Suara.com - Sebanyak 879.736 tiket kereta api lebaran reguler masa angkutan Lebaran 2020 dari Daerah Operasi 1 Jakarta sudah bisa dipesan mulai H-90 untuk keberangkatan H-10 Lebaran atau 14 Mei 2020 dan seterusnya.
Executive Vice President Daop 1 Jakarta Dadan Rudiansyah mengatakan tiket kereta api lebaran reguler masa angkutan Lebaran 1441 H dijual mulai 14 Februari 2020 pukul 00.00 WIB melalui laman KAI, aplikasi KAI Access, dan seluruh saluran penjualan resmi KAI lainnya.
Guna melayani perjalanan mudik para pengguna kereta api lebaran, Daop 1 Jakarta akan mengoperasikan 67 KA reguler, yang terbagi 37 KA keberangkatan dari Stasiun Gambir, 27 KA dari Stasiun Pasar Senen, dan tiga kereta api lebaran dari Stasiun Jakarta Kota.
Sedangkan untuk ketersediaan tempat duduk, dalam kurun waktu 22 hari masa angkutan Lebaran 14 Mei - 4 Juni 2020 (H-10 sampai dengan H+10) untuk keberangkatan kereta api lebaran reguler di area Daop 1 Jakarta tersedia sebanyak 879.736 tempat duduk, yang terbagi dari 405.856 tempat duduk keberangkatan dari Stasiun Gambir, 426.360 tempat duduk keberangkatan dari Stasiun Pasar Senen dan 47.520 tempat duduk dari Stasiun Jakarta Kota.
"Di masa angkutan Lebaran 2020, ada beberapa kereta api lebaran baru keberangkatan di wilayah Daop 1 Jakarta, sesuai Gapeka 2019. Seperti hadirnya KA Anjasmoro, Dharmawangsa, Turangga, Argo Wilis dan Malabar. Semoga semakin dapat mengakomodir kebutuhan pengguna KA untuk perjalanan mudik," jelas Dadan Rudiansyah.
Sebagai langkah antisipasi meningkatnya jumlah pengunjung saluran penjualan tiket, KAI telah mengoptimalkan sistem penjualan tiket serta menambah kapasitas peladen (server) dan bandwidth sebanyak dua kali lipat dari hari biasa. Hal ini bertujuan agar pemesanan tiket di seluruh saluran dapat berjalan dengan lancar.
PT KAI Daop 1 Jakarta mengimbau calon penumpang agar lebih teliti dalam memasukkan tanggal, rute atau data diri penumpang saat melakukan pemesanan tiket. Rencanakan perjalanan sebaik mungkin termasuk estimasi perjalanan ke stasiun.
“Pastikan pemesanan tiket Lebaran 2020 melalui saluran resmi KAI atau mitra resmi yang telah bekerja sama dengan KAI guna menghindari penipuan, gangguan sistem, atau adanya biaya jasa yang tidak wajar," kata Dadan. (Antara)
Baca Juga: Pesan Tiket Kereta Api Lebaran Surabaya, Disediakan 19.848 Kursi
Berita Terkait
-
Pesan Tiket Kereta Api Lebaran Surabaya, Disediakan 19.848 Kursi
-
Kereta Api Lebaran Purwokerto Diberangkatkan Mulai 14 Mei 2020
-
Cara Pesan Tiket Kereta Api Lebaran 2020
-
Catat! Tiket Kereta Api untuk Lebaran Sudah Bisa Dibeli Mulai 14 Februari
-
Kereta Terlambat 1 Jam, Penumpang Berhak Minta 100 Persen Uang Kembali
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
-
Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
Terkini
-
ICW Bakal Lapor KPK: Stop Potensi Korupsi Mobil Kopdes Merah Putih Rp5,5 T Sebelum Terlambat!
-
Resmikan 5 Bendungan Rp9,79 Triliun, Prabowo Bidik Ketahanan Pangan hingga Energi
-
Misteri Status Jampidsus Febrie: Bukti Disebut Cukup, Tapi Terbentur Tembok Kekuasaan?
-
Kisah Penyuluh Kepercayaan di DIY: Dulu Ditolak Sekolah, Kini Sambut Hari Kepercayaan 13 Juli
-
Cari Honda Beat EA 6129 KB Milik Mahasiswi Tewas di Kos Mataram, Keluarga Siapkan Hadiah Rp20 Juta
-
ICW Temukan Selisih Harga Fantastis Pengadaan Mobil KDKMP, Potensi Rente Tembus Rp5,5 Ttriliun
-
Hendardi Sentil Kejagung: Jangan Defensif dan Lecehkan Nalar Publik Soal Penanganan Korupsi
-
Di Balik Penggeledahan yang Dikaitkan dengan Febrie Adriansyah: Anomali dan Tanda Tanya Penyidikan
-
Sindir Kejahatan di Tubuh Jaksa, Mahasiswa Desak DPR Kawal Kasus Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dulu Diandalkan, Sekarang Jadi Ancaman, Mengapa Jokowi Disebut Cemas dengan Jampidsus Febrie?