Suara.com - Polemik Rancangan Undang-undang (RUU) Ketahanan Keluarga semakin memanas ketika anggota DPR Fraksi PKS Netty Prasetiyani, salah satu pengusul RUU Ketahanan Keluarga, menjelaskan alasan kamar anak dipisah karena agar tidak terjadi incest alias hubungan sedarah.
Hal ini memicu perdebatan soal incest ramai diperbincangkan masyarakat. Tak terkecuali oleh budayawan Sujiwo Tejo.
Menurut Sujiwo Tejo, semakin orang tua tidak terbuka soal edukasi seks kepada anak, potensi incest akan semakin bertambah.
Melalui unggahan yang ditulis dalam akun Twitter pribadinya, Sujiwo Tejo juga menjelaskan cara agar tidak terjadi hubungan sedarah dalam keluarga.
"Semakin kita sok jaim, semakin banyak yang ditutup-tutupi atas nama ini itu, semakin potensi inces dalam keluarga membesar. Semakin kita terbuka, semakin kita dianggap amoral, justru semakin kita bermoral dalam hal tidak inces," cuit Sujiwo Tejo, Jumat (21/2/2020).
Terbuka pada anak tentang edukasi seks dilakukan sang dalang kepada anaknya sejak kecil. Salah satu caranya, melalui nama panggilan yang merujuk pada alat kelamin laki-laki dan perempuan.
Sujiwo memanggil anak-anaknya sejak kecil dengan istilah bahasa Jawa untuk vagina dan penis.
"Itu kenapa dari kecil anak-anak wadonku(perempuan) kupanggil vagina (dalam bahasa Indonesia) anak cowokku kupanggil penis (dalam bahasa Indonesia), agar mereka berpikir bahwa tak ada yang jorok di dunia ini," kata Sujiwo Tejo.
Ia menambahkan, "Yang jorok adalah cara kita berpikir. Kujelaskan sejak dini ke mereka bahwa mereka berasal V dan P itu".
Baca Juga: SMPN 1 Turi Dipenuhi Papan Bunga Duka Cita
Menurutnya, ini bukan hal yang baru. Leluhur mengajar agar seks tak dianggap jorok oleh manusia sejak masa anak-anak.
"Anak wadon dipanggil bawuk (vagina), anak lagi dipanggil kulup (pucuk kulit penis), lalu tibalah massa agar ini ditutup-tutupi dan anak-anak jadi penasaran dengan imajinasi liarnya masing-masing," ujar Sujiwo Tejo.
Ia berpendapat, seharusnya bahasa ibu untuk alat kelamin laki-laki maupun perempuan tidak hanya menjadi bahan umpatan.
"Hari ini adalah hari Bahasa Ibu. Mengherankan bahwa nama alat kelamin dalam bahasa ibu cuma untuk umpatan, giliran di forum resmi pakai Vagina/Penis. Mestinya sebaliknya, Vagina/Penis untuk mengumpat, di forum-forum resmi pakai nama alat vital dalam Bahasa Ibu," kata Sujiwo Tejo, seperti dikutip Suara.com, Sabtu (22/2).
Beberapa warganet sependapat dengan cuitan Sujiwo Tejo. Mereka menjelaskan cara memanggil anak laki-laki dan perempuan dengan istilah alat kelamin di daerahnya masing-masing.
Pasal kontroversial RUU Ketahanan Keluarga
Berita Terkait
-
Kritik RUU Ketahanan Keluarga, Gus Sahal: Negara Memaksakan Kadrunisme
-
Istana Soal RUU Ketahanan Keluarga: Segitunya Negara Masuk Ranah Privat?
-
Sebut RUU Ketahanan Keluarga Inisiatif DPR, Maruf Amin: Kami Cuma Merespons
-
RUU Ketahanan Keluarga Pisah Kamar Anak, Ferdinand: Seliar Ini Fantasinya?
-
Polemik RUU Ketahanan Keluarga, Gerindra Minta Klarifikasi Sodik Mudjahid
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Pelajar Tertabrak Commuter Line, Perjalanan KA Lintas Rangkasbitung Sempat Terganggu
-
Bedah Makna Video Musik 'Masih Ada Cahaya': Saat Kegelapan Bertemu Harapan
-
BTS World Tour ARIRANG ke Jakarta, Visa Siapkan Akses Eksklusif untuk ARMY
-
Bukan Barang Mewah, Prilly Latuconsina Hadiahkan 270 Pohon Kopi untuk Omara Esteghlal
-
Gubernur Choco: Gempa Bumi M 7,4 Kolombia Sebabkan Kerusakan Signifikan
-
Ibu Asli Bali, Lahir di Malang, Pemain Ini Lebih Pilih Bela Timnas Belanda
-
Eks Dirut BJB Kirim Surat Sakit, KPK Janji Jadwal Ulang Upaya Paksa Penahanan
-
Gempa M 7,4 Guncang Kolombia Hingga Ekuador dan Panama
-
Sering Diabaikan, 4 Kebiasaan Sepele Ini Bikin Laptop Cepat Rusak!
-
Wuling Aira ev Kantongi Ribuan Pemesanan Sepanjang Gelaran GIIAS 2026 Berlangsung