Suara.com - Pandemi Corona COVID-19 kian menjalar ke seluruh daerah pelosok di Indonesia. Di Merauke, tercatat ada dua orang yang dinyatakan positif terjangkit sampar tersebut.
Dilansir dari Kabarpapua.com--jaringan Suara.com, kedua pasien positif COVID-19 itu berjenis kelamin laki-laki berumur 46 tahun dan 31 tahun.
Pelaksana tugas Kepala Dinas Kesehatan Merauke, Nevile Mustika menyebutkan salah satu pasien usia 31 tahun adalah perawat yang tertular dengan orang usia 46 tahun yang kini dikategorikan sebagai pasien dalam pengawasan atau PDP.
“Keduanya tetap diisolasi dan kondisinya stabil,” kata Nevile.
Sejak mewabah di Indonesia, RSUD Merauke kini sedang merawat 5 orang PDP dengan keseluruhan pasien berjenis kelamin laki-laki.
“Ada penambahan jumlah PDP 2 orang pada Sabtu 21 Maret kemarin, seorang pasien laki-laki 31 tahun. Lalu, Minggu siang tadi masuk lagi seorang pasien laki-laki berumur 31 tahun. Ke-5 orang PDP dalam pengawasan di ruang isolasi,” kata dia.
RSUD Merauke saat ini merawat 62 orang dalam pengawasan (ODP) yang kontak langsung dengan PDP. Terkini, Satgas Covid-19 Papua sedang melakukan pelacakan jejak kedua pasien pasitif covid-19 di Merauke.
Ketua Satgas Covid-19 Papua, Silwanus Sumule menyebutkan proses tracking membutuhkan waktu cukup panjang. Tracking dilakukan oleh Dinas Kesehatan Merauke dan tenaga medis di puskesmas, untuk mencari orang-orang terdekat yang kontak dengan 2 pasien positif covid-19 di Merauke.
"Ini adalah kasus pertama positif covid-19 yang ditemukan di Papua. Kondisi kedua pasien sakit sedang dan tak menggunakan alat bantu,” ujarnya.
Baca Juga: Jokowi: Rapid Test Harus Diprioritaskan ke ODP, PDP dan Keluarga
Hingga Sabtu, 21 Maret 2020, Satgas Covid-19 Papua merilis 9 orang PDP di Papua dan sampel swab yang sudah terkirim ke Jakarta baru 4 orang PDP.
Berita Terkait
-
Mau Sumbangkan Alat Rapid Test, PPP: DPR Tak Pentingkan Anggotanya Sendiri
-
12 Orang Jawa Dilarang Masuk Kepulauan Sangihe, Takut Sebar Virus Corona
-
Dicari Polisi, Pasien di Bukittinggi Kabur karena Menolak Diisolasi
-
Akibat Corona, Pusat Perbelanjaan Blok M Sepi Begini Penampakanya
-
Dunia Perangi COVID-19, Pepe Reina Serukan Pentingnya Social Distancing
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
Kemnaker Siapkan Tenaga Kerja Terampil untuk Dukung Pertumbuhan Pasar EV dan Green Jobs
-
Ironi Distribusi Air Jakarta: Apartemen Dimanjakan, Warga Kampung Pakai Pipa Usia Setengah Abad!
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Kritik Pelibatan TNI dalam Pembekalan LPDP, TB Hasanuddin: Perlu Dikaji, Tak Sesuai Tupoksi!
-
BPJS Kesehatan dan BPKP Perkuat Tata Kelola Jaga Keberlanjutan JKN
-
Letjen TNI Agus Widodo Dikabarkan Resmi Jabat Wakil Kepala BIN, Gantikan Komjen Imam Sugianto
-
Nyawa di Ujung Shift: Mengungkap Jam Kerja Tak Manusiawi Dokter Internship dan Regulasi Kemenkes
-
Sama dengan TNI, Prabowo Batasi Jabatan Anggota Polri di Luar Institusi
-
Komitmen ESG Meningkat, Mengapa Data Logistik Masih Jadi Tantangan di Lapangan?
-
KPK Ingatkan Tunjangan Hakim Ad Hoc Harus Beriringan dengan Perbaikan Sistem Peradilan