saja Dibunuh
-
Intip Wanita Pemandu Kereta Odong-odong di Toilet, ABG 18 Tahun Ditangkap
-
Rudal Iran Hantam Fasilitas Kimia Israel, Ancaman Gas Beracun Picu Kepanikan
-
Bawa Buku Paradoks Indonesia, Diaspora di Tokyo Ungkap Kesan Haru Bertemu Presiden Prabowo
-
Prajurit Gugur di Lebanon, DPR Desak Evaluasi Misi Perdamaian TNI