Suara.com - Satu pasien dengan status dalam pengawasan (PDP) virus corona atau Covid-19 yang dirawat di ruang isolasi Rumah Sakit Penyakit Infeksi (RSPI) Sulianti Saroso, Sunter, Jakarta Utara, akan dipulangkan. Rencananya, pasien tersebut akan dipulangkan pada, Kamis (12/3/2020) sore ini.
Direktur Utama RSPI Sulianti Saroso dr. Mohammad Syahril menyampaikan pasien tersebut dipulangkan lantaran secara umum kondisi klinis telah membaik.
"Satu PDP akan dipulangkan hari ini," kata Syahril di RSPI Sulianti Saroso, Sunter, Jakarta Utara, Kamis (12/3/2020).
Syahril menjelaskan, setelah satu PDP sore ini dipulangkan maka jumlah pasien yang dirawat di ruang isolasi RSPI Sulianti Saroso yakni berjumlah sembilan orang.
Delapan diantaranya berstatus positif Covid-19 dan satu masih berstatus PDP lantaran hasil uji laboratorium swab tenggorokan belum keluar.
"Jadi saat ini ada sembilan pasien yang sedang dirawat di RSPI. Yang sudah diumumkan delapan yang positif yang satu belom diumumkan," katanya
Sebelumnya, satu pasien yang dirawat di ruang isolasi RSPI Sulianti Saroso meninggal dunia pada Kamis (12/3/2020) pagi tadi. Pasien tersebut meninggal dunia setelah dirujuk dari salah satu rumah sakit pemerintah ke RSPI Sulianti Saroso pada Rabu (11/3) kemarin malam.
Syahril menyampaikan pasien dengan jenis kelamin perempuan berusia 37 tahun itu meninggal dunia sekira pukul 08.00 WIB tadi pagi. Menurut Syahril, sata dirujuk ke RSPI Sulianti Saroso kemarin malam kondisi pasien tersebut telah menderita pneumonia akut atau Acute respiratory distress syndrome (ARDS).
"Pagi tadi jam 8 itu ada yang meninggal satu, dikirim (dari rumah sakit pemerintah ke RSPI Sulianti Saroso) dalam keadaan sakit berat," ungkap Syahril.
Baca Juga: Jangan Takut Corona, Pengusaha Jamin Pasokan Makanan Aman Hingga Lebaran
Berita Terkait
-
Formula E Ditunda Akibat Corona, Menpora: Itu Urusan Pemprov Bukan Kami
-
CEK FAKTA: Warga China Berebut Alquran Usai Tahu Uighur Kebal Virus Corona?
-
Sebelum Positif Corona, Bintang Utah Jazz Sempat Buat Candaan soal Covid-19
-
Mandi Pakai Dettol Bisa Lawan Virus Corona Covid-19, Benarkah?
-
Viral Berita Kokain Dapat Sembuhkan Pasien Corona, Hoaks?
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
Pilihan
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
-
Kebakaran di Gedung Satreskrim Polres Jakarta Barat, 13 Mobil Damkar Dikerahkan
-
90 Menit yang Menentukan! Trump Tak Jadi Pakai Senjata Nuklir ke Iran karena Ditekan?
-
Donald Trump Umumkan Gencatan Senjata Perang Iran Selama Dua Pekan
Terkini
-
Wamen PPPA Soroti Lingkaran Setan Kemiskinan Akibat 'Banyak Anak Banyak Rezeki'
-
Indonesia Sambut Baik Gencatan Senjata Iran dan AS
-
Isu Perombakan Kabinet, Sekjen Partai Golkar Berharap Tidak Ada Kadernya yang Terkena Reshuffle
-
Prabowo Targetkan 3 Tahun Lagi Indonesia Bebas Sampah: Kita Punya Teknologi Buatan Sendiri
-
Lakukan Evaluasi Imbas 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Pemerintah Bakal Tarik Pasukan Perdamaian?
-
Mahasiswa Desak MK Kabulkan Uji Materi UU TNI Terkait Tragedi Andrie Yunus
-
Polemik Kasus Chromebook dan Ancaman Trial by The Press di Era Digital
-
Buronan Interpol dan Bos Mafia Asal Inggris Akhirnya Dideportasi Imigrasi Ngurah Rai
-
Istana Belum Terima Hasil Investigasi PBB Penyebab 3 TNI Gugur di Lebanon
-
Bupati Bekasi Ade Kuswara Klaim Tak Tahu Soal Pembakaran Rumah Saksi dalam Kasus Suap Ijon Proyek