Suara.com - Wali Kota Samarinda, Syaharie Jaang berencana menutup akses jalan dari dan menuju Balikpapan dalam rangka pencegahan penyebaran virus corona. Penutupan akan dilakukan pekan ini.
Rencana tersebut telah dibahas bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Pemkot setempat, Senin (30/3/2020).
"Saat ini masih dalam pengkajian jalur menuju dan dari Balikpapan akan kami tutup. Kami minta maaf kepada masyarakat Balikpapan atas kebijakan ini, " Kata Syaharie Jaang di Samarinda.
Dia menjelaskan akses darat yang akan ditutup meliputi jalur menuju Balikpapan via tol dan dari arah Loa Janan. Selain itu akses melalui jalur air yaitu Sungai Mahakam pun akan ditutup juga.
Namun, penutupan tersebut hanya diberlakukan untuk kendaraan pribadi dan angkutan orang. Sedangkan angkutan barang dan keperluan logistik medis tentu tetap akan diperbolehkan melintas.
"Kalau ada relawan COVID-19 tentunya tetap diberikan akses masuk, dan kebijakan ini juga akan dikomunikasikan dengan pemerintah Balikpapan," katanya.
Menurut Jaang, rencananya akses jalan tersebut akan ditutup pada 3 hari ke depan hingga batas waktu yang belum ditentukan.
"Kami akan membuat pos penjagaan di ruas-ruas jalur masuk Samarinda," katanya.
Penyebaran COVID-19 juga telah merambah di Provinsi Kalimantan Timur, tercatat sudah ada 17 orang dinyatakan positif tertular virus tersebut. Dari 17 kasus positif COVID-19 tersebut, kota Balikpapan mendominasi kasus dengan 12 orang dinyatakan positif berdasarkan uji laboratorium. (Antara)
Baca Juga: CEK FAKTA: Benarkah Foto Pocong Ini di Desa Purworejo yang Lockdown Corona?
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
Terkini
-
Menaker Dorong Balai K3 Perkuat Pencegahan, Tekan Angka Kecelakaan Kerja
-
Dalih Akses Sulit, Pasukan Oranye di Matraman Sapu Sampah ke Sungai: Langsung Kena SP1
-
Bela Donald Trump, Ketua DPR AS Sebut Paus Leo XIV Harusnya Siap Dikomentari
-
PM Armenia Pamer Kedeketan dengan Rusia, Komunikasi Sangat Intensif
-
Janji Xi Jinping kepada Trump: Pastikan Tak Ada Pasokan Senjata China untuk Iran
-
Rusia Bela Hak Nuklir Iran, Lavrov Sebut Pengayaan Uranium untuk Tujuan Damai
-
Kisah Siswa Pulau Batang Dua Tempuh Ujian Kelulusan di Tenda Pengungsian
-
ILUNI UI Soroti Risiko Hukum di Balik Transformasi BUMN: Era Baru, Tantangan Baru
-
H-7 Keberangkatan, Pemerintah: Persiapan Haji 2026 Hampir Rampung 100 Persen
-
Kasus Pelecehan Seksual FH UI: Bukti Dunia Pendidikan Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja?