Suara.com - Penulis filsafat dan keagamaan Habib Husein Ja'far Hadar mendadak teringat dengan almarhum Sutopo Purwo Nugroho di tengah pandemi virus corona atau COVID-19. Sutopo dulu menjabat Kepala Pusat Data, Informasi, dan Hubungan Masyarakat di BNPB.
"Malam ini, ingatan saya tiba-tiba terlempar ke alm. Pak Sutopo. Kalian ingat?" tulis Habib Husein melalui unggahan di akun Twitternya, Sabtu (21/3/2020).
Baginya, Sutopo adalah sosok yang selalu gesit memberikan info saat terjadi bencana.
"Kepala Pusat Data Informasi & Humas BNPB yang selalu gesit beri info ketika bencana," imbuh Habib Husein.
Ia juga merasa Sutopo merupakan orang yang bersahaja. Situasi saat bencana wabah corona ini membuat Habib Husein rindu dengan sosok tersebut.
"Sosok bersahaja penuh senyum. Di tengah bencana corona ini, kami rindu Bapak. Mari doakan Beliau. Lahul Fatehah!" ujar Habib Husein.
Banyak warganet yang setuju dengan pernyataan Habib Husein Ja'far ini. Unggahannya mendapat lebih dari 23 ribu likes dan 8.200 retweet pada Minggu (22/3/2020) siang.
"Dulu kalau ada bencana dan cari info yang valid pasti langsung ke akunnya pak Sutopo. Semoga tenang di alam sana pak. Alfatihah," tulis @arisprasetyo07.
"Betul bib. Beliau akan selalu dikenang di kala ada wabah dan bencana. Humas sejati!" komentar dari @ddtjahjanto.
Baca Juga: Asrama Haji Pondok Gede Jadi Ruang Isolasi Pasien Positif Virus Corona
"Sama Bib, saya juga teringat beliau di tengah-tengah kondisi seperti ini," tulis @haidar_alfianti.
Untuk diketahui, Sutopo wafat di Rumah Sakit Modern Guangzhou, China, karena kanker paru-paru, Minggu (7/7/2019).
Kematian Sutopo yang dikenal sebagai sosok berdedikasi tinggi untuk memberikan kabar pasti soal bencana alam, turut menjadi perhatian media-media internasional.
Tidak hanya para pejabat dan warganet yang mengucapkan bela sungkawa atas meninggalnya Sutopo.
Penyanyi Raisa Andriana juga turut terkenang momennya saat bertemu Sutopo. Menurutnya, meski baru mengenal sosok Sutopo secara singkat, kesan mendalam telah ia dapatkan.
"Dan yang pasti semua orang mendoakan beliau, saya juga mendoakan beliau dan semoga (Sutopo) ditempatkan yang terbaik, semua keluarganya tabah dan ikhlas," ujar Raisa.
Berita Terkait
-
5 Obat Ini Berpotensi Melawan Virus Corona, dari Klorokuin sampai Losartan
-
Driver Ojek Online Tewas di Kost Jalan Kancil, Dicurigai Kena Corona
-
Asrama Haji Pondok Gede Jadi Ruang Isolasi Pasien Positif Virus Corona
-
Pergi ke Dokter saat Pandemi Corona Covid-19, Kapan Waktu yang Tepat?
-
Dokter Positif Corona Meninggal, Ernest Prakasa Minta Warga Tetap di Rumah
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
- BPJS PBI Tiba-Tiba Nonaktif di 2026? Cek Cara Memperbarui Data Desil DTSEN untuk Reaktivasi
Pilihan
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
-
Ziarah Telepon Selular: HP Sultan Motorola Aura Sampai Nokia Bunglon
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
Terkini
-
Cegah Penyakit Sejak Dini, Menkes Budi Tekankan Pentingnya Cek Kesehatan Rutin untuk Pekerja
-
Bertemu Mensos, Rieke Diah Pitaloka Dorong Akurasi Data Tunggal Nasional
-
Mensos Gus Ipul: BPJS PBI Pasien Penyakit Kronis Aktif per Hari Ini
-
Silaturahmi dengan Ulama Aceh, Kasatgas Tito: Pentingnya Dukungan Spiritual bagi Korban Bencana
-
Pemerintah Salurkan Bantuan Beras dan Minyak Selama Ramadan, 35 Juta Keluarga Jadi Sasaran
-
Iuran Rp17 Triliun! Masyumi Beri Syarat Ketat ke Prabowo Soal Gabung 'Board of Peace' Donald Trump
-
Lampu Hias Semanggi Tiga Kali Raib, Pramono Bongkar Biang Keladi Lemahnya Pengawasan di Jakarta
-
Pemerintah Siapkan Stimulus Rp911 Miliar untuk Diskon Tiket Mudik Lebaran
-
Analis Sebut Pidato Berapi-api Jokowi untuk PSI Sebagai Blunder Politik
-
Pengamat: Pernyataan 'Peras Darah' Kaesang Adalah Mekanisme Proteksi Diri Keluarga Jokowi