Suara.com - Rumah Sakit Pusat Infeksi Prof dr Sulianti Saroso menjadi tempat rujukan untuk penanganan virus corona. Total ada delapan orang yang kekinian berada di ruang isolasi.
Dari delapan pasien yang ada, dau diantaranya dinyatakan positif terjangkit virus corona. Keduanya adalah ibu berusia 64 tahun dan puterinya yang berusia 31 tahun.
Direktur Utama RSPI Prof dr Sulianti Saroso, Mohammad Syahril mengatakan, enam pasien yang belum dinyatakan positif masih dalam pengawasan. Satu dari enam pasien tersebut merupakan Warga Negara Asing.
"Total ada 8 pasien diisolasi, dua positif sisanya enam orang dalam pengawasan. Ada (WNA), dari rujukan, dari salah satu rumah sakit di Jakarta, saya tidak bisa sebut asalnya," kata Syahril di RSPI Prof dr Sulianti Saroso, Sunter, Jakarta Utara, Selasa (3/3/2020).
Sementara itu, dua pasien yang masuk RSPI Prof dr Sulianti Saroso pada Selasa (2/3/2020) kemarin sudah dipulangkan. Keduanya adalah Tukang kebun dan pembantu yang berasal dari Depok, Jawa Barat.
"Kemudian yang kemarin ada dua lagi sudah dipulangkan tadi malam. Tukang kebun dan pembantu itu sudah pulang dan memang tidak diisolasi atau negatif," sambungnya.
Untuk enam pasien yang masih dalam pengawasan, berikut rinciannya. Kemarin malam masuk empat pasien baru rujukan dari rumah sakit swasta. Keempat pasien mengeluh batuk, demam, hingga sakit tenggorokan sehingga harus diisolasi.
"Nah tadi malam ada pasien masuk 4 orang, sementara dalam isolasi dan sudah diperiksa, dia masuk dengan batuk demam, dan juga ada sakit tenggorokan," sambungnya.
Tiga dari empat orang tersebut pernah menjalin kontak dengan pasien yang sebelumnya dinyatakan positif corona. Sementara, satu sisanya baru bepergian dari luar negeri yang tidak disebutkan oleh Syahril.
Baca Juga: Sakit Sepulang dari Negara Terjangkit Corona, RSPI Tangani 4 Pasien Baru
"Tiga orang ada kontak dengan pasien sebelumnya, satu orang habis bepergian dari negara terjangkit," kata Syahril.
Selanjutnya, kembali masuk dua pasien rujukan dari salah satu rumah sakit di Jakarta pada pagi ini. Namun, Syahril tidak merinci nama rumah sakit yang dimaksud.
Sebelumnya, RSPI telah memulangkan dua pasien yang berasal dari kerabat 2 warga Depok yang terinfeksi corona. Alasan tukang kebun dan pembantu rumah tangga dipulangkan lantaran dinyatakan negatif corona.
"Kemudian yang kemarin ada dua lagi sudah dipulangkan tadi malam. Tukang kebun dan pembantu itu sudah pulang dan memang tidak diisolasi atau negatif," kata Syahril.
Sebelumnya, Presiden Jokowi memberikan pernyataan mengejutkan.
Kepala Negara menyebut ada dua WNI yang positif terjangkit virus Corona atau COVID-19 di Indonesia. Dia menuturkan keduanya adalah seorang ibu dan putrinya yang kini dirawat di sebuah rumah sakit.
"Seorang ibu 64 tahun dan putrinya 31 tahun. Kami cek pada posisi yang sakit. Dicek dan tadi pagi saya mendapatkan laporan dari Menkes bahwa ibu ini dan putrinya positif corona," ujar Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (2/2/2020).
Mantan Gubernur DKI Jakarta itu menuturkan dua orang tersebut terjangkit virus corona dari WNA asal Jepang yang sedang berkunjung ke Indonesia.
Berita Terkait
-
Denny Cagur dan Istri Sayangkan Sikap Warga yang Timbun Masker dan Makanan
-
Digempur Isu Virus Corona, Bagaimana Prospek Saham RS Mitra Keluarga?
-
Dari Malaysia, TKW Sukabumi Sekapal dengan 3 Penumpang Terinfeksi Corona
-
Pemerintah Tunjuk Yurianto Jadi Jubir Penanganan Virus Corona di Indonesia
-
Cegah Virus Corona Covid-19, Dongkrak Daya Tahan Tubuh dengan 7 Herbal Ini
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 8 Pilihan Parfum di Alfamart yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi
- 25 Kode Redeem FF Aktif 5 Juli 2026: Kesempatan Dapat Bundle BR Elite dan Item Premium
Pilihan
-
Babak Belur Emiten Kaesang: Hanya Mampu Bayar Buruh Harian dan Operasikan Satu Pabrik
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
Terkini
-
Perjalanan Menuju Candi Prambanan, Prabowo dan PM Narendra Modi Satu Helikopter
-
Asal-usul Isi Amplop Bupati Kuansing untuk Menhut Raja Juli, Ternyata Hasil 'Peras' 914 Petani KUD
-
3 Pekerja Daycare Little Aresha Masih Jadi Saksi, Akankah Menyusul Jadi Tersangka?
-
Kenaikan Tarif Transjakarta Hanya Sasar Warga Mampu, 15 Golongan Tetap Gratis
-
Alarm Jelang MPLS, Mayoritas Kepala Sekolah Rakyat Belum Siap Jalankan Tahun Ajaran Baru
-
Tugasnya Hanya Melambaikan Bendera, 1.000 Siswa Dikerahkan Sambut Prabowo-Modi di Yogyakarta
-
Istri Menteri PU Ikut ke NY Pakai Paspor Diplomatik, Ini Bedanya dengan Paspor Dinas dan Biasa
-
Marak Pencurian Besi Lagi di Jakarta, Pramono Ancam Cabut KJP hingga Tak Cairkan Bansos Pelaku
-
Terpaksa Harus Naik, Biaya Haji 2027 Diusulkan Jadi Rp107 Juta
-
Siasat Licik Pengedar Sabu di Bekasi: Sembunyikan Barang Haram dalam Bungkus Pakan Burung