Suara.com - Pemerintah Singapura ramai-ramai mengenakan alat kontrasepsi kondom untuk mencegah penularan Virus Corona atau COVID-19.
Ya, sejak pemerintah Singapura menyatakan kode oranye untuk penyebaran Virus Corona, warga membeli segala hal guna menangkal virus dari Wuhan, China, itu.
Seperti disadur Suara.com dari World of Buzz, Kamis (13/2/2020), mereka menyerbu apotek serta minimarket meski pemerintah sudah mengimbau untuk tidak menumpuk persediaan.
Barang-barang seperti masker, alkohol pembersih tangan, tisu, makanan ringan ikut diborong. Tapi anehnya ada lho yang memborong kondom. Lho buat apa ya?
Berdasarkan foto yang dibagikan warganet Singapura di Reddit dan Twitter, diyakini bahwa mereka menggunakan kondom untuk melindungi jari-jari ketika perlu menekan tombol lift apa pun.
Mereka menilai Virus Corona bisa saja menular melalui sentuhan. Kenapa tidak menggunakan sarung tangan ya?
Berita Terkait
-
Update Virus Corona Covid-19 Kematian Tembus 1.357 Orang, 60.061 Terinfeksi
-
Dilanda Wabah Virus Corona, Hong Kong Perpanjang Masa Penutupan Sekolah
-
Ini 5 Situs Online Tepercaya Melacak Penyebaran Virus Corona
-
Menhub Tak Tahu Isu Penumpang Lion Air Terjangkit Virus Corona
-
Korban Tewas Virus Corona Tembus 1.310 Orang, 48 Ribu Terjangkit
Terpopuler
- 9 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 9 HP Redmi RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan, Lancar Jaya Dipakai Multitasking
- Semurah Xpander Sekencang Pajero, Huawei-Wuling Rilis SUV Hybrid 'Huajing S'
- 5 Sepatu New Balance yang Diskon 50% di Foot Locker Sambut Akhir Tahun
- 5 Lem Sepatu Kuat Mulai Rp 3 Ribuan: Terbaik untuk Sneakers dan Bahan Kulit
Pilihan
-
Kutukan Pelatih Italia di Chelsea: Enzo Maresca Jadi Korban Ketujuh
-
4 HP Memori Jumbo Paling Murah dengan RAM 12 GB untuk Gaming Lancar
-
In This Economy: Banyolan Gen Z Hadapi Anomali Biaya Hidup di Sepanjang 2025
-
Ramalan Menkeu Purbaya soal IHSG Tembus 9.000 di Akhir Tahun Gagal Total
-
Tor Monitor! Ini Daftar Saham IPO Paling Gacor di 2025
Terkini
-
Pendidikan Tak Boleh Terputus Bencana, Rektor IPB Pastikan Mahasiswa Korban Banjir Bisa Bebas UKT
-
42 Ribu Rumah Hilang, Bupati Aceh Tamiang Minta BLT hingga Bantuan Pangan ke Presiden Prabowo
-
Tanggul Belum Diperbaiki, Kampung Raja Aceh Tamiang Kembali Terendam Banjir
-
Prabowo Setujui Satgas Kuala! Anggarkan Rp60 Triliun untuk Keruk Sungai dari Laut
-
Tawuran Awali Tahun Baru di Jakarta, Pengamat Sebut Solusi Pemprov DKI Hanya Sentuh Permukaan
-
Tiket Museum Nasional Naik Drastis, Pengamat: Edukasi Jangan Dijadikan Bisnis!
-
Timbunan Sampah Malam Tahun Baru Jogja Capai 30 Ton, Didominasi Alas Plastik dan Gelas Minuman
-
Nasib Pedagang BKT: Tolak Setoran Preman, Babak Belur Dihajar 'Eksekutor'
-
Ragunan 'Meledak' di Tahun Baru, Pengunjung Tembus 113 Ribu Orang Sehari
-
KUHP Baru Berlaku Besok, YLBHI Minta Perppu Diterbitkan Sampai Aturan Turunan Lengkap