Suara.com - Pemprov DKI Jakarta bakal menambah unit rumah DP 0 rupiah. Pada tahun 2022 mendatang, BUMD DKI Perumda Sarana Jaya ditargetkan sudah membangun 13.830 unit rumah DP 0 rupiah.
Direktur Pengembangan Perumda Pembangunan Sarana Jaya, Indra S. Arharrys mengatakan rencana ini sesuai dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) DKI Jakarta 2017-2022.
Nantinya, kata Arief, 13.830 unit itu dibangun di atas dengan luas kurang lebih 30 hektare. Dari seluruh luasan lahan itu, 30 persennya akan dibangun rumah DP 0 rupiah.
Sedangkan sampai Agustus 2019, pihaknya sudah membangun sebanyak 780 unit di Pondok Kelapa. Target tahun 2021 adalah 3.050 unit dan pada 2022 sebanyak 10 ribu unit.
"Ini sebenarnya harapan kami sebagai BUMD dalam mendukung Pemprov DKI menyediakan rumah DP 0 Rupiah," ujar Indra kepada wartawan, Jumat (14/2/2020).
Ia menjelaskan, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), kurang lebih 1,4 juta rumah tangga di Jakarta belum memiliki rumah tinggal sendiri. Lahan yang tinggal sedikit dan harganya yang mahal dianggap menjadi penyebabnya.
"Program DP 0 Rupiah ini program unggulan Pemprov DKI Jakarta bagi warga berpenghasilan rendah, sebagai solusi warga Jakarta pada tahap awal memiliki rumah dengan harga terjangkau," tuturnya.
Selain membangun rumah DP 0 rupiah, pihaknya juga akan melakukan penataan di kawasan Tanah Abang. Bahkan, Sarana Jaya akan membuat pusat bisnis seperti Sudirman Central Business District (SCBD).
"Kami ditugaskan oleh Pak Gubernur dalam hal ini Pemprov DKI Jakarta untuk melaksanakan pengembangan sentra primer Tanah Abang dengan lahan total kurang lebih sekitar 27,26 hektar dimana 13,3 hektar nya sedang proses penyediaan lahan. Harapannya nanti jika itu terjadi bisa memindahkan seperti SCBD ke Tanah Abang," kata Indra.
Baca Juga: Sebut Anies Manipulasi Rekomendasi TACB, Ketua DPRD DKI: Pembohongan Publik
Sementara Kepala Bappeda DKI, Nasrudin Djoko Surjono menyebutkan di Pemprov DKI Jakarta, program rumah DP 0 dan Sentra bisnis Tanah Abang akan berkolaborasi dengan pihak swasta.
“Saat ini, Pemprov DKI Jakarta memiliki 73 kegiatan strategis daerah, di antaranya adalah penyediaan rumah DP 0 Persen, penataan kawasan pemukiman, hingga perbaikan tata kelola rumah susun," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Anies Pamer Wajah Baru Jakarta, Malah Jadi Bulan-bulanan Warganet
-
Pohon di Monas Jadi Furnitur, PSI: Anies Didesak Tanggung Jawab
-
Pemprov DKI Jakarta Larang Ondel-Ondel Ngamen di Jalan
-
Babak Baru Keanehan Proyek Monas Anies Demi Formula E
-
Pemprov DKI Banting Harga di Program Pangan Murah, Ini Syarat Mengikutinya
Terpopuler
- PP Nomor 9 Tahun 2026 Resmi Terbit, Ini Aturan THR dan Gaji ke-13 ASN
- Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
- 5 Rekomendasi Body Lotion Terbaik Mencerahkan Kulit di Indomaret
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Promo Kue Kaleng Lebaran Indomaret Alfamart Terbaru, Harga Serba Rp15 Ribuan
Pilihan
-
Yaqut Diperiksa KPK Pekan Ini Usai Praperadilannya Ditolak, Langsung Ditahan?
-
Dua Kali Blunder Kiper Tottenham Antonin Kinsky Bikin Igo Tudor Kehabisan Kata-kata
-
Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan
-
Trump Bilang Perang Segera Selesai, Iran: Ngaku Saja, Amunisi Kalian Sudah Mau Habis
-
Selain Bupati, KPK Juga Gelandang Wabup Rejang Lebong ke Jakarta Usai OTT
Terkini
-
Malam Mencekam di Utara Israel! Roket Hizbullah Hancurkan Bangunan,5Orang Jadi Korban
-
RESMI! Dewan Keamanan PBB Minta Iran Stop Rudal Negara Sekutu AS-Israel di Timur Tengah
-
Presiden Krosia Zoran Milanovic Sebut Israel Teroris, Kecam Serangan AS ke Iran
-
Drone Iran Hantam Dubai Creek Harbour Saat Militer Israel Mulai Gempur Teheran Besar-besaran
-
Upaya Kabur Gagal, Dua Tersangka Korupsi Kementan Diciduk Polisi di Ogan Ilir
-
Bazar Ramadan, Upaya Pemerintah Jaga Stabilitas Harga Pangan
-
Mabes TNI Jelaskan Mutasi Pati: Pangdam Jaya Jadi Bintang Tiga, Jabatan Kaster TNI Diaktifkan Lagi
-
Pemkot Semarang Siapkan 7 Armada Bus Angkut Pemudik Asal Semarang di Jakarta
-
Media Israel Tuduh Mojtaba Khamenei Patah Kaki Habis Dibom Demi Pencitraan Jadi Pahlawan
-
Ironi Jakarta Menuju Kota Global: Aspal Terus Dibongkar Akibat Tak Punya Sarana Utilitas Terpadu