Suara.com - Jagat media sosial dibuat ramai dengan kemunculan tagar #GusNadirMenag. Warganet meminta agar Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengganti Menteri Agama Fachrul Razi dengan Rais Syuriah PCI Nahdlatul Ulama Australia Nadirsyah Hosen atau kerap disapa Gus Nadir.
Dari pantauan Suara.com, Jumat (7/2/2020), tagar #GusNadirMenag masuk dalam daftar topik terhangat yang paling banyak dibicarakan di media sosial Twitter. Ribuan cuitan menggunakan tagar tersebut memenuhi linimasa Twitter.
Publik menilai kinerja Fachrul Razi sebagai Menag harus dievaluasi. Sebab, ia dinilai seringkali membuat kegaduhan publik.
Terkini soal wacana pemulangan 600 WNI eks kombatan ISIS yang memicu kontroversi. Fachrul Razi dinilai gagal menyikapi persoalan tersebut.
Wacana pemulangan WNI eks kombatan ISIS tersebut berawal saat Fachrul Razi menyebut Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) bakal memulangkan 600 warga negara Indonesia yang tergabung dalam ISIS dari Timur Tengah.
Wacana tersebut langsung menuai kontroversi. Berbagai penolakan dari banyak pihak bermunculan, namun tak sedikit pula yang mendukung wacana tersebut.
Warganet mendesak agar Jokowi segera melakukan resuffle kabinet dan mengganti Fachrul Razi. Sosok yang digadang-gadang layak menggantikan Fachrul Razi adalah Gus Nadir.
Gus Nadir menjadi dosen tetap fakultas hukum di Universitas Monash, Australia. Anak dari Ketua Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) selama dua dasawarsa (1981-200) Prof. KH Ibrahim Hosen ini juga aktif menulis buku, hingga kini sudah banyak buku yang ia tulis dan terbitkan.
"Semoga pak @jokowi mendengar aspirasi warganet +62 karena yang menjabat sekarang banyak blundernya dan bikin gaduh melulu," kata @zoelfawzie.
Baca Juga: Tak Ikut Rekonstruksi, Novel: Mata Kiri Saya Tak Bisa Melihat
"Butuh orang yang berkompeten untuk menjadi menteri agama. Saya kira gus @na_dirs adalah orangnya," ucap @h_djajapermana.
"#GusNadirMenag jadi trending topic lagi hari ini. Ini desakan dari rakyat kepada pak @jokowi untuk segera me-resuffle Menag yang sudah ompong," ungkap @miswanto80.
Berita Terkait
-
Rumor Pemulangan WNI Eks ISIS, Sikap Jokowi Dibilang Kurang Etis
-
Wacana Pulangkan 600 WNI eks ISIS, Tagar #TolakEksWNIproISIS Menggema
-
Soal Pemulangan WNI Eks ISIS, Gus Nadir: Gak Paham dengan Pernyataan Jokowi
-
Skandal Andre Gerebek PSK, Publik Serukan Tagar #SaveNN Desak NN Dibebaskan
-
Rencana Pemulangan WNI Eks-ISIS, Wapres Ma'ruf: Jika Menular Berbahaya Juga
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
Terkini
-
Andrie Yunus Jalani Operasi Lanjutan, Dokter Fokus Selamatkan Bola Mata Kanan
-
Arus Lebaran 2026 Menguat, Tol GempolPasuruan Didominasi Pergerakan ke Arah Pasuruan
-
Optimalkan SDA untuk Kemandirian Nasional, Prabowo Pacu Hilirisasi dan Ketahanan Energi
-
Prabowo Dorong Reformasi TNI: Penegakan Hukum Internal Diperketat, Tak Ada Toleransi Pelanggaran!
-
Cerita Arus Balik: Syamsudin Trauma Macet 27 Jam di Jalan, Derris Pilih War Tiket Sejak H-45
-
Anak Durhaka! Kata-kata Sadis Remaja 18 Tahun Usai Bunuh Ibu Kandung
-
Akal Bulus Model Cantik Tipu Pria Kaya, Korban Merugi Sampai Rp3 Miliar
-
Dear Donald Trump! Ini Ada Ejekan dari Jubir Iran: Malu yah Kalah Perang
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
AS-Israel Lakukan Kejahatan Perang: 600 Sekolah Hancur, 66 Balita Iran Tewas