Suara.com - Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa dikabarkan terpapar virus corona Covid-19.
Kabar itu mencuat setelah sejumlah foto Monoarfa sedang diperiksa, beredar di media-media sosial maupun pesan berantai WhatsApp, Minggu (15/3/2020).
Apalagi, Suharso diketahui sempat duduk bersebelahan dengan Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi yang kekinian telah dinyatakan positif Covid-19.
Dalam pesan berantai di grup WhatsApp tersebar foto-foto Suharso tengah diperiksa oleh tim dokter.
Salah satun foto itu memperlihatkan Plt Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu tengah diambil spesimen tenggorokannya.
Bahkan, dalam tangkapan layar kicauan pemilik akun Twitter @Zumpio menyampaikan bahwa Suharso diduga terpapar Covid-19.
"Breaking News: Meneg BappenasSuharso Monoarfa diduga terpapar Corona, sudah mengisolasi diri dan sedang melakukan test. Mari kita doakan yang bersangkutan segara sembuh," kicaunya.
Menanggapi kabar tersebut, Sekretaris Jendral PPP Arsul Sani menginformasikan Suharso memang benar telah diperiksa tim dokter terkait Covid-19.
Namun, kata Asrul, hal itu dilakukan umum kepada seluruh jajaran menteri Kabinet Indonesia Maju Jokowi – Maruf Amin.
Baca Juga: Ini Daftar Menteri yang Sempat Ikut Rapat dengan Menhub Budi Karya Sumadi
"Bahwa Pak Suharso diperiksa tes corona oleh tim dokter itu betul, sebagaimana juga para anggota kabinet lainnya yang juga diperiksa oleh tim yang sama atas perintah presiden," kata Asrul saat dikonfirmasi Suara.com, Minggu (15/3/20220).
Kendati begitu, Asrul memastikan kekinian hasil pemeriksaan uji laboratorium terhadap spesimen Suharso belum diterbitkan.
Menurut Asrul, hasil tersebut nantinya disampaikan langsung oleh Kementerian Kesehatan.
"Twit yang disebarkan itu terkategori hoaks, karena soal hasilnya belum diketahui, nanti hasil pemeriksaan seluruh menteri akan dilakukan (disampaikan) oleh pemerintah," katanya.
Untuk diketahui, jumlah pasien yang dinyatakan positif terinfeksi virus corona atau Covid19 kembali meningkat menjadi 96 orang per Sabtu (14/3/2020) kemarin. Satu diantaranya ialah Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi.
Budi Karya Sumadi diketahui pula sempat mengahdiri rapat terbatas Kabinet Menteri Indonesia Maju bersama Presiden Jokowi terkait dana otonomi khusus Papua pada Rabu, 11 Maret 2020 di Istana Negara.
Berita Terkait
-
Kepala Bappenas Sebut Korea Selatan Menaruh Minat Pada Ibu Kota Baru
-
Tak Kena Imbas Pelarangan Motor, Suami Nurhayati Monoarfa Tak Punya Motor?
-
Pekan Depan Draf RUU Ibu Kota Diserahkan ke DPR
-
Besok, Presiden Jokowi Akan Tinjau Lokasi Ibu Kota Baru
-
Sudah Lapor LHKPN ke KPK, Menteri Jokowi: Ada Apa Ini Nanya-nanya?
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
Begini Cara Satgas PRR Manfaatkan Kayu Hanyutan di Wilayah Terdampak Bencana
-
Respons Gempa Sulut: Mensos Pastikan Beri Santunan Ahli Waris dan Kirim Bantuan Sesuai Kebutuhan
-
Gegana Turun Tangan! Gereja di Jakarta hingga Bekasi Disisir dan Dijaga Ketat Jelang Ibadah Paskah
-
Kesimpulan DPR Kasus Amsal Sitepu: Desak Eksaminasi dan Evaluasi Kejari Karo
-
Tegas! 1.256 SPPG di Timur Indonesia Disetop Sementara BGN Akibat Abaikan SLHS dan Tak Punya IPAL
-
KPK Akan Maraton Periksa Agen Perjalanan Haji dan Umrah Pekan Depan
-
Iran Pastikan Selat Hormuz Terbuka untuk Dunia, Tapi....
-
Kasus Kuota Haji, KPK Perpanjang Masa Penahanan Gus Alex Hingga 40 Hari ke Depan
-
2 Siswa SMP Terkena Peluru Nyasar, Marinir Ungkap Alasan Tolak Tuntutan Rp3,3 Miliar
-
Gerak Cepat TNI Pasca-Gempa Sulut: Ratusan Prajurit Evakuasi Korban hingga Sisir Dampak Tsunami