Suara.com - Sikap Calon Wakil Gubernur (Cawagub) DKI Jakarta Ahmad Riza Patria yang tak mau menyebutkan kekurangan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengundang pertanyaan dari Fraksi PDIP di DPRD DKI. Lantaran, ungkapan tersebut ditafsirkan bahwa Riza tidak bisa berbuat banyak jika menjabat sebagai Wagub.
Pertanyaan itu dilontarkan Ketua Fraksi PDIP Gembong Warsono saat Riza dan rombongan Gerindra menyambangi fraksinya. Gembong mengaku kaget melihat pemberitaan dari media massa soal pernyataan Riza itu.
"Jangan seperti Pak Riza bilang tidak ada kekurangannya (Anies), kaget aku kaget," ujarnya di ruangan fraksi PDI-P gedung DPRD DKI, Rabu (5/2/2020).
Mendengar pernyataan Gembong, Riza memberikan alasan. Menurut Riza sesuai ajaran agama yang dianutnya, keburukan seseorang harus dipendam. Sementara yang harus diungkap adalah kebaikannya.
"Kalau di agama saya mengajarkan untuk menyampaikan yang baik-baik dari setiap orang. Yang aib itu harus disimpan, apalagi sekadar cuma yang kurang," jelas Riza
Menurutnya seorang bawahan tidak boleh mengungkap kejelekan atasannya. Ia menyebut hal ini juga terjadi di lingkup pemerintah pusat.
"Enggak ada Wakil Presiden seperti Jusuf Kalla dan Maruf Amin yang menunjukkan kekurangan presidennya ke publik," jelasnya.
Namun saat di agenda meminta dukungan pada partai dengan perolehan kursi terbanyak di DPRD DKI ini, Riza menyebut Anies punya keterbarasan. Ia berjanji kepada kader partai lambang banteng moncong putih ini bakal membantu Anies dengan berbagi tugas.
"Saya akan ikuti arahan kebijakan gubernur, beliau juga punya keterbatasan. Pasti bagi tugas," katanya.
Baca Juga: Riza Patria Sambangi Fraksi PDIP Minta Dukungan, Gembong: Gak Bisa Sekarang
Berita Terkait
-
Riza Patria Sambangi Fraksi PDIP Minta Dukungan, Gembong: Gak Bisa Sekarang
-
Sudah Kunjungi 6 Fraksi, Riza Dapat Masukan Soal Hubungan Pusat dengan DKI
-
Dikunjungi Riza Patria, Nasdem dan Demokat DPRD DKI Belum Nyatakan Dukungan
-
Cari Penggantinya, Sandiaga Usul Buat Sesi Debat Terbuka untuk Cawagub DKI
-
Riza Patria Tak Berani Sebut Kekurangan Anies, Ketua PDIP: Saya Jadi Kaget
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
-
Gempa M 4,2 Guncang Pacitan Terasa hingga Yogyakarta: 7 Orang Luka dan Sejumlah Bangunan Rusak
-
Hakim PN Depok Tertangkap Tangan Terima Ratusan Juta dari Swasta, KPK Lakukan OTT!
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
Terkini
-
Duduk Perkara Ketegangan Dishub DKI dan Sekelompok Pria di Tanah Abang Terkait Parkir Trotoar
-
Usut Manipulasi Pajak, Kejagung Tunggu Hasil Audit Penghitungan Kerugian Negara dari BPKP
-
Kemenkes Bangun 66 RS Tipe C di Daerah Terpencil, Apa Saja Fasilitas Canggihnya?
-
KPK Ungkap Ada Jatah Bulanan Rp7 Miliar ke Bea Cukai Agar Tak Cek Barang Bawaan PT Blueray
-
Terkuak! Alasan Kejagung Pertahankan Cekal Saksi Kasus Korupsi Pajak Walau KUHP Baru Berbeda
-
Skema Belajar Ramadan 2026: Pemerintah Minta Sekolah Perkuat Pendidikan Karakter
-
Gempa M 4,2 Guncang Pacitan Terasa hingga Yogyakarta: 7 Orang Luka dan Sejumlah Bangunan Rusak
-
Polda Metro Jaya Periksa Pandji Pragiwaksono Hari Ini Terkait Kasus Mens Rea
-
Truk Tabrak Separator, Ribuan Penumpang Transjakarta Terjebak Macet Parah di Tanjung Duren
-
OTT Bea Cukai: KPK Sita Rp40,5 Miliar, Termasuk Emas 5,3 Kg dan Uang Valas